Assalamuallaikum Bu Guru !!

Assalamuallaikum Bu Guru !!
bab 26 #jodohin aja


__ADS_3

"Re - Reniiiii.... Hendi melotot penuh kaget melihat kenyataan kalau gadis super hero mantannya ada dihadapannya.


"Ngapain disini? Cari siapa? Tanya Reni lembut 180 derajat dari biasanya saat hanya berdua bertemu tanpa sengaja.


"Apa kalian sudah kenal?? Bu Ambar melirik dua orang bergantian.


"Ehhh?? Reni tersentak.


"Iya bu, kami teman kampus dulu tapi beda jurusan Hendi lalu tersenyum pada bu Ratmini.


"Hmmmm... iya bu, tapi saya tidak terlalu mengenalnya. Dia dulu sangat sombong di sekolah, bahkan suka membully ku saat aku lewat hanya karena aku tidak membawa tugas presentasi ungkap Reni bohong.


Hendi membelalakan mata mendengar Reni bertutur seenaknya pada sang ibu.


"Ren, kok kamu gitu??


"Astaga, kamu benar - benar gak berubah ya. Masih suka nyalahin orang lain. Aku pikir kamu bisa berubah, ternyata sama aja. Reni berdecih memalingkan wajahnya.


"Astaga ini anak. Kenapa seperti ini!!! Bikin kesal aja. Coba kalau gak ada ibu udah aku tembak otaknya yang gak waras itu. Kapan aku bully dia, yang ada dia yang mukulin pake heels nya.


Duhhh.. kalau ingat bocornya kepalaku bikin aku ngiluu. Hendi memejamkan matanya mencoba menepis kenangan.


"Nak, kamu bercanda kan berlaku seperti itu sama Reni bu Ambar menatap serius ke anaknya.


"Becanda bu.. Reni aja yang perasa jadi sensi gitu ungkap Hendi ketus.


"Padahal ibu mau jodohin kamu sama Dana loo nduk.. ehh malah kalian sudah ketemu dulu ternyata bu Ratmini lalu tersenyum.


Bu ambar, peristiwa seperti itu wajar terjadi di usia mereka.


"Heem bu!!! Aku setujuu!!! Gimana nyahh Arimbi?? jodohin gak?? Bu ambar antusias.


"Kalian berdua akan ibu jodohkan!!!! Fix!! No debat bu Ambar menyilangkan kedua tangannya.


Deg..


Mata Hendi dan Reni menatap tajam satu sama lain seolah curiga akan terjadi sesuatu.


"Nduk, Hendi itu namanya Hendi Pradana, nama panggilan kecilnya Dana. Ibu lupa bilang, bu Ratmini berkata santai tanpa tau reaksi Reni.

__ADS_1


Jedyarrrrrrrrrr.............


Kilat petir menyambar hati keduanya, Reni dan si cuka di jodohkan oleh dua ibu yang berharap jadi besan.


"Reni sudah ada pacar buk, tidak bisa menerima perjodohan ini karena mas Hendi terlalu baik untuk Reni. Katanya santai memaikan peran istri terdzolimi ala sinetron ikan terbang..


Deg.. bu Ratmini tersentak, sebab tak pernah sekalipun Reni terlihat telfonan dengan laki - laki lain selain agency bekerjanya dan kakaknya Firman Handoko.


"Hendi belum siap berumah tangga bu. Hendi mau berbenah diri dulu. Ia menunduk malu karena ada Reni disitu, kembali teringat kata - kata kasar saat mengumpat Aruni dan Reni saat emosi kala itu.


"Halah... kan belum nikah jugaa.. bisa lahh nanti kedepannya saling kenal dulu, siapa tau cocok kan.. Kalau gak ya hamilin aja Hendi!! Bu Arimbi berpendapat tanpa akhlak.


"Apaa????? Kedua barengan kagetnya..


Jodohhh gak nihhh?? hahaha


"Wahhh, nyahhh!! kompak ya mereka ini.. Lucu banget yaaa.. Aku yakin jodoh deh.. bu Arimbi melirik meminta pendapat bu Ratmini dan Bu Ambar sahabatnya itu.


"Aku terserah mereka aja. Kalau gak jodoh ya bisa temanan kan?? Siapa tau nanti di waktu saat membutuhkan bantuan bisa saling tolong atau meneruskan tali persahabatan kita, bu Ratmini bertutur netral disitu tanpa ingin memaksakan perjodohan.


"Iya bu.. Biarkan semuanya mengalir aja yaa... Bu Ambar tersenyum pada Reni. Ia sudah yakin suka 1000 persen pada anak gadis itu.


"Dah ayok makan.. jodoh - jodohannya nanti lagii... Tuh mas Hasan dan Mas Husein sudah dateng.. Kalian tau kan mereka duda kaya kampung kita dulu sampai sekarang toko mebelnya dimana - mana, ya meskipun masih lokal tapi kan bisalah buat umroh berdua.. Jodoh - jodohin yang tua aja dulu, gimana?? ahahahhahaa Bu Arimbi menertawakan kedua bestienya yang tersipu.


"Klarifikasi??butuhhhhhhh? Reni menaikan alisnya sebelah.


