Aurora Marriage

Aurora Marriage
Poros Dunia Ku


__ADS_3

David POV


Aku bekerjasama dengan Diani menjatuhkan posisi suami Didit agar jalan mulus ku mendapat Didit tanpa halangan, Ambisi ku sejak dulu Didit harus menjadi milikku walau ada satu orang yang aku sakiti yaitu Celine Pramitha.


Setelah kejadian lima tahun berlalu, aku tidak pernah bertemu Celine, Sejak aku memaksa ia harus menggugurkan janinnya. Sebulan setelah aku memperkos*nya, ia meminta tanggung jawab kepada ku, tanpa perasaaan aku memakinya sebagai wanita murahan padahal aku laki-laki pertama yang menyentuhnya.


Aku menghadiri rapat Mega proyek Sara Group dengan Kalandra Tecno, Aku yakin Didit pasti akan datang mengikuti rapat ini. Aku sudah membayangkan pertemuan kami kembali, Didit pasti marah karena posisi suaminya tersingkir oleh ku. Inilah namanya bisnis semua bisa mengunakan uang dan tubuh pasti akan berjalan lancar.


Aku sudah mempersiapkan diri bertemu lagi dengan Didit. Posisi aku sebagai direktur utama Kalandra Tecno memang belum seutuhnya karena direktur utama sebelumnya belum di pecat oleh dewan pertimbangan direksi Kalandra Tecno.


Masuk ke ruangan meeting dengan senyuman secerah matahari menunggu pujaan hatiku muncul dengan wajah kemerahan dia. membayangkan dia saja ada bagian tubuhku yang harus dikondisikan. Reditha Aurora ciptaan Tuhan yang paling sempurna seperti Dewi Yunani. Aku melihat sekeliling ruangan ini, pihak dari Sara Group belum datang.


Aku berbincang dengan Diani untuk menemani malam ini, aku membutuhkan dia sebagai teman tidurku. Diani wanita berusia matang yang menawarkan dirinya kepadaku untuk bertukar posisi dengan Prabu Gaza Kalandra. Pria yang sepenuhnya memenuhi hati Didit, terlihat dia membela suaminya ketika aku mengatakan jarak umur sangat jauh dan tidak cocok sama sekali.


Pintu ruangan terbuka pihak Sara Group telah datang, aku memperbaiki posisi dudukku menyambut kedatangan Didit. Lima belas orang berjalan masuk ke ruangan ini hanya satu orang wanita yang menghadiri rapat Mega proyek Kalandra Tecno. Dugaan ku salah besar jika Didit yang akan datang menghadiri rapat mega proyek Kalandra Tecno.


Celine berjalan bersama manajer IT Andi Martalova pria duda satu anak itu. Tidak salah aku menyebutnya wanita murahan, selera Celine dan Didit sama saja pria duda dan berusia matang. Aku mematung melihat ia yang menatapku tajam tidak ada air mata kesedihan yang terpancar dari bola matanya. Lima tahun ia menghilang tanpa kabar sekarang aku melihat dia tampak baik-baik saja.


"Celine Pramitha." Aku memanggil namanya lengkapnya, Ia seperti orang asing yang tidak mengenaliku sama sekali.


Pikiran berkelana entah kemana setelah Prabu Kalandra masuk ke ruangan meeting, posisi dia memang aku ambil paksa. Aku kembali kalah dengannya karena posisi Prabu lebih tinggi dan dihormati di kalangan pebisnis sebagai CEO Sara Group.

__ADS_1


Aku tidak bisa menutupi keterkejutan ku melihat layar proyektor wajah anak laki-laki yang mirip denganku. bola mata biru kehitaman rambut coklat hingga hidung mancung seperti diriku semuanya. Semua orang menatapku mencari kemiripan dengan wajah anak laki-laki itu. Anak laki-laki yang aku perkirakan berumur empat tahun itu sama persis dengan ku versi anak-anak. Ada satu emosi yang tidak aku Jabar saat ini, Celine tidak pernah menggugurkan kandungannya lima tahun lalu.


Aku tidak bisa fokus dalam rapat setelah melihat gambar anak laki-laki tadi. Aku yang divonis dokter memiliki gangguan sistem reproduksi sudah pasrah. Karena itu aku tidak pernah berpikir ingin berkomitmen, aku tidak ingin orang mengetahui kekurangan yang aku miliki saat ini.


