
"Bagiamana apa kamu mau terima tawaran ini , dengarkan kesempatan emas tidak datang dua kali kapan lagi kamu bisa memperbaiki kehidupan dengan mengunakan jalur cepat ?" tanya Icha yang melihat Hongjie mulai goyah iman.
"tapi apakah tuan Hendrawan tidak akan membunuhku, kalau sampai dia mengetahui bahwa saya berselingkuh dengan istrinya." tanya Hongjie memastikan dirinya tetap aman.
"Tentu tuan Hendrawan tak akan , melakukan hal seperti itu dan melanggar hukum, tentu saja dia mungkin paling hanya marah-marah dan memaki kalian berdua." kata Icha lagi.
"Ini aku akan memberikan uang muka dulu." kata Icha mengeluarkan Amplop tebal di meja kecil di depan sofa mereka duduk.
Hongjie membuka isi amplop biru, berisi uang beberapa gepok uang ratusan ribu.
"Sepuluh juta , untuk tanda kesepakatan, jika semua berhasil dengan lancar aku kan memberikan sosisnya , kamu bisa mendapatkan uang 500 juta, setengah milyar aku rasa cukup banyak hanya untuk kerja yang sangat ringan." kata Icha yang terus membujuk Hongjie untuk ikut dalam rencana mereka untuk menyingkirkan Renata dari rumah Atmanegara.
"Baiklah saya akan melakukan nya." kata Hongjie segera mengambil amplop coklat yang tebal itu.
"berikan nomer handphone mu, aku akan segera mengabari kalau rencana sudah berjalan, kamu hanya tinggal menunggu dan bersiap untuk acting saja." kata Icha.
Hongjie memberikan nomer telfon nya pada Icha dan Icha pun menyimpan serta Miss call memastikan bahwa itu memang nomer kepunyaan Hongjie.
Sementara nyonya Angi hanya diam saja dan mereka semua itu, siapa tau berguna di kemudian harinya pikirnya.
"Kalau begitu kami pamit pulang dulu ." kata Icha dengan senyum yang sumpringah dia benar-benar yakin bahwa sebentar lagi Renata akan pergi dari kehidupan Hendrawan.
Tentu Hendrawan sediri yang akan mengusir Renata karena Monica tau bahwa Hendrawan tidak pernah menduga dan tidak akan bisa menerima dan memaafkan orang yang di cintai menduakan nya.
jangankan menduakan ,di sentuh oleh orang lain saja dia bisa gila dan bisa mematahkan lelaki yang bermain kurang ajar dengan pacarnya.
"Mah...mari kita pergi makan siang, sudah selesai tugas kita hari ini " kata Icha seolah memang mereka di perintah oleh Renata.
__ADS_1
"kami pergi dulu Jie.." kata Icha membuka sopan, etitut nya terlihat sangat anggun dan sopan elegan sekali.
Icha dan nyonya Nagi segera naik mobil kembali dan pergi dari situ.
"Oh... Renata yang malang, sudah aku bilang bahwa kuda liar tak kan berada di istana kerajaan kamu tak akan betah !" gumam Hongjie yang duduk beristirahat di sofa buluknya.
"Seharusnya kamu menikah dengan ku,hidup dengan bebas dan tanpa banyak aturan , kamu bisa jalan dengan teman kamu tanpa aku larang asal tau menjaga batasnya," kamu memang wanita liar yang harusnya tidak hidup dengan putra kerajaan tapi dengan lelaki jalanan seperti aku." gumam Hongjie tersenyum.
"kamu tentu tau kebahagiaan tidak bisa di beli dengan uang meski punya uang banyak itu membuat kita mampu menciptakan kebahagiaan." kata Hongjie lagi memegang amplop coklat yang tebal yang dia dapat dari Icha tadi.
Hongjie segera menutup bengkel nya ,dan segera pergi ke bank untuk menyimpan bunga itu terlebih dahulu.
sementara Icha dan Nyonya Angi telah duduk di restoran nya yang baru di buka olehnya.
