Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Nyonya punya brondong baru tuan.


__ADS_3

Leonardo masih punya tugas menemani, nyonya Angi selama seminggu namun kata nyonya Angi dia tidak di izinkan keluar dari apartment itu, semua yang di butuhkan nya akan di penuhi oleh nyonya Angi.


"Tentu sangat membosankan kalau, hanya di apartment saja,Gi.. " kata Leonardo ketika di beritahu peraturan nya.


"Ya..kalau tinggal disini memang begitu peraturannya, kecuali tinggal di luar dan hanya bertemu seminggu tiga kali misalnya, bagiamana apa kamu mau menerima tawaran ku ?" kata nyonya Angi.


"Apakah hanya menemani anda tidur disini ?" tanya Leonardo.


"Ya .. hanya butuh seperti itu, di manjakan dan memanjakan mu." kata nyonya Angi.


"Tapi kalau kamu mau menjadi simpanan di sini ,kamu harus memutuskan pacar mu dan anggap saja kita pacaran , aku akan membayar 25 juta perbulan " kata nyonya Angi.


"Tawaran cukup menarik ." saut Leonardo tersenyum dan kembali mendekati nyonya Angi.


Tampaknya Leonardo ingin , membuat nyonya Angi terpesona dengan kekuatan, ketahanan nya di ranjang dan tentu bukan saja permainan Leonardo tapi dia juga pintar berkata-kata manis dan pintar memijit dari tempat Diaman orang kecapekan sampai tempat yang menimbulkan rangsang , dia seorang yang pintar untuk mencari titik lemah wanita yang menjadi pasangannya ,baik secara fisik atau emosi seorang yang mudah akrab dan mengakrabkan diri .


Leonardo sudah pintar melakukan hal itu , karena dia besar di perkampungan kumuh dan juga pernah tinggal di gang Dolly yang terkenal dengan bisnis lendirnya itu, Leonardo sering membayar uang kontrakan rumah dengan memuaskan ibu kosnya.


Tentu saja,tidak ada yang mampu menolak rayuan yang sudah mahir meski umurnya baru muda , zaman sekarang memang sangat mudah mencari jawab akan segala sesuatu selama punya Handphone android dan paket data tentunya, mencari semua di google serasa pintu jendela pengetahuan sedikit terbuka.


Leonardo memijit Tengku nyonya Angi perlahan memberi kelegaan pada lehernya yang katanya sedikit tidak enak karena mungkin dia memakai bantal terlalu tinggi atau kebanyakan main handphone.


Leonardo memberi sedikit minyak zaitun lalu kemudian memijit dari arah leher ke bahunya , pelan membuat nyonya Angi tersenyum.


"Kamu pintar memijit juga ya ?"" tanya nyonya Angi.


"ya . ..baru belajar, Tante ..!" jawab Leonardo .


"Baguslah kalau kamu serba bisa tentu istri kamu akan bahagia ,kamu serba bisa ?" kata nyonya Angi .


"Tentu tak ingin menikah dengan ku ?" goda Leonardo .


"Terlalu muda, akan membuat keributan kalau orang tau, tentu kamu kenal kan siapa aku ?" tanya nyonya Angi.


"tentu saja, ibu dari tuan Hendrawan Atmanegara yang terpandang dan terhormat." jawab Leonardo.


"Kalau bisa memilih tentu aku ,sudah menikah dengan brondong kesukaan ku, tapi posisi ku membuat aku tak bisa melakukan nya ?" kata Nyonya Angi.

__ADS_1


"Kenapa tidak ,toh sekarang banyak yang menikah beda umur , tak akan menjadi maslah ?" kata Leonardo.


"Tentu saja tidak ,semudah yang kamu katakan karena kita masih hidup di negara Indonesia yang masih banyak yang belum menerima hak itu beda kalau di luar negri ." kata Nyonya Angi.


