Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Monica depresi !


__ADS_3

Hendrawan kembali menyusuri tubuh Renata yang masih tengkurap itu, mencium Tengku Renata membuat dia merasa geli nikmat.


Kadang Hendrawan menggigit kecil tubuh Renata tak membuat Re, sakit tapi merasa aliran darahnya makin deras mengalir seperti aliran-aliran listrik yang menyengat tubuhnya.


Hendrawan membalikkan tubuh Renata perlahan dan kembali terlentang, megambil bra yang telah di lepas pengait nya.


sepontan Renata menutupi,bagian itu dengan tangganya.


"Kenapa .?" tanya Hendrawan.


"Saya ma..malu .."kata Renata lirih .


"kamu harus membiasakan diri dengan ku ,karena aku suami mu ." kata Hendrawan menyingkirkan tangan Renata pelan namun pasti.


Memandang nya dengan senyum tipis , penuh hasrat, menunduk kan wajah ke sana dan menjilat Koko chips Renata membuat dia menggelinjang manja.


Hendrawan pelan-pelan membelah duren nya, penuh perasaan, melakukan penuh kelembutan supaya Renata merasakan sakit.


Meski pertama merasa sakit lama kelamaan mulai terasa nikmat dan mereka pun mereguk kenikmatan dunia di atas ranjang bersama .


Bercak darah di spray,menjadi saksi untuk Hendrawan bahwa Renata masih Virgin dan telah menyerahkan mahkota malam itu, menjadi miliknya .


" Bagiamana rasanya ?" tanya Hendrawan merebahkan diri dan miring ke arah Renata.


"ehmmm...sakit tapi nikmat ?" kata Renata.


"Mau lagi ..?" tanya Hendrawan.


"Lain kali ." jawab Renata.


"Tapi aku masih ingin lagi." kata Hendrawan.


Tapi...."


Renata belum sempat menyelesaikan kata-katanya dia telah di bekap dengan ciuman oleh Hendrawan.


seperti Hendrawan akan mendaki puncak kenikmatan dengan Renata lagi.


Sementara di tempat lain, Monica sedang membuat rencana untuk merebut Hendrawan meskipun dia sudah tau bahwa , Hendrawan telah menikah dengan Renata .


"Monica harusnya kamu berhenti mengejar nya ,karena dia sudah menikah" kata Matius kakak nya Monica.


"Tidak bisa , bagaimana bisa dia mengabaikan saya begitu saja ,Kak ?" kata Monica kesal.

__ADS_1


"Sampai kapan kamu akan seperti ini, hadapilah kenyataan bahwa Hendrawan tak lagi mencintai mu dan telah memilih Renata." kata Matius mengingatkan adik perempuan nya.


"aku tak akan menyerah Kak, bukankah cinta harus di perjuangan kan ?" tanya Monica.


"Ya..benar tapi dia telah memilih yang lain, Monica. mereka sudah menikah." kata Matius terus memberikan pengertian pada adiknya.


"Kakak masih ingat bukan , kalau aku adalah cinta pertama Hendrawan dan dia pun terus berjuang untuk tetap bersama ,meski ibunya menentang ?" kata Monica sambil mengusap air matanya.


"Bagiamana dia bisa melupakan kenangan manis bersama ,bagaimana bisa Hendrawan meninggalkan demin wanita gendut seperti Renata, dia sangat menyebalkan, Hizxx..hixzz.." kata Monica terus menangis.


Matius memeluk adik perempuan dengan iba, dia sendiri tak tau harus bagaimana, sejak penolakan Hendrawan untuk kembali lagi, membuat pukulan berat bagi Monica.


"Sudahlah kamu ,harus tidur sudah tengah malam,besok kita pikirkan mencari jalan keluar dan siapa tau besok ada jalan keluar, sekarang kamu harus tidur dek, wajahnya terlihat kusam karena kurang tidur , ada kantung mata ah mengurangi kecantikan adik ku , tersayang." kata Matius.


Monica memeluk erat kakak lelakinya, dia meras lebih tenang setelah beberapa saat dalam pelukan kakaknya.


"Sudah tidur ya...?' bujuk Matius lagi merebahkan adiknya di ranjangnya membelai rambutnya dan menyelimuti nya .


Matius memutar lagu-lagu lembut dan menunggu adiknya sampai tertidur, lalu keluar setelah adiknya tertidur pulas karena kecapekan menangis .