Hati ku mengatakan jika anak itu adalah anak ku, Oh Tuhan akhirnya aku memiliki keturunan setelah keputusasaan ku selama ini. Aku dipermainkan oleh takdir tuhan, Aku memiliki anak dan aku seorang ayah. Jika tidak ada orang disini aku ingin bersorak, tuhan memberikan aku seorang putra yang telah aku abaikan selama empat tahun.


Hari ini seperti perang dunia, Didit dan Prabu bersatu untuk menjatuhkan Diani dan bapaknya. Fakta-fakta yang ditampilkan dilayar proyektor mengejutkan semua jajaran direksi dan direktur termasuk aku yang tidak mengira jika korupsi anak dan bapak itu sistematis.


Lama aku memandang wajah Didit tidak ada getaran yang selama ini aku rasakan, tergantikan dengan wajah anak laki-laki tadi. wajah yang mencuri separuh duniaku, Hatiku memberontak ingin memeluk anak itu.


Aku dan Prabu memang tidak memiliki masalah personal, aku melihat tidak ada permusuhan di mata pria itu. Dia memintaku memberikan fakta tentang Diani, Aku berbaik hati menjawab pertanyaan yang diberikan Prabu. Aku menyesal menyingkirkan posisi dia disini di perusahaan milik keluarganya, Aku orang asing yang masuk ke dalam hidup Prabu dan Didit.


Aku sadar Didit dan Prabu saling mencintai terlihat keduanya memandang penuh kasih sayang, Didit terkunci oleh Prabu Gaza Kalandra dan tidak akan pernah aku miliki selamanya.


Andi sudah siaga di samping Celine, Aku tertawa sedih dalam hatiku. Dunia seperti menghinaku dengan perbuatan ku di masa lalu. Celine tidak bergeming ketika aku bertanya dengan keinginan ku bertemu anaknya.


"Celine maafkan aku atas perlakuan aku lima tahun lalu." Aku berdiri tidak jauh dari pasangan itu.


"......" Celine diam dengan wajah datarnya, aku menyesal telah melukai wanita ini.


"Celine aku mohon untuk bertemu anakku." Aku sulit mengatakan anak laki-laki tadi anak ku. ayah macam apa aku yang menelantarkan anaknya.

__ADS_1


"David....Anak itu anak ku....kamu tidak memiliki berhak mengatakan dia anakmu." Celine buka suara dan menatapku tajam.


"Celine aku akan berlutut memohon pengampunan dosa yang aku lakukan kepada kamu....Tolong beri aku kesempatan bertemu anakku." Aku berlutut dihadapan dia, memohon dan merendahkan diri ku meminta dia berbaik hati mempertemukan aku dengan darah daging ku.


"Arsya bukan anak kamu sampai kapanpun....dia anakku yang tidak memiliki ayah.....aku berjuang selama ini untuk membahagiakan dia....Dia tidak membutuh ayah seperti kamu." ucap Celine dingin namun langsung menohok kedalam hatiku, ia beranjak pergi meninggalkan ku.


"Berjuanglah....Saya berharap bapak David segera bertemu Arsya.....Satu pesan saya jangan pernah ganggu wanita ku." Andi menepuk bahuku memberi semangat dan pergi mengikuti Celine.


Aku menangis berteriak melepaskan sesak di dada yang aku tahan sejak tadi. Celine telah dimiliki orang lain, aku melihat di jari manisnya melingkar cincin berlian.


Poros dunia ku runtuh mendengar nama anak itu. Ucapan Celine yang mengatakan anakku tidak memiliki ayah, aku bajingan yang tega meninggalkan Celine dengan sejuta masalah. Celine memang lebih pantas dengan Andi dibandingkan aku.


Kata semangat yang berikan Andi sebagai kekuatan menemukan anakku yang bernama Arsya. Nama yang paling indah aku dengar selama ini. Baiklah aku tidak menganggu Celine, takut akan merusak hubungannya dengan Andi, Aku akan berjuang dengan caraku sendiri.


"Arsya tunggu Papa nak." Aku akan berjuang bertemu dengan anakku. Aku akan membayar luka anakku yang dihina tidak memiliki ayah.


Selamat berjuang David....Labirin menunggu mu menemukan Arsya.


🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa kasih semangat David dengan secangkir kopi hitam....hidup memang pahit. Vote like dan komentarnya.....

__ADS_1


Jodohku Pria Tua juga menunggu nih....Lingga dan Sakura bertemu di perempatan jalan menantikan para pembaca setia Aurora Marriage singgah....😁😁😁


__ADS_2