
Prabu harus menggantikan posisi Panji Hestama yang ditarik ke kantor pusat Sara Group. keluarga Nataprawira sudah mengatur posisi tertinggi akan dipegang oleh Prabu yang berpengalaman dalam bidang bisnis.
Perusahaan Sara Group terdiri banyak anak perusahan di berbagai Nusantara dan luar negeri. Prabu akan memegang tampuk pimpinan tertinggi di Sara Group.
Sara Group merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, infrastruktur, teknologi, kontruksi baja dan kapal, semuanya tersebar di berbagai negara.
"Rara...Abang masih belum percaya akan memimpin Sara Group walaupun Plt....Apa Abang sanggup untuk menerima tawaran Keluarga kamu." Prabu minder menerima tawaran mertuanya.
"Ayah tidak pernah melihat seseorang dari kelebihan atau kekurangannya....Aku udah lama tahu jika Mas Panji kembali ke Belanda....Karena Ayah masih menjabat sebagai abdi negara tidak bisa campur tangan dengan masalah internal perusahaan keluarga." Aurora merasakan kenyamanan usapan dipunggungnya dari tangan Prabu.
"Anugerah terindah yang pernah Aku miliki itu kamu Ra....Setiap masalah datang pasti tempat sandaran aku kepada Kamu....Aku minder bersandingan dengan kamu Ra..... Perusahaan aku tidak ada apanya dibandingkan Sara Group." Kunci dalam rumah tangga yaitu kejujuran dan komunikasi. Prabu selalu memegang teguh prinsip itu.
"Kita diberikan Allah kelebihan dan kelemahan....Abang Gaza bisa mencapai puncak karier pasti melalui berbagai rintangan...Begitu juga aku yang memiliki kelemahan dalam berkomunikasi antar sesama....aku orangnya introver....kurang percaya diri." Ucap Aurora mengatakan kelemahannya.
"Abang udah lama curiga dengan Diani dan Firdaus.... kedua pasti bekerjasama menjatuhkan posisi Abang di Kalandra Tecno....Mereka beranggapan aku akan memohon mengembalikan posisi itu...sehingga menawarkan sebuah kesempatan."
"Kita tidak perlu memakai cara kekerasan....Mereka akan malu sendiri jika film kehidupan mereka ditayangkan....aku ada kejutan untuk Lisa...orang tua Mbak Wida dan Diani." Aurora mendongak kepala menatap mata hitam Prabu.
"Abang percaya kamu....tapi tetap jaga kesehatan...ada dua nyawa yang kamu jaga Rara." Prabu khawatir Aurora akan melakukan tindakan di luar kendali.
"Aku tidak suka ladang bisnis Keluarga ku di usik para tikus got.... Semua akan kembali ke tempat masing-masing nantinya." Aurora tersenyum evil, ia sudah merancang sedemikian rupa untuk menjalankan aksinya.
Aurora membalikkan badannya memberi kode Prabu membuka kaitan Bra. Sejak hamil ini dadanya selalu terasa sesak di malam hari. Prabu menatap punggung putih bersih milik istrinya dengan memberikan beberapa tanda cinta.
"Aku dengar Kalandra Tecno mengajukan kerjasama dengan Sara Group.... kesempatan terbaik kita menjalankan misi." Ucapan Aurora menghentikan aktivitas kasmaran Prabu yang sudah menjalar kemana-mana seperti tarantula.
"Pihak dari Sara Group belum memutuskan kontrak kerjasama dengan Kalandra Tecno karena menunggu tanda tangan dari CEO Sara Group." Prabu mencium aroma rambut istrinya.
"Nanti Abang bisa koordinasi dengan Mas Panji bagaimana tanda tangan ini..... Abang tolong usap pinggang aku kepanasan." Sejak hamil Aurora sering merasakan pinggangnya panas.
"Terima kasih Rara kamu hamil anak Abang.... pengorbanan kamu tak bisa tergantikan oleh apapun." Gumam Prabu dalam hati. Prabu mendengar deru nafas teratur dari mulut istrinya.
__ADS_1
Dua Minggu Prabu tidak datang ke kantor Kalandra Tecno. Papa Danu dan tim kuasa hukumnya berusaha mencari kecurangan yang dilakukan seorang dewan komisaris.
Kalandra Tecno menjadi kacau di bawah kepemimpinan David. Pria berumur dua puluh tujuh tahun tidak bisa menarik kembali para investor untuk bergabung dengan Kalandra Tecno, informasi ini didapatkan Prabu dari Serena.
"Abang Gaza udah siap.....Perut aku terlihat ga?" Aurora menatap Prabu dari kaca full body di kamarnya.