Gak mutu, aku bukan kakakmu atau pacarmu cuka!!! Tutup mulutmu dan pergi dari hadapanku!!!!! Sekarang!!!!!!!! Reni menatap nyalang.


"Aku mau minta maaf dan minta bantuan kamu buat cariin Aruni buat ketemu aku, banyak hal yang akan aku ceritain sama dia. Aku banyak salah sama dia. Please Reni bantuin aku yaaa.... pria muda itu terus merengek pada gadis yang selalu menyebutnya cuka.


"Heh sontoloyo!! Sahabatku udah bahagia. Dia udah nikah dengan laki - laki yang amat sangat baik diatas se...Gaaaa...Lanyaaa!!! Yang pasti bukan modelan cuka Pe...Ngee..Cut kaya kamu ini!!! Egoiss, bodoh!!! nyesel kan lo ninggalin dan hina dia!!


"Aku salah banget sama Aruni. Aku gaperduli dia punya suami apa enggak yang jelas, aku mau ketemu dulu. Soal dia mau maafin apa enggak juga bukan urusan kamu. Yang pasti kamu bantuin aku dulu ketus Hendi seolah dia bisa mengandalkan .


"Enak aja!! Minta tolong maksa! Kalau bukan urusan aku ya jangan minta tolong sama aku!! Reni pergi berlalu dari hadapan Hendi yang tampak kesal.


Aaaaasrrrrrgghhhhhh...... Hendi berteriak penuh kekesalan.


Mendengar suara seperti itu langkah kaki Reni terhenti dan berbalik menatap pria muda yang sedang frustasii.

__ADS_1


"Saya peringatkan kepada anda Saudara Hendi Pradana yang terhormat. Jika anda masih egois dengan diri anda sendiri. saya yang akan menghancurkan anda dengan tangan saya sendiri!! Jadi, jangan coba - coba menggaruk muka saya dan sahabat saya! Karena sekali saya di garuk!!! Saya akan balas dengan CA...KARAAAANNNNNN DENGAN KEDUA TANGAN SAYA!! tatapan santai Reni membuat Hendi semakin bersalah akan masa lalu.


...----------------...


(PoV Hendi)


Aku naksir sekali dengan gadis anggun itu. Pembawaan sikap ramah, toleransi dengan sesama selalu membuat hatiku bergetar kalau ketemu di sebuah kegiatan bersama teman jurusan lain.


"Siapa nama dia Dri?? tunjuk Hendi pada Aruni yang sedang berdiskusi dengan temannya.


"Yang mana??Rambut Blonde atau jilbab apa yang pake jas? tanya Adrian sahabat Hendi di kampus.


"Yang berjilbab maroon lah.. dia tercantik disitu. ungkap Hendi datar.


"Suka ya?? Cantik sihh... dia namanyaaaa... kalau gak salah Aruni deh.. Nahh kalo yang itu sahabatnya tunjuk Adrian pada Reni. Tapi dia galaknya kaya setan. Kemanapun selalu barengan. Denger - denger sih bestie gituu tapi namanya perempuan paling nanti korban ghibah apa karena cowok juga bubar kan. komentar Adrian pada temannya yang masih mengunci tatapan pada Aruni.


"Cann...tikk!!!! Aku tersenyum kagum.


"Hati - hatii!! Entar dia kena teror Eliza lagii!! Banyak perempuan yang kerja kelompok sama kita kena teror dia!! Wanita gila!!! Adrian geleng kepala.


"Dia aja yang setres aku tinggalin, siapa suruh selingkuh.. ya aku lepasin lah.. Masih ga terima dia aku putusin Dri. Jadi ya kaya gitu dehh sama temen kita.


"Jadi kamu udah ngomong ke temen yang lain kalau seumpama di teror dia.


"Udahh.. langsung pada DM aku ada yang WA ya terpaksa aku lagii yang minta maaf sama mereka.. Hhhhhh.. Hendi mendesah lirih.


Berdesir hatiku saat aku berpapasan di parkiran motor dengannya. Matanya yang cantik sungguh membius hatikuu.


"Mbak.. sapaku padanya.. Bisa dibilang ini kali kedua aku jatuh cinta setelah dulu dikecewakan oleh Eliza karena ia ketahuan berselingkuh dibelakangku.


"haii Aruni.. Mau makan siang ya?? aku melihatnya di kantin. Dan sialnya selalu dijaga singa betina itu julukanku pada dayang setianya.


"Iya Hen.. Yuuk gabung.. dia tersenyum manis. Lalu memakan bekal dalam wadah warna ungu itu.


"Cantikk.. hebatt dia masih mau bawa bekal di keramaian gini.. benar - benar meleyot akuu.. Duhh Aruni!!! Kamu membuat aku tertantang untuk memilikimu!!! batin Hendi


Setiap hari aku pepet terus dan akhirnya aku berhasil mendapatkan hatinya.


Sakit hatiku ketika ia memintaku putus dan memilih menjauh, karena perintah ayahnya melarang untuk berpacaran.

__ADS_1


"Sangat kolot!! pikirku saat itu. disaat teman yang lain berpacaran bisa bergandengan dan saling cium malah ia memilih pergi meninggalkanku. Bisa dibilang aku dari keluarga cukup kaya dan mapan. Apalagi aku putih dan tampan.


bersambung


__ADS_2