
Renata dan Hendrawan pulang , malam dan segera mandi karena mereka makan di luar, nyonya Angi juga kemauan sibuk dan jarang di rumah semenjak membuka restoran dan yayasan amal , namun karena Hendrawan sudah mengetahui beberapa penyelewengan dana yang doa lakukan maka yayasan Amal tidak jadi di resmikan dengan alasan tidak mendapatkan izin dari pemerintah.
Padahal itu terjadi karena Hendrawan sudah memegang perusahaan itu dan sangat teliti dalam menjalankan semua bisnisnya, sehingga sangat sulit untuk mencari tambahan uang dari perusahaan nya .
meski sebenernya nyonya Angi mendirikan yayasan itu untuk megambil uang dari perusahaan Hendrawan dengan alasan untuk yayasan amal dan juga mendapat ketenaran karena , nyonya Angi di liput beberapa media untuk Amal itu.
Tentu bisnis yang menguntungkan saja yang akan di jalan kanannya supaya dia juga punya uang sediri.
"Hendrawan benar-benar keterlaluan?" keluh nyonya Angi yang tinggal di apartment nya dengan Billy.
"Kenapa sayang...?" tanya Billy yang sok perhatian.
"Hendrawan telah megambil kredit Card ku , kalau aku tetap ingin memakainya maka tagihannya harus aku sendiri yang harus bayar." jawab Nyonya Angi kesal.
"bukakan anda sudah membuka restoran baru yang cukup mewah dan terkenal." kata Billy memijat pundak nyonya Angi.
"bolehkah saya bantu - bantu kerja di sana ?" tanya Billy lembut.
"Tidak perlu nanti kalau kamu kerja kecapekan , siapa yang akan memijit dan memanjakan ku," tanya Nyonya Angi.
"Tentu kita akan saling memijit ." kata Billy namun nyonya Angi lalu menarik Billy ke kamar
Apalagi kalau tidak main kuda-kudaan, kali ini nyonya Angi tidak mengetahui bahwa Billy telah menyiapkan kamera tersembunyi di kamar dan posisinya pas mengarah ke ranjang.
Ada beberapa yang di pasang di sudut-sudut yang mengarah ke ranjang supaya dari berbagai sisi nyonya Angi bisa terlihat dengan jelas.
Billy menyiapkan beberapa alat pengikat di dekat ranjang , dari tadi sebelum kamera di nyalakan.
melihat hal itu, otak nyonya Angi bertraveling ke imajinasi lebih liar dan agresif, tentu saja itulah yang memang Billy Syahputra arahkan, jadi nanti seolah-olah Billy lah yang mengalami pelecehan oleh nyonya Angi .
Ide berlian itu ,di beritahu oleh Icha, tentang barunya yang cantik dan pintar itu, dia mengingat untuk berjaga-jaga pada nyonya Angi karena dia bisa membuangnya kapan saja.
__ADS_1
kilas balik beberapa hari lalu mereka yaitu Billy dan Icha sedang mengobrol di apartment Icha.
" Billy aku sudah tau kok , kalau kamu adalah brondong peliharaan nyonya Angi." kata Icha .
"Ah..jadi malu, apa kamu tidak akan berteman dengan aku, saat kamu telah mengetahui hal itu ?" tanya Billy.
"Tidak toh ,kamu masih aku undang minum kopi disini bukan ? " jawab Icha.
"Aku cuma ngasih saran, kepada kamu untuk merekam aktifitas ranjang kamu dengannya ," kata Icha .
"Kenapa harus begitu?" tanya Billy.
"Itu buat jaga-jaga kamu , nyonya Angi itu mudah bosan , dia akan membuang kamu kalau dia menemukan yang baru dan lebih bagus atau kalau kamu membuat hatinya kesal dia akan membuang mu begitu saja, kalau kamu punya video itu maka kamu bisa menjadikan ATM buat kamu ?" kata Icha
"Maksud kamu" tanya Billy masih belum menangkap maksud dari perkataan Icha.