Sudah berhari-hari terus saja begitu, tubuhnya terlihat kurus , Matius tak tau harus bagaimana ayah dan ibu sudah tidak ada lagi, mereka telah tiada dalam wabah yang melanda seluruh dunia, Covid 19 telah merenggut banyak korban.


Monica adalah keluarga nya satu ,satunya yang kini dia punya, Matius menjadi seorang dokter di sebuah rumah sakit terbesar dan terkenal di MMC Grup.


"Apa Monica sudah tidur ?" tanya Anggun Istri Matius .


"Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan ?" tanya Anggun.


"apa sebaiknya kita membawa Monica ke Psikiater ?" tanya Anggun.


"mungkin itu solusinya, tapi saya hanya masih memikirkan efeknya, apakah Monica tidak akan marah, dan apa kata teman lain kalau mengetahui hal ini ?" kata Matius.


"kenapa harus perduli apa kata mereka , memang kalau pergi ke Psikiater itu tabu ? orang selalu menafsirkan bahwa orang yang pergi ke Psikiater akan di anggap punya ganggu jiwa atau mental, lucu sekali pemikiran yang sangat sempit !" kata Anggun.


"Ya.. begitu masyarakat kita, padahal kita memang harus pergi ke Psikiater untuk membantu emosional kita." kata Matius menghela nafas nya.


"Sudah kita akan pikirkan nanti, atau lebih baik kita ambil cuti dan mengajak Monica liburan mungkin dia tak begitu setres dan terus mengingat Hendrawan terus." lanjut Matius.


"AaaaAh....!!"Anggun menguap beberapa kali


"Ya,saya sudah pun sangat mengantuk ." jawab Anggun.


Mereka pun tertidur pulas karena sudah capek dan mereka harus berangkat pagi, Matius bekerja sebagai dokter bedah sedang istrinya bekerja sebagai dokter kandungan di rumah sakit MMC Grup yang terkenal itu.

__ADS_1


pagi yang cerah mereka telah berangkat kerja di rumah sakit, anak mereka pun telah berangkat ke sekolah, sedang Monica tinggal bersama asisten rumah tangga mereka.


Waktu siang Anggun dan Matius pergi keluar makan bersama.


"Sayang aku dapat informasi bahwa nona Renata telah suntik KB sebelum mereka menikah ." bisik Anggun pada Matius.


"Serius itu failed atau sekedar gosip." tanya Matius.


"Benar itu bukan gosip,aku mendapat datanya tadi waktu bertemu dengan rekan kerja ku, rupanya nyonya Angi tak ingin punya cucu dari Renata aku dengar sebenarnya nyonya Angi juga tidak setuju Hendrawan menikah dengan Renata, oleh karena itu dia meminta rekan saya itu kerja sama dengan rumah sakit untuk menyuntik KB dan mengatakan bahwa itu Vaksin yang harus di dapat untuk calon pengantin." kata Anggun.


"Lalu kenapa mereka di izinkan menikah, dulu waktu acara lamaran yang sempat viral itu nyonya Angi juga datang, untuk melamar" kata Matius.


"Tentu saja karena Hendrawan, bilang tidak akan menikah dengan wanita manapun selain dengan nona Renata ." kata Anggun.


"Oya... teman kamu itu,apa dekat dengan keluarga Hendrawan ?" tanya Matius.


"Dia salah satu dokter pribadi keluarga Atmanegara ." kata Anggun.


"Jadi Renata tidak tau bahwa dia telah suntik KB ?" tanya Matius.


"Aku rasa dia dan Hendrawan pun tidak mengetahui hal itu." kata Anggun.


"kata rekan kerja ku itu rencana memang segaja ditunda dapat anak oleh nyonya Angi sampai dia menemukan wanita pengganti buat Hendrawan." kata Anggun.


"Kurasa kita bisa memberikan kesempatan untuk Monica ." kata Anggun lagi.


"maksud kamu ?" tanya Matius.


"Suruh saja Monica operasi plastik lagi menjadi wanita lain untuk Hendrawan." kata Anggun.


"Ide yang bagus, aku juga kasihan dengan Monica, kenapa Hendrawan tidak menerima dia kembali padahal waktu terjadi kecelakaan Hendrawan sudah tau kalau Monica hamil."kata Matius.


"ya.. aku pun merasa sakit hati saat , Monica di tolak mentah-mentah oleh Hendrawan ."kata Anggun.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain


Semalam Berujung Petaka atau

__ADS_1


cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2