Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Stefanus kecelakaan.


__ADS_3

Sementara di rumah Atmanegara nyonya Angi meminta Icha segera pergi dari rumah.


"Icha kamu sebaiknya segera pergi dari sini." kata nyonya Angi.


"Kenapa harus pergi ?" kata Icha.


"Bukankah tadi kamu dengan sendiri dari Hendrawan ,bahwa kamu harus pergi karena istrinya tidak ada di rumah ?" kata nyonya Angi.


"seperti rencana kamu, akan gagal total jadi pergilah sebelum sesuatu terjadi makin parah dan melibatkan saya." kata nyonya Angi.


"O rupanya anda mau cari aman ?" kata nyonya Angi .


"cari aman dulu dalam hal ini ,aku tidak ikut campur ." kata nyonya Angi membela diri.


"Tapi bukankah nyonya juga ikut ke sana dan mendukung apanya yang aku lakukan ?" kata Icha.


"Aku tidak mengatakan apapun ?" kata nyonya Angi.


"lebih baik kamu pulang ke apartemen kamu dulu nanti kita bicarakan lagi , aku rasa kamu terlalu terburu-buru untuk menggoda Hendrawan, seharusnya kamu tidak lancang masuk ke kamar nya." kata nyonya Angi.


"Aku tidak yakin kalau Hendrawan ,tidak menyelidiki sediri kasus ini." lanjut nyonya Angi.


"Maksud nyonya dia akan cari Hongjie ?" tanya Icha.


"Tentu saja ,lebih baik kamu segera cari Hongjie dan buat dia tutup mulut sebelum dia bertemu dengan Hendrawan, kalau dia bertemu Hendrawan aku rasa dia tidak akan bisa berbohong, dan matilah kita." kata nyonya Angi.


"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu." kata Icha segera melangkah keluar rumah Atmanegara dan pergi mengendari mobilnya.


"seperti rencana Icha ,tak berjalan sesuai rencana lebih baik ,aku tidak ikut campur terlebih dahulu." nyonya Angi membantin.'


Icha mencoba menelpon Hongjie tapi tidak di angkat oleh Hongjie karena , sibuk memperbaiki motor pelanggan.


Sementara di tempat Hongjie bekerja sudah terparkir mobil Hendrawan Atmanegara dengan beberapa mobil lainnya, yang pasti mobil para bodyguard nya.


"Silahkan tutup bengkel anda ,tuan Hendrawan ingin berbicara dengan anda ." kata Agus Salim salah satu bodyguard Hendrawan yang turun dan segera setelah sampai ke bengkel Hongjie.


"Sudah ku duga ." kata Hongjie segera berdiri dan menutup bengkel nya tersisa pintu kecil untuk masuk.


Agus segera menghampiri mobil tuan Hendrawan ,lalu membuka pintu untuk nya.


"Tuan silahkan ." kata Agus.


Hendrawan segera keluar dari mobilnya melangkah masuk ke bengkel Hongjie dan duduk di depan Hongjie menunggu nya di dalam dan masih berdiri di tengah diantara dua orang bodyguard tuan Hendrawan.


"Kamu tentu sudah tau apa maksud aku datang ?" tanya Hendrawan.

__ADS_1


"ya, anda akan bertanya tentang kejadian, malam itu bukan ? "Hongjie balik bertanya.


"Langsung saja tidak usah berbelit." kata Hendrawan.


"sebenarnya saya dan Renata tak ada hubungan apa-apa saya rasa andalan yang ada dengan nona Icha." kata Hendrawan.


"Nonsense ! " bantah Hendrawan.


"nona Icha bilang dia adalah kekasih anda di masa lalu, dan dia juga bilang betapa tersiksanya Renata di samping anda , karena anda terus mengekang dan menjadikan dia seperti burung dalam sangkar emas ,apakah anda tau bagaimana dia seorang yang terbiasa bebas dan hidup di jalan lalu atas nama.cinta anda seolah menempatkan dirinya dalam belenggu cinta." kata Hongjie.


"Apa dia curhat kepada mu, atau itu hanya persepektif kamu ?" tanya Hendrawan.


"kenapa anda menuduh begitu, anda melakukan atau tidak itulah yang harus anda jawab." kata Hongjie.


"Tentu anda akan menuduh Renata bosan atau tak cinta lagi bila dia meminta kebebasan, tentu saja dia akan diam karena anda akan marah dan dia akan mendapat hukuman." kata Hongjie lagi.


"Itu bukan urusan kamu." kata Hendrawan.


