Aurora Marriage

Aurora Marriage
HANCUR


__ADS_3

Prabu membuka video berjudul "HANCUR" dilihatnya video ini dibuat pada tahun 2011 bulan tujuh tanggal tujuh, Prabu tidak mengigat apa yang terjadi dengan dirinya saat itu. Video berdurasi lebih tiga puluh menit.


"Ayah Mama Abang Ade.... Rara bahagia bisa kuliah di Institut Teknologi Massachusetts ini cita-cita Rara sejak dulu.....


aku seperti buah simalakama satu sisi ....ini cita-cita ku dan disisi lain aku tidak ingin meninggalkan Abang Gaza.....


Bisakah dia menunggu Rara selama tiga tahun.....aku akan berusaha untuk cepat menuntaskan pendidikan di sana...


Aku ingin memberitahu dia tentang kepergian aku ke Amerika...... Aku datang ke apartemennya hanya sendiri karena Antariksa pergi bersama ayah....


Saat aku memencet tombol bel apartemen Abang Gaza..... kenapa pintunya lama terbuka...... aku menunggu Abang Gaza lebih sepuluh menit......


Akhirnya pintu apartemen terbuka....aku melihat Abang Gaza hanya memakai celana tanpa mengunakan baju.....


Dia menarik ku secara paksa.....Aku takut melihat mata dia saat itu.... Aku berusaha untuk memberontak namun tangannya sangat kuat Manarik ku ke kamar....


Dia tidak pernah berperilaku seperti ini....aku mencium bau alkohol dari mulutnya......


Aku berharap Tuhan melindungi ku dari laki-laki mabuk ini.....dan sialnya aku memakai baju Sabrina sehingga bahu terekspos.....


Dia berusaha mencium paksa bibirku..... bahkan dengan kurang ajarnya menarik baju ku.....


Dia bukan Gaza yang aku kenal..... Dia seperti laki-laki bejat yang hanya menginginkan tubuhku.....


Dia mencoba memperko**ku malam itu..... aku berusaha lepas dari kukungan tubuh nya.....


Dia mengigit bibir ku hingga berdarah Bahkan suara tangisan ku tidak menyurutkan aksi bejatnya......


Aku berdoa semoga bisa keluar dari apartemen dia.....aku terus menolak saat dia terus mencoba mencium bibirku....


Tuhan memberikan aku jalan saat dia lengah aku menendang selangk**** hingga dia pingsan......


Aku keluar dari tempat laknat itu.......sungguh penampilan ku tidak layak untuk pulang ke rumah.....


Aku menelpon sopir ku untuk membeli kardigan untuk menutupi tubuhku....


Ayah mama.....aku tidak ingin bertemu dengan dia lagi..... hidupku HANCUR di lec**kan seorang Prabu Gaza Kalandra......"


Aurora menangis sesenggukan dalam video itu, matanya bangkak hidungnya memerah.

__ADS_1


Tangan Prabu gemetar untuk menghentikan video tersebut. Ini alasan Aurora pergi dari hidupnya,


Ini yang harus Prabu tanggung akibat masa lalunya yang kelam, perempuan yang dicintainya pergi menjauh dari hidupnya, penyesalan memang datang belakangan.


Ada video terakhir Aurora rekam beberapa hari yang lalu.


"MEMULAI"


"Aku bertemu kembali dengan laki-laki tukang mabuk itu.... sepuluh tahun aku pergi dari hidupnya ternyata banyak yang berubah.....


aku tidak tahu jika dia adalah kakak dari Serena Genia Kalandra sahabat ku.....


Aku mendengar dari adiknya bahwa dia seorang duda dua anak, istrinya meninggal setelah melahirkan anak kedua....


Aku tidak tahu jika Arumi dan Embun adalah anak dari pria tukang mabuk ini..... Aku berusaha tetap perfesional bekerja untuk sahabat ku Serena.....


Aku bisa merasakan kesedihan Arumi menceritakan Prabu karena papinya selalu menangis karena ditinggalkan orang-orang terdekat...


Aku memeluk anak ini.....aku bisa merasakan dia membutuhkan sosok ibu di dalam hidupnya.... tapi aku tidak bisa berdekatan dengan Pria itu....


atas saran Nesha aku memberanikan diri untuk menemui psikiater untuk konseling menghilangkan Trauma ku.....


