Aurora Marriage

Aurora Marriage
Akhir Cerita Hama


__ADS_3

Aurora turun dari kamarnya bersama Embun dan Arumi. Ia terkejut Rachmadi Nataprawira dan Sekar juga datang ke kediaman Danu Kalandra.


"Eh bumil udah keluar dari goa....sini gabung dengan kita." Teriak Antariksa melihat Aurora turun dengan kedua anaknya.


"Ompong....jangan suka hina istri Mas....dia sekarang sensitive....berabe nanti." peringat Prabu.


"Abang Gaza besok-besok jangan traktir makan Antariksa...dia jahatin aku." Baru juga diucapkan udah keluar taringnya batin Prabu.


"Mas Babu... Isti ya?" Ucap Antariksa melihat interaksi Prabu dan Aurora. Prabu mengangkat alis membentuk gestur tanya. "Ikatan suami takut istri....sebelas dua belas dengan ayah." Antariksa menggoda dengan menaik turunkan alisnya.


"Sarah....kemaren Abang dengar....si Ompong mau touring ya....gimana kalau izin untuk ikut touring Abang batalkan." Raditya memberi kode agar istri ikut bekerjasama.


"Ayah....kok gitu sih....Ade kan becanda....lihat keriput di mata ayah udah banyak...Ini Ade bawa madu lebah hutan untuk ayah...tapi izinin ya." Antariksa mengeluarkan madu hutan yang didapatkan dari teman komunitasnya.


"Asli ini....tiruan ga? Ayah ga ingin disogok nanti jadi gratifikasi di selidiki KPK...Ayah abdi Negara Antariksa." ucap Raditya namun matanya tidak lepas dari madu yang di pegang anaknya.


"Ya udah kalau ga mau....Om Danu mau? tapi ada syaratnya motor Harley Davidson Mas Babu aku pinjam ya." Antariksa menjajakan dagangannya.


"Berapa banyak madu yang kamu bawa? Besar juga tas backpacker milik kamu.....Tanya Prabu boleh atau ga kamu pinjam motor milik dia." Danu melihat isi tas Antariksa.


"Sepertinya Om Danu menolak pemberian aku ya....Kalau berurusan dengan Mas Babu pasti permaisuri jadi juru bicaranya." Gerutu Antariksa.


"Tante Nyala....aku panggil suami baru Tante ini apa? Ga mungkin mantan mertua Mas Babu.....Madu lebah hutan siapa yang mau." Antariksa menawarkan kepada Nyala dan Anton.


Satu layangan biji salak langsung melayang ke kepala Antariksa. "Peace Mbak Rara... keceplosan." Ucap Antariksa nyegir kuda.


"Ya udah Tante ambil madu hutan milik kamu....pasti ada maunya." Nyala mengambil madu dari tangan Antariksa.


"Ga sulit kok....Tante tambahkan saham aku di perusahaan Mas Samudera ya....Nilai investasi satu juta dollar....Gimana deal."


"Ga jadi deh.... di belakang rumah Tante di Bogor sarang lebah peliharaan Mas Anton banyak....Rugi banyak Tante jadinya." Nyala mengembalikan madu hutan Antariksa.


"Penawaran terakhir....Om Anton ambil madu hutan milik aku kwalitas nomor satu....untuk obat kuat....perang tengah malam bersama Tante Nyala." Antariksa tanpa bersalah menawarkan madu hutan miliknya kepada Anton.


Wajah pasangan yang di goda Antariksa berubah menjadi kepiting rebus. Semua orang cekikikan mendengar ucapan Antariksa.


"Rafa Antariksa.....Udah berapa kali Mama bilang lihat sikon." Sarah menjewer telinga anaknya yang suka bicara sembarangan.

__ADS_1


"Apa salah aku menawarkan madu hutan ini.....Siapa tidak setuju jika Om Anton dan Tante Nyala pasangan pengantin baru." Antariksa mencari dukungan seluruh pemirsa yang hadir.


Semua orang mengangguk setuju bahkan Samudera memberikan dua jempol sekaligus, Penghargaan atas keberanian Antariksa menggoda orang tuanya.


"Ekmm" Aurora berdehem untuk memulai berbicara untuk bertanya kejanggalan yang didengarnya dari Antariksa.


"Kapan Tante Nyala menikah kembali dengan EX husband? Lihat kami tidak mengetahuinya." Aurora menunjuk Embun dan Arumi yang penasaran dengan sosok Nyala Untai Permata.


"Seminggu setelah pesta penyambutan Prabu....dalam agama suami boleh poligami....Tante perlu bukti yang cukup untuk mengalahkan istri tua."


"What....Tante kok ga ngundang aku sih....Makan gratis melayang deh." Sela Antariksa tidak terima.


"Mbak Embun...Arumi sapa istri baru Pepo....ga boleh takut lagi." Prabu menyuruh kedua anaknya berkenalan dengan Nyala.


"Aku ga akan di kirim ke luar negeri kan?" Ucap Embun takut namun berjalan mendekati Nyala dan Anton.


"Maksud Mbak Embun apa? Pepo kan ga pernah bilang gitu?" Kening Anton mengkerut mendengar ucapan Embun.


"Memo selalu ngancam aku kalau ga mau berbagi mainan dengan Aurel....apalagi Tante Lisa juga sering nyubit tangan aku...Aku takut."


"Mbak Mbum takut kalau ketemu Memo katana syerem... Buna bilang kalau Memo malah seperti Mbak Kunti." Ucap Arumi memamerkan gigi putihnya.


