Assalamuallaikum Bu Guru !!

Assalamuallaikum Bu Guru !!
Bab 36 #Godaan pengantin baru


__ADS_3

"Mas.. Ayo bangun mas.. ini sudah adzan subuh. Ayolah mandi dulu.. Aruni menggoyangkan badan suaminya yang tertidur pulas.


"Hmmmm.. 5 menit lagi yaaaa!!! .. Agastya berbalik memeluk guling.


"Mas Agas!!!? Bangun!!!! Ayolah mas... kita jamaah solat.


Mas kenapa sihh gak melek??? Diapain ya biar bangun?? Aruni berfikir sejenak..


Agastya sengaja berpura - pura tidak mendengar suara istrinya. Sengaja ingin menggoda biar di cium duluan. Namun pemikirannya salah besar.


"Mas... Suamiku sayanggg... Aruni memanggil Agastya dengan mesraaa.... Masss ayoo bangun... Aruni memanggil penuh gairah seperti malam tadi mereka berbagi peluh dalam waktu yang lama.


Ditutup lah hidung suaminya dengan B*a nya. Agastya merasa ada yang lain dengan hidungnya lalu melotot melihat pembungkus semangka istrinya ada di wajahnya.


Blam


Blamm... Agastya memgucek kedua matanya bersamaan.


"Hmmmm wanginyaa... surga duniaaaahhh!!! Gimana kalau di villa yaa?? Pasti lebih seruui! Ahhh istriku memang pengertian. Yuuk dek lagi... Agastya meringis seperti minta permen.


"Big no!!! Mandi terus sholat. cepat aku tunggu sekarang!!! Aruni mengambilkan handuk untuk suaminya.


Agastya meraih handuk itu dan bergegas mandi wajib. Mereka lantas menunaikan sholat subuh bersama dengan khusyuk.


"Mas, hari ini aku udah berangkat. Mungkin nanti siang kalau jadi ada rapat sebentar di aula desa perihal bantuan sanitasi sekolah..


"Hmmm... lalu??? Agastya kembali menyendokan nasi ke dalam mulutnya.


"Ya mas tak usah menjemput aku. Aku akan pulang sama Reni ke tempat ibu dulu. Mau bantuin pindah - pindahin barang dulu kalau tukangnya dateng. Lagian ibu juga kasihan kalau masak sendirian mas. Aruni menunjukkan wajah yang pasrah pasa sang suami.


"Ada apa nduk?? Apa akan pindah rumah karena di renovasi?? Bu Hakim bertanya.


Sebenarnya Aruni merasa tak enak hati karena ini ide Agastya. Takut dikira memanfaatkan keadaan.


"Hmm bukan bu.. nanti mau ada tukang yang akan ngecat ulang rumah Aruni. Jadi aku siang sepulang kerja mungkin langsung kesana bu, mau bantu ibu buat bersih - bersih rumah dulu. Timpal Aruni pelan - pelan.


"Hmmm okeyy juga ibu setuju!! Sayangnya suamimu gak libur. kalau libur biar aja suamimu yang kerjain. Dia bisa kok ngecat tembok!!! jawab bu Hakim dengan penuh keyakinan.


"Maksud ibu apa??? Agastya melotot kaget. Karena pada bidang tersebut dia sama sekali tak menguasai kecuali mewarnai hihii...


"Ya ngecat!!! malah ngapain!!! Kan kita bisa belanja ke pasar ya Run??? Bu Hakim meminta pendapat Aruni dan di balas anggukan oleh sang menantu.


Agastya mencebik ogah menanggapi ibunya.


...----------------...


"Hati - hati sayang... mas berangkat dulu yaaa... Dadah!!!!! Agastya melambaikan tangannya pada Aruni.


Nampak sepasang mata memandang dari jauh. Namun Aruni tak menyadari nya.


"Masih Can...tik!!! Anggun seperti dulu. Sama sekali tak berubah!!


ehhh tunggu! tunggu!!! Tadi itu mobil siapa?? Kenapa Aruni bahagia sekali saat melambaikan tangannya? gumam Hendi.