Aku menerima dia setelah aku membaca email dari Serena....Prabu pernah depresi....dia tidak pernah dicintai istrinya.....


Aku takut nantinya akan menjadi beban untuk dirinya karena memiliki trauma akan sentuhannya.....


Saat dia memeluk tubuhku....aku mencoba untuk tidak tegang dengan sentuhan yang diberi Suamiku....


Sekarang Prabu Gaza Kalandra menjadi suami Reditha Aurora Nataprawira"


"Akh Rara Abang salah selama ini....Rara maafkan Abang" tangis Prabu pecah dia tidak sanggup melihat video yang diunggah Aurora.


Prabu tidak dapat memaafkan dirinya yang bersalah di masa lalu, jika waktu bisa di putar ia tidak akan pernah mau mencicipi barang haram tersebut.


tangisan tidak bisa menghapus dosa yang telah ia perbuat di masa lalu, Aurora pergi, Wida dan Arya meninggal dunia akibat pergaulan bebas mereka.


"akh...Rara Abang minta maaf" dadanya sesak menahan keraguan selama ini, Aurora menyimpan rapat rahasia yang menyakitkan dari dirinya.


Prabu bangkit dari duduknya melangkah keluar ruangan ini betapa terkejutnya melihat Aurora berdiri di pintu yang dibukanya tadi.

__ADS_1


"Rara Abang....Abang minta maaf jika perbuatan Abang tidak bisa memaafkan dosa dimasa lalu kamu boleh menghukum Abang" Prabu berniat untuk bersimpuh meminta maaf kepada Aurora.


"Abang cukup"Aurora menarik Prabu untuk berdiri kembali.


"Rara maafkan Abang jika dulu kamu terluka akibat perbuatannya Abang Ra"


Prabu menarik Aurora menuju kamar Aurora di buka ikat pinggang, Pria itu memberikan kepada Aurora.


"Hukum Abang ...Abang pantas mendapatkannya menanggung dosa Abang dulu" Prabu melepaskan kemeja yang dipakai nya.


"Rara lakukan sekarang jika itu bisa mengobati rasa terpuruk kamu dimasa lalu" diberikan ikat pinggang secara paksa kepada Aurora.


Ikat pinggang yang berada di tangan Aurora pun siap untuk menc*mb** tubuh Prabu namun lentingan ikat pinggang terdengar jatuh ke lantai.


"Aku tidak bisa melakukan ini....hwa...hwaaa.....maafkan Aku menyembunyikan semua ini dari Abang" tubuh Aurora merosot jatuh ke lantai.


Prabu meraih tubuh Aurora dipeluknya perempuan yang memberikannya kebahagian untuknya dan menutupi kekurangan dengan kelebihan yang dimiliki Aurora.


"Rara...Abang akan mengobati luka yang Abang toreh di hidup kamu.... tolong kali ini kamu jujur semuanya"


"Abang akan menebus semua kesalahan Abang di masa lalu..... Rara Abang mohon jangan tinggal Abang kali ini" suara tangisan Prabu menggema di kamar.


"Abang Gaza akan selalu menjadi bintang di hidupku tidak ada yang akan menggantikan posisi Abang di hati aku"


"Abang mencintai kamu Reditha Aurora dari dulu sampai sekarang" Prabu memeluk erat perempuan yang dicintai tanpa syarat ini.


Mereka berpelukan lama bahkan Prabu tidak ingin melepaskan Aurora, Dia takut Aurora pergi lagi. Aurora menghapus air mata yang mengalir di pipi suaminya.


Aurora kembali ke Apartemen untuk mengambil kartu konsultasinya yang tertinggal di kamarnya. Ketika masuk ke apartemen pintu penghubung antara lemari dan ruangan pribadinya terbuka, siapa yang membuka ruangan ini. Aurora tidak tahu jika Prabu duduk di sofa melihat video yang direkamnya sepuluh tahun yang lalu.


"Abang mau temani aku konseling anggap sebagai obat untuk menyembuhkan luka aku" Aurora melepaskan pelukan suaminya.


Prabu mengangguk cepat menyetujui usulan Aurora.


cup


Aurora mencium bibir Prabu melingkarkan tangan ke leher Pria yang dicintainya sepenuh hati. Memperdalam ciumannya menyalurkan kekuatan agar bisa menghadapi bersama badai ini.


🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


TO BE CONTINUE


__ADS_2