"Iya meski banyak hal yang seperti itu terjadi memang masih tetap menuai pro dan kontra dalam masyarakat Indonesia dan di agak aneh jika menikah beda umur terlalu jauh tentu banyak netizen yang berkompeten pedas dan julid pada hal semacam itu." kata Leonardo mengiyakan perkataan nyonya Angi.


kita tinggalkan nyonya Angi yang sedang berbincang dan mengobrol banyak hal dengan Leonardo brondong nya itu, yang cukup pandai sehingga enak di ajak mengobrol dan bertukar pendapat sebab dia mampu mengimbangi semua diskusi dan pembicaraan.


----------\+\+\+\+\+\+\+-----


Di rumah besar keluarga Atmanegara , Renata dan Hendrawan sedang makan malam sambil berbincang-bincang.


"Mama pergi kemana kak ?" tanya Renata.


"Katanya sih ada urusan pekerjaan ." jawab Hendrawan sambil menyuapkan makanan ke mulutnya.


"Kenapa ?" tanya Hendrawan.


"Beliau pulang sebelum acara pernikahan bukan ?" tanya Renata.


"Tentu saja , bagiamana mungkin beliau tak hadir pada pernikahan anaknya m" tanya Hendrawan.


"kurang dari tiga Minggu , saya mengirim beberapa undangan pads teman saya, dan nanti kamu bisa mengundang beberapa teman kamu,tidak usah banyak karena saya tidak ingin terjadi ke gaduh , beberapa stasiun televisi ada yang datang ,mungkin itu cukup bagus supaya tidak terjadi lagi orang membuat berita negatif tentang mu ." kata Hendrawan lagi.


"Terimakasih ,Honey." jawab Renata tersenyum padanya.


"Besok saya akan ke kantor dan kamu di rumah saja dulu jangan kemana mana kalau pergi , kamu harus minta izin pada ku, mengerti !" kata Hendrawan.


"Yes .,sir " jawab Renata membuat Hendrawan tersenyum.


"Ayo kita tidur ."kata Hendrawan segera berdiri begitu juga dengan Renata.


mereka bergandengan tanggan menuju lantai atas dan segera membersihkan diri sebelum tidur .


"Re, saya ke ruang kerja sebentar kamu bisa tidur dulu ." kata Hendrawan segera pergi dari tempat itu .


Hendrawan segera menuju ke ruang kerjanya, dan menelfon orang orang kepercayaannya,

__ADS_1


"apa kamu tau di kota mana mama saya pergi ?" tanya Hendrawan.


"Beliau tidak pergi keluar kota tuan, hanya di apartment seperti membawa Brondong baru , lelaki yang duku sudah di usir dan di putus karena mengunakan apartment beliau untuk berpesta dan minum-minum." jawab orang itu .


"Bagiamana soal keuangan, apakah beliau masih melakukan aktifitas mencurigakan ?_ tanya Hendrawan.


"Sepeti beliau tau sedang anda awasi sehingga tidak melakukan apapun atau membeli sesuatu yang di atas normal." jawab orang itu lagi.


"apakah kamu sudah menyelidiki kematian kakek yang tiba-tiba ?" tanya Hendrawan.


"Untuk sementara belum bisa di simpulkan ,tapi dari pelayan yang paling lama di tempat ini mengatakan bahwa , Beliau baik-baik saja sebelum meninggal," kata dokter beliau mengalami serangan jantung, yang membuat beliau meninggal." kata orang itu.


"Jadi menurut kamu tak ada yang mencurigakan ?" tanya Hendrawan lagi .


Memang agak aneh saat mengetahui kakeknya meninggal ,meski tak bisa di naifkan bahwa hidup dan mati itu di tangan Tuhan.


" Ya.. tuan tapi dari penjelasan pelayan , yang dulu bekerja dengan kakek anda ,beliau mendapat serang jantung setelah minum obat dan mendapat telefon seseorang." kata orang itu.


"Tolong selidiki siapa yang menelfon dan cari tau apa yang dia katakan pada beliau." kata Hendrawan.


"Siap ,tuan. " jawab nya.


"Ya ,sudah teruskan penyelidikan nya dan beri tau secepatnya kalau sudah bertemu atau tau siapa yang telah menelfon kakek waktu itu." kata Hendrawan.


"Siapa tuan !" jawab orang itu.


Hendrawan segera menutup telfonnya dan keluar kamarnya.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain


Semalam berujung petaka atau

__ADS_1


cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2