Sang pelayan segera menyambut nyonya Angi yang datang , lalu membawa mereka pada ruangan VVIP tempat itu ,sebuah ruangan yang ada disitu , ada beberapa kamar seperti itu lengkap dengan Televisi dan toilet nya .
Tentu saja kalau nyonya Angi dan karyawan bisa mengembang kan restoran itu, dia akan mendapat keuntungan yang sangat besar .
selain mengunakan koneksi dan relasi yang banyak dia juga telah mendapat ke untung dari ketenaran keluarga Atmanegara.
dan banyak pembisnis dari luar negri atupun dalam negeri memilih tempat itu untuk menjamu rekan bisnisnya, meski semua makan sangat mahal tapi tempat dan pelayanan di sana sangat memuaskan ego dan ke sombong tersendiri bagi para pelanggan dan tamu di restoran itu.
"Kamu mau makan apa Icha " tanya nyonya Angi.
"Terserah nyonya saja." kata Icha tersenyum.
"nyonya seperti rencana kota akan berjalan dengan sangat baik dan mulus saya yakin bshwa Hendrawan sediri yang akan mengusir Renata dari rumah Atmanegara kita tak perlu untuk melakukan hal itu , sehingga kita akan terlihat bersih dan sangat terhormat." kata Icha tersenyum penuh arti.
__ADS_1
"tentu saja ,itu sangat menyenangkan sekali aku sudah tidak sabar melihat nya, dan tentu saja aku ingin menyaksikan muka Renata yang akan malu dan terhina tentu aku akan mengabadikan detik-detik itu dan mengunggah di sosial media supaya viral di mana-mana." kata nyonya Angi yang terlihat senang.
"Tentu saja dan tuan Hendrawan akan kembali menurut kehendak nyonya, karena akhirnya mengerti bahwa orang yang di pilih nya dan tidak di restui oleh ibunya itu memang tidak baik ! " kata Icha tersenyum.
"Kamu memang pintar sekali dan pandai mencari solusi dalam setiap masalah yang datang ,tentu kalau kamu jadi istri Hendrawan maka perusahaan kita lebih maju."kata nyonya Angi tersenyum dan mengengam jari jemari."Icha.
"Kamu sekarang memuji dan memuja ku dengan berlebihan nyonya Angi, aku selalu ingat hinaan dan kata-kata kamu saat menghina ku dulu, tentu saja saat ini kita kan menjadi partner yang solid dan kompak dalam hal ini karena musuh kita saat ini sama dan tujuan kita sama , yaitu mengusir Renata, namun setelah Renata pergi dari rumah Atmanegara tentu kamu tau siapa berikutnya?" kata Icha dalam hati.
Mereka segera memakan makanan yang telah mereka pesan dengan senyum kebahagiaan masing-masing karena setapak demi setapak mereka telah menemukan jalan untuk menuju puncak tangga kedudukan di rumah Atmanegara lagi.
sementara di kantor Hendrawan masih berbicara dengan manager Tan Guat Lie , membahas soal data yang baru saja di terima di meja itu ,dan bertanya bagiamana kebocoran keuangan itu bisa di lakukan dan bagaimana orang yang mengirim data itu mendapat rincian yang sangat jelas dan tepat tentang perusahaan nya, tentu itu di lakukan eh orang dalam dan yang punya akses keluar masuk kantornya.
Hendrawan memerintahkan membuka dan menyelidiki serta mengamati CCTV yang ada serta melaporkan kepadanya bila manager Tan menemukan orang itu.
Tentu Hendrawan sendiri lah yang akan megotrogasi orang itu dan mungkin bisa di ajak bekerja sama untuk membuka kedok mamanya yang melakukan sesuatu yang terselubung.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
Semalam Berujung Petaka atau
cinta pertama tak lekang waktu ,
__ADS_1
πππππππππππ