
Renata tidur dengan tenang , dia telah pun menghubungi temannya untuk membantu dia mereka pertemuan dengan nyonya Angi.
Re nanti akan mengajak nyonya Angi bertemu di cafe dekat rumah bahkan Renata sudah memesan dua tempat dan dipastikan temannya bisa merekam membuat video dengan jelas.
Renata sediri yang menjemput bola dia yang telah menentukan jam bertemu yaitu jam sepuluh pagi di cafe yang telah di pesannya.
Pagi hari itu semua sudah di siapkan dengan baik oleh Renata tinggal menunggu kedatangan nyonya Angi.
notifikasi suara telfon masuk dari teman akrabnya yaitu May yang di tugaskan untuk menjadi orang kepercayaan Renata untuk membantu membuat dokumentasi pertemuan mereka.
"Hello May ?" jawab Renata.
"Hai..nyonya Angi baru masuk cafe ." kata May
"Oke ,kamu di sana sebentar lagi paling dia akan menelfon ku," jawab Renata.
"Oke sampai jumpa nanti ." kata May mematikan telfonnya.
Baru beberapa saat mematikan telfonnya nyonya Angi menelfon Renta untuk datang ke cafe tempat mereka berjanji.
"selamat siang nyonya," sapa Renata membungkuk bangun dan sopan .
"tidak usah basa-basi aku tak punya waktu untuk meladeni mu." kata Nyonya Angi penuh dengan ego dan sombong nya .
__ADS_1
"segera tanda tangani surat ini dan secepatnya pergi dari kehidupan kami ." perintah Nyonya Angi dan menyodorkannya selembar kertas berisi surat perjanjian.
Renata membaca tulisan yang tertera di sana , inti dari tulisan itu bahwa Renata bersedia menjauh dan meninggalkan Hendrawan dengan imbalan sebesar dua milyar dan bila Renata melanggar maka , pihak nyonya Angi berhak menuntut dua kali lipat dan nyonya Angi telah pun menanda tangani surat perjanjian itu.
"seandainya nyonya Angi ada dalam posisi saya, di beri tiga permintaan yang pasti di kabulkan atau lampu Aladin nya , apa yang anda pilih ? " kata Renata.
"Sudah aku katakan aku tak punya waktu untuk semua omong kosong mu ," jawab nyonya Angi.
"Nyonya tentu aku akan memilih lampu Aladin yang akan mengabulkan semua permintaan saya berkali kali tidak hanya tiga permintaan buang pasti di kabulkan , nyonya uang 2 milyar dan ruko itu terlalu sedikit untuk membuat aku meninggalkan orang yang sangat aku cintai dan satu-satunya orang yang benar-benar mencintai aku saat ini." kata Renata.
"sudah jangan berbelit-belit,tanda tangani saja," kata Nyonya Angi.
"Kalau saya tidak mau ?" tanya Renata.
"Aku tak pernah bilang seperti itu nyonya ?" jawab Renata.
"Kamu jangan main-main dengan aku , perempuan tak tau diri ?"
"Apa salahnya memperjuangkan cinta kamk ,nyonya Angi ?" tanya Renata.
"Apa kamu masih bermimpi untuk menjadi Cinderella di siang hari bolong, kamu bis sepulang dan bercermin lah , apa mungkin gembel seperti kamu akan jelek pendek gendut layak menjadi pendamping bagi putraku Hendrawan Atmanegara ?" tanya nyonya Angi.
"Lalu apakah anak di luar nikah nyonya yang pantas ?" tanya Renata.
__ADS_1
"Plakkk '!
tampar keras mendarat di pipi Renata.
"nyonya jangan terbiasa mengunakan kekerasan pada saya, tempat seperti nyonya bilang bahwa saya memang anak jalanan Yanga yang telah belajar bertahan dari kerasnya hidup, jangan membaktikan singa tidur Nyonya, pada saat ini anda punya kekuasaan dan semuanya untuk dapat menghina harga diri dan orang yang kau anggap miskin dan tak layak ,namun jangan lupa dari mana nyonya di ambil oleh kakek dari Hendrawan, sama bukan di tong sampah ." kata Renata penuh amarah dan emosi.
Tangan nyonya Angi yang mau melayangkan tampar ke muka Renata segera di tahan oleh Renata dengan sigap.
"semula saya, hanya menginginkan hidup dengan Hendrawan saja tapi melihat dan mengetahui siapa nyonya Angi yang terhormat ini, maka saya harus berada di sisi Hendrawan untuk melindungi nya ." kata Renata megambil kertas yang di sodorkan di mejanya dan segera pergi meninggalkan tempat itu tanpa berpamitan.
Genderang pernah telah di tabuh oleh kedua belah pihak ,tentu saja Renata harus berhati-hati setelah ini , desas-desus dari kisah Monica Nyonya Angi lah yang telah merekayasa kasus kematian Monica.
tiada kemungkinan bahwa nyonya Angi akan melakukan hal sama , namun setidaknya dia telah mendapatkan beberapa bukti tentang kekerasan yang dilakukan nyonya Angi dan juga surat perjanjian itu.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung.
kisah Lain Semalam berujung petaka atau cinta pertama tak lekang waktu ,
__ADS_1
ππππππ