Hendi mengendap - endap di sekitar kelas Maya. Hari ini memang pak supir berhalangan datang karena anaknya sakit makannya minta libur.

__ADS_1


"Aku harus cari tau!!! Hendi memasuki ruang UKS yang membatasi kantor guru dengan kelas keponakannya.


Tiba - tiba tangannya di cekal seseorang.


"Mau apa kamu!!! Reni mendelik menatap sengit padanya.


"Kamu bohong sama aku Reni!!! Aruni ada disini!!! Dia gurunya Maya!!! Kenapa kamu gak jujur sama aku!!! Lagi pula aku hanya ingin minta maaf!! Niatku baik!!! Elaknya.


Reni menautkan alisnya miring. Mencerna perkataan Hendi membuatnya memutarkan kedua bola matanya.


"Tak perlu tahu!! Emang kamu siapanya Aruni??


Sedikit nyeri di dada mendengar balasan ucapan Reni.


"Tak usah menghalangi aku. Semua aku lakukan karena aku sayang sama Aruni!!! Reno aku mohon bantu aku!!! Pleaseee... Hendi memohon pada sahabat mantannya itu.


"Maaf.. Aku bukan orang dermawan!! Silahkan pergi. Kehadiran anda membuat suasana pembelajaran di sini kurang kondusif.!!!! Reni menunjuk pagar pintu keluar di gedung ini.


"Enggak Ren!!! Kali ini aku gabisa di bohongi kamu lagi!!! Aku harus ketemu Aruni sendiri!! sekarang aku harus jelasin kenapa dulu aku begitu sama dia. ungkap Hendi.


"Tak penting pun!!! Gak ada yang mau dengar juga. pergi sana!!!!!!


"Gakkk!!!!


"Ishhhh... susah ya di suruh pulang... Pak kades mau kesini. Kalau dia liat ada kamu ! kamu mau jadi bulan - bulanan warga desa??? Sindir Reni.


Hendi pergi berlalu tanpa pamit. Ia memelankan langkahnya kala sampai di kelas Maya.


"Sayang banget... Pintunya tertutup.!!!!! Di sekanya air mata yang mengalir begitu saja.


"Coba kalau gak ketauan berabe deh!!!! Bisa - bisa malapetaka nihhh sama si kanebo kering. Reni memegang keningnya.


...----------------...


Hendi tiba di rumah dengan kesal. dan cemberut. Iya makin menyadari betapa bodohnya dulu melepas berlian demi kerikil kali.


"Kenapa kamu?? Aneh sekali anak itu?? Bu ambar melihatnya berlalu begitu saja tanpa menjawab.


"Apa yang harus aku lakuin biar aku bisa ketemu sama Aruni tanpa inga betina itu tau???? Apa yaa??? Hendi berfikir keras di kamarnya.


Ahaaaa!! Aku ada ide!!! Pulang sekolah nanti tetap aku yang akan menjemput Maya. Aku akan masuk terakhir kali ke gerbang sekolah saat Aruni menunggui muridnya. Akan seperti kemarin saat Maya diantar pulang.


Hendi mengobrak - abrik lemari kamarnya. Dikeluarkan semua isinya. Ia berganti pakaian agar tak dikenali lagi oleh Musuhnya.


"Perfect!!! tetap tak akan terlihat kalau ini aku...ahahhahahaa.... dia memuji diri sendiri di depan cermin.


"Bukk... aku jemput Maya yaaa... Bye ibu!!!!


"lohh... lohh... kok gini??? Gak keren le... ganti sana jelek banget. Mosok anak ibu Kucel!!!!! hiuhhh... bu Ambar menatap jijik padanya.


Ya.. dengan celana yang sengaja ia sobek - sobek.. kaos usangnya. Jaket yang sudah lama sekali trendi termakan jaman ia pakai kembali. itu semua adalah pakaiannya saat dulu mendekati Aruni.