"Udah ayo... Embun dan Arumi menunggu kita..... acara sekarang tema formal maka bagian perut kamu tertutup blezer." Prabu mengomentari penampilan Aurora. Sejak hamil ia sering kurang percaya diri karena bobot tubuhnya bertambah lima kilo.
"Mbak Embun...Arumi cantik sekali." Aurora takjub pemilihan warna suaminya untuk baju kedua putrinya.
"Iya...kemaren kita pergi belanja dengan Papi....Buna lagi sama Aunty Serena ga bisa diganggu....Papi ngajak Aku dan Ade pilih baju yang cantik." Embun memutarkan tubuhnya ke arah orang tuanya
Prabu akan menghadiri acara terpenting di Sara Group. Hari ini perkenalan Prabu sebagai pengganti Panji Hestama.
Aurora memakai hijab simpel agar tidak ribet, Ia juga menggunakan flat shoes untuk kenyamanannya.
"Papa dan Mama datangkan?" Prabu berbicara dengan adiknya di telepon, memastikan orang tua akan hadir.
"Kamu harus perusahaan kita....Saham kita masih lebih besar dari pemenang saham lainnya."
"Bilang aja ga mau diganggu bermesraan dengan Ditha....tutt" senyuman Prabu terbit bagaikan matahari pagi. Ia teringat tertangkap Papa Danu bermesraan.
"Papi...nanti katanya Pepo dan Memo juga datang ya....aku ga akan dikembalikan ke sana kan?" ucap Embun yang ketakutan berpisah dengan Prabu.
"Mbak Embun dan Ade nanti duduk di bagian keluarga Nataprawira.... Tempat duduknya sudah di atur tidak akan kelihatan mereka." ucap Prabu menenangkan anaknya yang trauma bertemu keluarga Wida.
Setiba di Sara building mereka langsung masuk ke ruangan khusus keluarga Nataprawira yang sudah menunggu kedatangan mereka.
"Cucu Nena.... cantik hari ini." Sarah menghampiri Embun dan Arumi yang malu-malu kucing mendengar pujian Sarah.
"Lumi udah sepelti plincresss belum yang ada di Disneyland." Arumi berputar seperti penari balet memamerkan baju pilihan bapaknya.
__ADS_1
"Melebihi princess Disney kedua cucu Nena....Elif dan Alana juga datang loh." Keluarga Nataprawira terkenal kompak apapun acara pasti mereka menyempatkan untuk datang.
Arumi dan Embun senang, mereka bertemu kembali temannya dari Belanda. Elif dan Alana bermain dengan Ajeng. Walaupun Ajeng anak Mbak Dini tapi Sarah sering membawa Ajeng kemana pun.
Suara MC terdengar seperti check sound, sebentar lagi keluarga Nataprawira akan memasuki ballroom utama Sara Group yang mengundang para mitra perusahaan dan investor.
"Abang Gaza....Kita mulai pertunjukan." Aurora memberi isyarat kepada Prabu yang berada di sampingnya.
Tiga marga Keluarga hadir dalam acara ini. pertama Nataprawira kedua Radijman terakhir keluarga sepupu Nataprawira yakni Sebiantoro.
MC memperkenalkan anggota keluarga yang menjabat di Sara Group. Bagian terakhir yaitu pasangan fenomenal yang masuk akun gosip.
Pihak penyelenggara memutar sebuah video berdurasi Sepuluh menit untuk menantikan kelengkapan anggota keluarga. Video yang berisi Prabu menyatakan cintanya di Bromo, Lamaran dan ijab kabul beserta pesta resepsi di pulau Bali, mematahkan persepsi orang selama ini.
"Kami menyambut kedatangan cucu Rachmadi Nataprawira pewaris Sara Group, Reditha Aurora Nataprawira beserta Suami Prabu Gaza Kalandra." MC proposional memberi Aba-aba untuk memasuki ruangan besar ini.
Keduanya berjalan beringin dengan sepupu Aurora dari Belanda. Orang-orang terkejut melihat wanita yang dianggap simpanan merupakan cucu pewaris kerajaan bisnis Sara Group.
Semua orang takjub dengan pasangan ini. Mereka sudah berprasangka buruk ternyata Prabu berstatus Duda menikahi Aurora.
Reaksi para bubuk merica tidak dapat terbaca satu persatu. Wajah Anton berubah sendu, Tuti murka menatap ke depan, wajah Lisa keruh seperti cucian belum kering. Diani dan Firdaus menggigil hebat seperti tulang hilang dari anggota tubuh. David terkejut melihat fakta bahwa salah memilih lawan.
"Nyala Untai Permata" Anton ingin berlari memeluk seseorang yang telah lama menghilangkan.
🌹🌹🌹🌹
Ada hubungan apa Anton dengan keluarga Nataprawira.....Jangan lupa vote like dan komentar....
aku kasih bonus Mas Prabu penampilan baru.
__ADS_1