"Apalagi dilakukan Memo dan Tante Lisa kepada kamu kalau Pepo ga di rumah." Anton semakin penasaran untuk mengulik cerita dari Embun. Ia jarang berada di kediamannya karena Anton selalu pulang ke Bogor rumahnya ketika bersama Nyala.


"Memo sering bawa Pak Syaiful guru matematika di sekolah ke rumah bahkan nginap di rumah....kalau aku ketahuan melihat keduanya....aku di ancam mau di kirim dan di jual." Air mata Embun kembali jatuh, ia ketakutan bertemu Tuti yang datang ke rumah Danu Kalandra.


"Sam...Kamu tahu kan mau Ayah apa? lakukan sekarang untuk ketiganya." Anton geram atas penyiksaan yang dilakukan istrinya terhadap Embun.


"Tunggu jam dua belas nanti kita akan pesta kemenangan....Rara anggap ini hadiah dari keluarga kami....Bro gue tahu Lisa ngincar lu kan? Laki-laki bandot tua pasti ada masalah juga dengan lu." ucap Samudera mengarah kepada Aurora dan Prabu.


Samudera mengetahui masalah yang di hadapi oleh Prabu, informannya selalu memberikan informasi update. Samudera tidak rela adik sepupu di hina oleh istri tua ayahnya. Samudera sudah berdiskusi dengan Anton apa yang harus ia lakukan untuk ketiganya, Anton menyerahkan semuanya ke tangan Samudera.


Prabu dan Aurora menyerahkan bagian terakhir kepada Samudera, Aurora baru tahu jika kakak Sepupunya memiliki teman mafia sehingga mudah untuk menangkap pelaku yang menganggu keluarganya.


Rachmadi Nataprawira menatap lama Nyala yang sibuk menenangkan Embun, Ia tidak salah mendidik ponakannya yang memiliki sifat keibuan. Rachmadi terkejut ketika Nyala datang ke rumah membawa Antoni, Keduanya meminta izin untuk menikah kembali. Rachmadi sebagai pihak kakak dari ibu kandung Nyala, merestui hubungan mereka setelah membaca surat terakhir dari Jatmiko Subiantoro adik ipar Rachmadi.


"Radit...Nyala Papa senang kalian bisa berkumpul kembali.... walaupun kita mengadakan di rumah Danu Kalandra.... Sayangnya Adis tidak bisa datang karena menemani Kenio perjalanan bisnis." ucap Rachmadi bahagia dengan berkumpulnya anggota keluarganya.

__ADS_1


"Papa....Nyala yang berterimakasih....Tanpa Radit...Sarah...dan pasangan suami istri itu....aku ga akan tergerak mencari kebenaran tiga puluh tahun lalu.


"Udah tugas Papa sebagai orang tua kamu setelah Jatmiko dan Jeni meninggal.... Akhirnya kamu mau pulang....lalu dapat suami kamu kembali." Ucap Rachmadi haru.


"Nyala juga sekaligus mau pamit pulang bersama Mas Anton dan Samudera ke Belanda besok."


"Pak Rachmadi izinkan saya menemani Nyala dan Anak saya Samudera disana....bagi saya jika tetap tinggal disini menambah luka lama." Anton masih sungkan berbicara dengan keluarga Nataprawira.


Rachmadi tersenyum hangat memberikan izin kepada Anton agar ikut istrinya. Dia memberikan kebebasan untuk Nyala mencari kebahagiaannya.


Embun dan Arumi tidak canggung lagi bersama Anton, bagi mereka Anton tetap Pepo yang tak tergantikan. Bagi Nyala Embun dan Arumi Cucu ketiganya, ia tidak masalah jika mereka anak Widanara.


breaking news


"Polisi menangkap terduga jaringan telolet mereka akan berencana melakukan pengeboman perusahaan Kalandra Tecno....dalang perencanaan ini berinisial AS alias Aktar Sutarman.


Ditempat lain Polisi juga mengamankan prostitusi online di sebuah hotel... pelaku utama bernama Diani dan teman kencannya tidak lain sopir pribadinya.


"Polisi menetapkan sebagai tersangka atas nama Ratih Purwasih penjual kosmetik ilegal dari luar negeri....kerugian negara lebih dari dua miliar."


"Tiga hama sudah tertangkap...ada bagian berikutnya." komentar samudera melihat tayangan televisi. Prabu dan Danu shock mendengar berita yang menayangkan penangkap Aktar Sutarman.


"Sebuah rumah dijadikan sebagai tempat perjudian internasional....polisi mengamankan beberapa alat judi bola online dan pelaku telah diamankan atas nama Firdaus dan Marlina sebagai tersangka.


"Ayah maafkan anak mu ini!" Samudera menyampaikan maaf kepada Antoni karena ia akan mengungkapkan kejahatan Tuti yang ditutupi selama ini.


"Polisi mengamankan Tuti Koeswoyo dan Syaiful sebagai tersangka tabrak lari yang mengakibatkan korban mengalami cacat seumur hidup."


"Polisi menangkap Lisa Koeswoyo yang berusaha melarikan diri setelah melakukan penipuan arisan bodong dengan kerugian lima miliar."


Nasib semua hama di tangan Samudera yang bekerjasama dengan Aurora, Prabu dan Danu sudah mengetahui rencana penangkapan ini dari teman Danu yang bekerja di kepolisian.


🌹🌹🌹


Gugurlah Hama..... menginap di hotel prodeo hehehehe jangan lupa vote like dan komentar.


Jodohku Pria Tua menunggu pembaca Aurora Marriage.

__ADS_1


__ADS_2