Brummm.... Dilajukannya mobil putih itu keluar gerbang dengan cepat.


"Hmmm... perfect... kacamata ahh... jangan lupa!!! Singa betina titisan lampir!!! Gantian aku yang akan kerjain kamu setelah kamu bikin minuman racun itu padaku!!!! hahahahha Hendi tertawa sendiri di mobil.

__ADS_1


Sesuatu yang ia nantikan tiba - tiba muncul juga.. Semua murid sudah keluar.


Reni membawa rombongan murid putra di halte kecil yang di buat khusus untuk anak - anak sekolah di jemput.


Sedangkan Aruni bersama rombongan murid perempuan.


"Assalamuallaikum bu guru. Maaf mau tanya? Apa Maya sudah di jemput??? tanya nya di perhalus.


"Waalaikumsalam.. Sebentar yaaa... Aruni langsung menoleh.


Deg!!!


"Ka- Kamuuuu!!!!!! Ngapain kamu disini?Aruni memandang dari atas ke bawah.


"Run, apa kabar?? Gimana kamu sekarang??? tanya nya penuh percaya diri.


"Reni mana yaa... Aku takut dia nanti kaya dulu lagi... Aku malu banget.. Duhhh!!! Batin Aruni. ia tampak meremas ujung baju seragamnya.


"Kamu masih cantik aja.. Makin cantik malah!! Aku mau minta maaf untuk kejadian dulu run. Aku bner- bener bodoh banget ninggalin kamu. Maafin aku ya.. Hendi meraih tangan Aruni langsung di tepisnya.


"Jangan mendekat!!!! Jangan pernah kamu berani mendekat!! Tangan Aruni sudah memberi aba - aba.


Jangan pernah !!??! Apalagi pegang - pegang!! Aku akan teriak nantinya!!!!


"Slow sayang.. Kamu itu gaperlu khawatir.. Aku hanya kangen sama kamu. Ayoo kita balikan!!! Aku udah berubah kok.. Suwerr!!! Hendi menunjukan kedua jarinya membentuk huruf V pada Aruni.


"Stop!!!! Aruni membentak Hendi.


Reniii!!! Reniiii!!!!! Aruni panik sekali, ia teringat kala Hendi yang dulu berusaha ingin melecehkannya di kampus sampai robek bajunya.


Reni yang mendengar langsung bali badan dan Menitipkan dua anak muridnya pada satpam desa.


"Ngapain kamu kesini!!! Cari mati ha!!!! Reni melotot tajam pada Hendi.


Aku congkel matamu kalau berani ganggu Aruni!!


"Aku kan udah bilang.. Aku cuma mau minta maaf. Hendi menyangkal tujuannya yang asli karena rindu mantannya itu.


"Persetan dengan maafmu!!! Aruni dah gak butuh lagi!! Pergi cepat atau aku teriak copet!!! Ancam Reni.


"Gak!!! Aku harus ketemu Aruni dulu. Aku mau ngobrol sama dia. Aku mau berdamai dulu!!! Ucap Hendi tak tau malu.


Tanpa mereka sadari sepasang mata tampak mengawasi dari sudut gerbang. Ya itu adalah Agastya dadanya tampak bergemuruh kala melihat tangan istrinya berusaha menolak uluran tangan orang lain. tapi dipaksa menerima!!


"Hei!!! Hentikan! Siapa kamu!! Ucap Agastya dengan emosi mencuat dan tatapan tajamnya menusuk tepat di jantung Aruni dan menoleh pada Hendi.


Saat itu memang dia sudah berganti baju karena sepulang kerja mereka akan bersiap fitting keluarga untuk foto prewed di rumah nenek milik Agastya.


"Kamu yang siapa!!! Hendi membentak Agastya kembali sambil menelisik dari bawah sampai atas tanpa permisi.


bersambung


Yuk mampir di ig aku kak.. untuk menambah pertemanan.


@yuna_yunanti

__ADS_1


fb : Yuna Sani


__ADS_2