"dengan video itu kamu bisa mengancam nyonya Angi untuk mendapatkan uang, kamu tinggal bilang kalau kamu tidak memberi uang aku kan sebarkan video itu , di sosial media tentu dia tidak akan memilih untuk memberikan uang pada mu, berapa pun yang kamu mau " jawab Icha.
"Ini hadiah buat kamu, aku harap kita akan jadi teman ,hanya sekedar teman dan saling memberi informasi bila aku bertanya pada mu, atau aku meminta pertolongan kamu." kata Icha menyerahkan cambuk mainan dan tali dan atau Borgol mainan mirip punyak pak polisi namun yang ini bukan untuk menangkap penjahat tapi untuk fantasi liar orang dewasa di ranjang.
"Apa ini ?" tanya Billy Syahputra megambil barang yang di berikan oleh Icha dan masih berbungkus plastik transparan.
"Coba lihat baik-baik kamu pasti tau..?" kata Icha tersenyum.
"ya..ya ... nakal..!! kata Billy setelah tau apa yang ada di tangan nya .
"Tapi kamu jangan yang pakai biar , nyonya Angi yang pakai, kamu tarah saja dekat ranjang sebelum kamu nyalakan kamera tersembunyi kamu itu, jadi nanti pas nyonya Angi masuk dia akan berfikir ke sana, dan biarkan kamu yang di borgol dan di cambuk nya, jadi dalam video itu seolah kamulah yang di paksa dan di lecehkan oleh nyonya Angi ." kata Icha.
"Dengan begitu dia ,akan berfikir beberapa kali untuk tidak memberikan apa yang kamu minta bila ,kamu mengancam akan menyebarkan nya, nyonya Angi itu sangat pintar untuk berperan sebagai malaikat dan terlihat suci bersih di muka umum ?" karena mereka tidak mengetahui akan sisi yang di belakang nya." lanjut Icha tersenyum.
"Ah...sungguh luar bias nona Icha, berlian sekali idenya." kata Billy, teluk tangan memuji nona Icha.
__ADS_1
"Ah..biasa saja , jangan terlalu memuji karena aku akan minta kamu menolong aku untuk mencari informasi, namun tidak sekarang !" kata Icha tersenyum penuh misteri.
"Tentu saja ,kita akan menjadi teman yang simbiosis di antara kita , teman yang saling menguntungkan." kata Billy mengulurkan tangannya.
Icha pun menjabat tangan Billy yang telah di ulurkan padanya, meski dia tidak suka dengan gaya Billy yang sok akrab dan sok ganteng namun karena dia berfikir bahwa suatu hari dia butuh Billy Syahputra ini jadi dia ,tetap berusaha ramah padanya.
"Ya..sudah sebaiknya kamu pulang Billy jangan biarkan nyonya Angi mengetahui kamu berada di sini, kamu tau nyonya Angi sangat cemburuan dan mudah marah, kalau sampai nyonya Nagi berfikir buang bukan-bukan tentang kita bisa mati kita berdua." kata Icha berusaha mengusir Billy dengan halus .
"Baiklah kalau begitu, aku pulang terimakasih untuk kopri dan ini" kata Billy menggoyangkan barang yang dia pegang itu.
"Malam ini langsung buat " kata Billy dari balik pintu.
"Buatlah beberapa video supaya mantab." kata Icha sambil mengacungkan jempol ke arah Billy dan Billy tersenyum senang .
kilas balik selesai, dan seusai apa yang dia rencanakan di sofa telah mengoda nyonya Angi sehingga dia yang menarik Billy di kamar.
seusai prediksi dan arahan, jadi terkesan nyonya Angi lah yang menyeret Billy ke ranjang,memborgol nya lalu di naiki dan di cambuk manja oleh nyonya Angi.
tentu saja kali ini Billy acting berpura-pura pasrah dan teraniaya membuat nyonya Angi makin galak ,ganas di ranjang.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
semalam Berujung Petaka atau
cinta pertama tak lekang waktu ,
__ADS_1
πππππππππππ