"Tentu saja, saya hanya kasihan pada Renata." kata Hongjie.


"Apa kamu mencintai nya ?" tanya Hendrawan


"Kalau aku mencintai nya ,apa kamu akan akan memberikan dia pada ku ?" tanya Hongjie


"PLakkkk !" suara tamparan keras mendarat di pipi Hongjie.


Hongjie mengelap sudut bibirnya yang mengeluarkan darah dan tersenyum sungguh pemandangan yang akan membuat orang yang melihat jadi darah tinggi.


Agus Salim sudah hendak maju dan ingin memukul Hongjie tapi di tahan oleh tuan Hendrawan dengan gerakan tangganya.


"Saya tanya sekali lagi, apa kamu menyentuh istri saya di hotel itu ?" tanya Hendrawan.


"Iya saya menyentuh nya." kata Hongjie tersenyum.


"Brengsek." kata Hendrawan berdiri dan menampar pipi Hongjie.


" Kamu mau mati !!!" teriak Hendrawan.


"Apa kamu akan percaya, kalau aku katakan bahwa aku dan Renata tidak ada apa-apa di malam itu , aku hanya membuka bajunya dan. berfoto seolah kami tidur bersama !" teriak Hongjie.


"Anda sendiri bahkan tidak bisa mempercayai istri yang telah kau nikahi dan kau tiduri, bagiamana bisa anda membiarkan istri yang hamil muda pergi di malam gelap , lelaki macam apa anda !" teriak Hongjie tak kalah sengit .


Hongjie merasa kecewa karana dia berfikir sahabatnya,TTM nya akan hidup bahagia dengan tuan Hendrawan Atmanegara yang konon sangat mencintai nya dan akan membuat dia bahagia yang kata raya dan bisa memberikan semua yang di inginkan oleh Renata, hatinya terasa sakit melihat berita dan beberapa video yang di lihatnya di beberapa sosial media.


"Apa kamu bisa membuktikan perkataan kamu, jika tidak kamu tidak akan aku biarkan hidup tenang. " kata Hendrawan.

__ADS_1


"Tentu saja , sebentar ." kata Hongjie.


Hongjie segera menelfon sahabat Stefanus yang telah menyimpan bukti-bukti yang ada , Hongjie sengaja memberikan semua pada Stefanus supaya di simpan di tempat yang aman supaya ,kalau Icha datang dia tidak akan menemukan nya dan buka terjadi sesuatu dia bisa membuat itu ,jadi bukti.


"Hello , Hongjie ada apa ?" jawab Stefanus.


"apakah kamu sibuk, bidang kamu datang kemari dan membawa bukti itu me bengkel, tuan Hendrawan ada di sini ." kata Hongjie.


"Saya masih ada kerja di kantor , sebentar lagi makan siang aku ke sana." kata Stefanus.


"Sepeti tidak bisa terlalu lama ." kata Hongjie.


"Ada di rumah ,baiklah aku minta izin ambil dulu." kata Stefanus


"Aku ada Video waktu ambil foto ,aku akan segera mengirimkan untuk mu, rencananya memang aku, juga ingin mengirim pada tuan Hendrawan tapi belum mendapat kontak personal nya."kata Stefanus.


"Ya .. kirimkan pada ku." kata Hongjie.


Kalau telfon di matikan dari sana tak berapa lama setelah itu pesan dari Stefanus sampai sebuah video Hongjie dan Renata yang ada di hotel malam itu bagaimana dia masuk membuka baju dan berfoto lalu pergi.


Handphone Hongjie bergetar kembali , Stefanus menelfon tapi bukan suara dia.


"Hello .! apa anda , soudranya orang yang punya handphone ini, dia mengalami kecelakaan sekarang sedang di bawa ke ambulance ." kata orang dari sebrang sana.


"Apa..., Stefanus kecelakaan !! " kata Hongjie panik .


"akan di bawa ke rumah sakit mana ?" tanya Hongjie.


"Rumah sakit permata ." kata orang itu .


"tuan saya harus pergi sekarang , teman saya kecelakaan." kata Hongjie segera mengambil tas kecil yang bias dia bawa.


"saya akan jelaskan nanti, berikan nomer handphone anda." kata Hongjie.


Hendrawan menyerahkan kartu namanya dan segera keluar dari tempat itu sedangkan Hongjie segera menutup bengkel nya dan segera melaju ke rumah sakit yang di beritahukan oleh orang itu.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain


Semalam Berujung Petaka atau

__ADS_1


cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2