
Emely seperti mendapat lampu hijau dari Hendrawan, sehingga dia sering datang ke apartemen Hendrawan.
Dan tentu itu , terkadang sangat menggangu waktunya istirahat , Hendrawan mencari pekerjaan di sana supaya tidak terlalu bosan menunggu.
Pada suatu hari Hendrawan mencoba untuk berbicara baik-baik pada Emely bahwa hubungan mereka akan hanya sebatas teman.
Dan itu membuat Emely marah, tak terima dengan penolakan Hendrawan , Emely yang bias bersikap lembut pada Hendrawan mulai terlihat sifat aslinya .
Tentu saja sebenarnya ini sudah di prediksi oleh Hendrawan,dari semula Hendrawan sudah membaca sifat Emely yang , memaksakan kehendaknya untuk menyuruh Hendrawan memakan makanan yang di sukai nya.
Hendrawan tidak menyukai makan yang terlalu manis , meski dia bukan anti makanan manis , tapi Emely sangat menyukai sesuatu yang sangat manis.
sebenarnya itu bukan masalah besar bagi Hendrawan senadainya Emely tidak menjejalkan makanan nya pada Hendrawan meski sudah di bilang bahwa dia tidak menyukainya makanan yang terlalu manis.
Beberapa hari Emely tidak datang ke apartemen Hendrawan .
dan tentu itu tidak menjadi masalah baginya.
Saat Hendrawan pergi kerumah sakit untuk mengadakan cek Up beberapa hari di rumah sakit .
Dan saat pulang dia, agak kaget karena apartment nya terlihat bersih dengan semua barang-barang.
Emely telah membawa beberapa pakaian Hendrawan berharap Hendrawan mau menemuinya dan mau pindah ke rumahnya.
meskipun Emely berbuat demikian , Hendrawan tetap tidak mau datang pada Emely dan tetap tinggal di apartemen yang dia sewa meski tak begitu besar namun dia senang tinggal di sana.
selain dekat dengan rumah sakit dan view tempat sangat bagus karena mengahadapi ke taman .
Saat di balkon apartemen untuk duduk dan membaca buku, dia tetap dapat menikmati suasana taman.
Hendrawan sangat menyukai taman dan kebun dan beberapa teman nya juga tinggal di dekat apartemen nya .
dan juga dia punya beberapa teman yang ada yang bekerja sebagai Suster di rumah sakit di mana Hendrawan di rawat.
suatu siang Hendrawan di datangi seorang pemuda ,yang tak lain adalah anak angkat dari Emely.
__ADS_1
Hendrawan mempersilahkan pemuda itu untuk masuk ke apartemen nya.
Tentu saja Hendrawan kenal dengan pemuda yang ada di depannya .
Hendrawan sudah pernah bertemu beberapa kali dengan pemuda itu dan Emely pernah mengenalkannya pada .
setelah di persilahkan , pemuda itu duduk duduk di sofa dengan Hendrawan.
"Bro , kedatangan saya kesini hanya meminta bantuan kalau boleh saya meminta, jauhi ibu saya," kata pemuda itu.
"Seharusnya anda meminta kepada ibu anda, bukan kepada saya ," jawab Hendrawan.
"Saya sudah berusaha memberikan pengertian pada ibu anda, bahwa kita hanya bisa sebatas teman saja, namun ibu anda lah yang menginginkan , saya untuk menjadi partner hidupnya " kata Hendrawan lagi.
"Saya tidak berani meminta ibu saya menjauhkan dari anda , oleh karena itu saya meminta kepada anda" Kata pemuda itu.
"Saya rasa ,saya tidak bisa menghentikan orang mencintai saya , begitu juga sebaliknya saya tidak bisa mencegah orang membenci saya, seperti anda yang tak bisa menyukai saya , namun saya juga tidak akan memaksa anda untuk menyukai saya ," jawab Hendrawan.
"Aku akan memberi imbalan sepantasnya , kalau anda mau menjauhi dan tidak berhubungan lagi dengan ibu saya ," jawab pemuda itu, menyodorkan cek kosong di depan Hendrawan namun Hendrawan hanya tersenyum pada pemuda itu.
