
"Tidurlah...
Selamat malam..
Lupakan sajalah aku..
Mimpilah dalam tidurmu..
Bersama bintang...
Agastya bernyanyi untuk istrinya, digenggam erat dan di ciuminya tangan sang istri beberapa kali. Dalam pejamnya mata Aruni tersenyum dan terlelap.
"Oiya, telfon dulu. Reni.. Hasyahhh... Profilnya!!! Sokk sekali!! Agastya melihat foto profil teman istrinya itu lalu tertawa ngakak.
Sok kecakepan kali!!! aku jodohin aja sama Indra mau gak yaa... biar otaknya gak gesrek!!
Dipencetnya tombol hijau dan tertera sambungan telfon..
Tut..
Tut..
Tut....
"Haloo??? Dengan siapa ini?? Reni menyahut seperti customer service.
Hening..
"Halooo??? Hallo??? Ihh gajelas!!! Reni menutup telfon sepihak.
Tut
tut..
"Ahhh kerjain ahh!!! Agastya menyeringaii.
Sepertinya seru nihh!!!
__ADS_1
"Haii Dra!!! Lagi dimana???
"Yaaa kenapa??? Indra menjawab sambil ngos - ngosan.
"Minta tolong konfirmasikan lokasi dengan orang ya!!! Aku kirim nomor nya sekarang..
"Hmmm okeyy... Dalam acara apa ini??? Tanya Indra.
"Temani aku preweed sekarang. Aku otw Temanggung.
"Apa??? Sekarang??? Heh gilak!!! mana ada orang janjian medadak gini!!!
"Dia pasti bisa. Thankyou brother!!!
Agastya mematikan sambungannya sepihak.
Tut
tut
tut....
Lalu di bukalah aplikasi warna hijau di handphone Indra. Di tujulah nomor Edwin.
"Hai win.. Aku tunggu di Alun - alun ya. Ada tugas dari Agastya!! aku gak bawa mobil karena habis jogging..
"Hmmm... aku mandi dulu **deh**!!! kalau ga mandi jijik lah...
"Heiiii brooo aku aja belom mandi. Gimana dongg? lagian kalau lama - lama pasti macan itu akan ngomel gak habis - habis Win!!!
"Mandi aja di pom bensin. Aku bawain bajuku dulu buat ganti. Kalau beli kelamaan!!! timpal Edwin.
"Aku aku mandi terus oteweee.. kamu tunggu di depan masjid ya!!!
Tut... tutt...
Sementara di tempat lain Agastya nampak senyum - senyum membayangkan bagaimana nanti Reni bertemu dengan Indra. ia berniat mendekatkan mereka biar menjadi satu bagian.
__ADS_1
"Sampai belum ya nduk? Ibu cek hape kok gak ada yang kasih kabar sihh? Sapa seseorang yang suaranya sangat lembut.
"Siapa buk?? Aruni??? Ibu tak usah khawatir. orang dia kesini bawa mobil, sama suaminya juga kan buk?? Jangan terlalu di manja kalau di tanyain teruss - terusan nanti dia gak mau lepas dari ibu!!! Nanti ibuk jadi perhatian lagi sama Aruni!!! Terus aku di cuekin gitu aja sama ibu!!! Reni menggoda bu Ratmini.
"Oalahh ndukkk... ndukk.... ibu tak akan pernah seperti itu. Ibu hanya takut mereka kenapa - napa!. Sahut bu Ratmini.
...----------------...
Agastya bernyanyi ria di sepanjang jalan. Ia akan menelfon ibu mertua nya dan sahabat istrinya memastikan tidak salah arah. Kalaupun salah biar temannya yang menjemput.
"Mereka berdua punya kesamaan. Sama - sama bermulut mercon. Tak ada salahnya aku coba comblangin mereka. Biar saling sahut - sahutan kalau marahan. Ha..haa....haa... Agastya tertawa renyah di mobil.
"Ren!!! Posisis dimana??? Shareloc!!! Agastya mengirimkan pesan suara pada teman istrinya lewat telfon genggam Aruni. Karena tak mau rencananya gagal.
"Aku masih di jalan Kasuari mas. Nemenin ibu cari nangka sama jajan pasar. Nanti aku shareloc. Nanti kita ketemu dimana mas???
"Okeyy.. kirimkan sekarang!! Aku jalan pelan - pelan. Agastya langsung mematikan telfonya.
"Hah??? Dasar kanebooo!!! kalau bukan suami Aruni dah aku potek - potek wajahnya!!!! gerutu Reni kesal!!!
...----------------...
Sementara di lain tempat
Penyesalan mulai melanda hati.
Berusaha untuk memperbaiki
Namun kalah dengan takdir sang illahi..
Itulah Hendi!!!
"ashhhh... besok aku udah harus balik lagi ini.. Ohh Surabaya!!! 2 tahun aku disana. Tapi kenapa aku masih sendirian saja menyimpan perasaan ini??? Padahal dia sudah di jaga orang lain?? Kenapa aku tak berniat mengalah?? hhhhftt... Malah aku semakin tertantang buat perempuan seperti Aruni. Gumamnya dalam kamar.
Hendi bisa berkunjung ke Magelang, karena komandannya sedang ada keperluan di dalam markas di kota kelahirannya.
Besok adalah hari dimana dia sudah tidak bisa lagi curi - curi pandang pada Aruni yang sekarang menjadi guru muridnya.
__ADS_1
bersambung