
"Ah..Kau niih Jie, meski kamu kadang sangat menyebalkan dan kata-kata mu kasar ,namun kamu adalah tempat pelarian terbaik ku " kata Renata.
"Jadi aku ini hanya tempat pelarian bagimu ?" tanya Hongjie.
"Apa kamu keberatan dengan semua itu ?" Renata balik bertanya.
"Tidak asalkan ada imbalan yang sepantasnya." jawab Hongjie.
"Dasar manta duitan ," kata Renata.
"Hai..imbalan nya kan tidak duit bab, pelukan atau hanya sekedar makan malam bersama apakah itu berlebihan ?" kata Hongjie tak terima di bilang mata duitan.
"Baiklah mari kita serius dan membahas apa masalah yang sedang kamu hadapi ?" tanya Hongjie.
" Let's say bahwa lelaki kamu yang sekarang memang menyukai dan mencintai kamu karena memang dia saat koma mendapatkan mimpi dan melihat kamu adalah wanita yang bergaung putih yang di antar oleh Tuhan Yesus padanya oleh karena itu dia mencintai karena alasan Tuhan atau bisa di katakan jodoh dari yang maha Esa baginya ."
"Dan apakah kamu memandang itu sebuah kebenaran atau alasan saja karena dia menginginkan diri kamu ?".
"Alasan kedua kalau memang dia mencintai kamu karena merasa hutang budi pada saat wanitanya pergi meninggalkan nya dan memilih pria lain karena alasan perbedaan keyakinan yang tak mungkin di persatuan meski pun bertahun - tahun bersama dan saling memahami satu sala lain bahkan cinta mereka sangat kuat , dan kamu datang di saat dia tak punya harapan hidup atau patah hati engkaulah wanita yang mengulurkan tangganya di dengan ketulusan dan kepolosan mu, mungkin juga dia mencocokan saat dia koma dan Yesus mengulurkan tangan seorang wanita bergaun putih yaitu kamu ,meskipun body kamu kayak Bola dia akan tetap cinta ."
"Tunggu ..apa kata mu, body aku kayak bola ?" kata Renata.
__ADS_1
"aku bilang meskipun seumpama body kamu kayak bola sekali pun dia akan tetap cinta karena mencintaimu karena melihat ketulusan bukan bentuk body, faham sampai disini ?" tanya Hongjie.
"Oke lanjutkan !" jawab Renata.
"Itu adalah beberapa dari ,kemungkinan yang baik, dan kemungkinan buruknya bila, kamu memang di jadikan semacam balas dendam pada sahabat kamu Andini ,karena kalian berteman dan bersahabat cukup lama, dengan menjadikan kamu kekasih kamu , dia mencoba membuat Andini cemburu atau hanya ingin dapat akses untuk tetap bersama meskipun bukan sebagai suami istri tapi sebagai sebuah keluarga bukakan kamu bilang kamu dan Andini sudah seperti adek kakak?" tanya Hongjie .
Dan hanya di jawab dengan anggukan oleh Renata ,hatinya terasa pedih mendengar kata-kata Hongjie yang terkahir tentu bukan kata-kata Hongjie yang membuat hatinya perih
tapi memang kemungkinan itu yang masih terpikirkan oleh Renata bahkan masih menghantui pikiran nya meski berulang kali mereka selalu meyakinkan bawa tidak ada jalan kembali bagi mereka.
Renata hanya ingin menjaga, perasaan nya sediri dia hanya takut ketika Hendrawan sembuh dari sakitnya seorang yang tampan dan kayak raya, tentu tak lagi membutuhkan dirinya , Renata hanya takut bila perasaan Hendrawan berubah dan meninggalkan dirinya.
Tentu itu sangat menyakiti kalau harus terjadi sedangkan disisi lain selama ini , Hendrawan selalu mengatakan hanya akan mencintai Renata tidak akan kembali pada ex girlfriend nya .
Dulu sekarang bahkan sampai nafas terakhir nya Hendrawan berjanji hanya Renata lah yang di hati .
Salahkan Renata yang masih terus meragukan cinta Hendrawan? tentu bila dia bertanya pada Andini pasti Andini akan berkata kalau Hendrawan berkata demikian ya demikian dia itu seorang lelaki yang tidak suka mengobral janji tipe lelaki setia yang pernah dia temui.
Namun sebagai seorang wanita tentu saja kita juga punya ketakutan tersendiri.
"Jadi menurut kamu Jie, apakah kemungkinan terakhir itu, lebih besar dari kemungkinan yang lain ? " tanya Renata.
__ADS_1
"Seharusnya kau tanya pada hati kamu Re cobalah kamu jujur dan mengevaluasi diri, tapi aku rasa kemungkinan yang yang pertama itu lebih, banyak karena kalau dia ingin balas dendam pada Andini harusnya cari wanita yang lebih dari Andini bukan Bola seperti kamu ! " kata Hongjie dengan gaya ejekan nya yang membuat Renata mencubit pinggang Hongjie.
"Ampun - ampun ..!" jerit Hongjie.
"Nona Renata !"
Renata berhenti dari mencubit Hongjie dan mereka berdua menoleh ke arah sumber suara .
Dua lelaki tinggi besar berada di sana.
"ya ada apa ,"siapa kalian ?" tanya Renata.
"Kami di perintahkan oleh Tuan Hendrawan untuk membawa Nona pulang.
"Apa...!" teriak Renata terkejut.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
__ADS_1
jangan lupa dukung. kisah Lain Semalam Berujung Petaka atau cinta pertama tak lekang waktu ,
ππππππ