"apakah kamu, tidak mengerti bahwa ibu anda mempunyai riwayat gangguan psikologis sehingga dia mudah depresi atau emosi ?" tanya Hendrawan pada pemuda itu .
" Ya saya tau, "jawab pemuda itu datar .
"Apakah anda tau bahwa mengalami penolakan yang frontal akan membuat emosi ibu anda labil dan tak stabil sehingga akan menggangu kesehatan nya ?" tanya Hendrawan lagi.
"Ya .. dari dulu ibu tidak bisa di tolak atau di acuhkan dan tidak pernah begitu, ibu mendapatkan semua yang beliau mau, jawab pemuda itu lagi.
"Pulang lah yang perlu kamu awasi bukan lah saya tapi ibu anda , " jawab Hendrawan mencoba memberi pengertian pada pemuda itu yang hanya manggut-manggut setelah dapat penjelasan dari Hendrawan .
"Ya ..sudah kalau begit Bro" saya pamit jawab pemuda itu lalu berdiri dan segera pergi dari apartemen Hendrawan.
Hendrawan berpikir masalah sudah selesai, namun teryata tidak , setelah pada akhirnya Hendrawan memilih menolak bertemu dengan Emely dan tidak pernah membuka pintu apartemen untuk wanita itu.
itu membuat Emely sangat marah dan meneror apartment tempat Hendrawan tinggal , kadang tengah malam Emely datang menggedor-gedor pintu rumahnya.
__ADS_1
membuat Hendrawan tidak cukup tidur dan kesehatan menurun, dia segera di bawa ke rumah sakit dan menginap di sana.
Emely berusaha menjenguk namun tidak di izinkan oleh suster yang ada disitu , apalagi suster itu mengetahui siapa Emely.
banyak suster yang ada disitu mengasihi Hendrawan sehingga banyak yang memikirkan keselamatannya.
Ten kuliahnya Catarina dan Laura juga bekerja di rumah sakit itu ,dulu waktu mereka dalam ke sukar Hendrawan lah yang membantu mengulurkan tanggan untuk mereka .
Tentu mereka seperti ingin membalas Budi dengan membantu Hendrawan di tambah Hendrawan seorang yang baik hati dan selalu membantu orang yang membutuhkan.
Setiap hari Minggu , Hendrawan selalu ikut menjadi sukarelawan dan tim doa untuk anak-anak yang sakit di sana atau yang kena penyakit serius yang terpaksa harus tinggal di rumah sakit .
Anak-anak disana sangat menyukai Hendrawan karena dia juga pandai bercerita serta memberi nasehat pada anak-anak .
di rumah sakit itu dari anak-anak hingga suster banyak yang kagum dan menghormati nya.
Beberapa hari di rumah sakit , sangat membuatnya bosan selain tidak bisa pegang Handphone lama, dia tidak bisa menelfon atau memantau Renata tentu itu adalah sebuah siksaan baginya.
begitulah sang posesif kalau tidak dapat akses untuk memantau Renata dia ,merasa susah dan curiga .
semua sosial media yang di pakai Renata telah di sadap olehnya , tentu dia akan mengetahui kalau Renata melakukan pelanggan dengan tebar pesona makan kena pasal berlapis.
Hendrawan selalu punya alasan yang tepat. untuk mematahkan argumentasi Renata saat dia mulai memberontak katanya
"ini semua karena perintah Tuhan yang harus mejadikan mu pribadi yang lebih baik,karena Tuhan bilang akulah yang dapat menangani dan menuntun mu kejalan Tuhan dan mengurangi kenakalan kamu yang suka tebar pesona dan mengombali pria."
Tentu saja alasan ini adalah perintah Tuhan saat Hendrawan sakit dan koma lalu, berjumpa Tuhan Yesus.akan selalu memang dan membuat Renata patuh karena dia sangat takut kepada Tuhan Yesus ,meski pun dia juga tak baik-baik sangat hobby suka iseng dan megombal memang sulit di hilangkan olehnya, namun sejak dengan Hendrawan dia terpaksa melakukan nya. demi menjaga Hendrawan tidak sakit karena ulahnya dia harus menahan diri.
"Sanggupkah Hendrawan merubah Renata jadi lebih baik dan Renata menurut terus pada Hendrawan atas nama cinta ? '
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All ."
__ADS_1
ππππππππ