Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Harusnya aku yang di sana .


__ADS_3

"Maya sekarang aku, pulang dulu, nyonya besar sudah datang." kata Billy Syahputra pada Maya kekasih nya.


"Sampai kapan kamu akan dengan wanita tua itu ?" tanya Maya.


"kamu cemburu ?" tanya Billy.


"meski kamu tak cinta padanya semua wanita tidak akan mau di duakan Billy." kata Maya sedikit tinggi.


"Tunggulah beberapa saat lagi,drama ini akan segera selesai nona Icha akan segera membantu memusnahkan nyonya Angi." kata Billy.


"Nona Icha siapa lagi ?" tanya Maya.


"kamu tidak perlu cemburu kalau dengan nona Icha karena seluruh jiwa dan raganya hanya untuk membalas dendam dan untuk tuan Hendrawan Atmanegara." kata Billy.


"Apa...!! tuan Hendrawan Atmanegara , bukakan dia sudah menikah dengan nona Renata? " kata Maya kaget dan hampir berteriak membuat beberapa orang di situ menoleh ke arah nya.


"Maya...jaga mulut mu, ayo kita pergi aku akan antar kamu pulang,baru aku ke apartment nyonya Angi." kata Billy Syahputra segera mengandeng tangan Maya menuju mobil dan ketempat kosnya.


setelah mengantar Maya Billy cepat-cepat pergi ke apartment nyonya Angi dia.


"Dari mana ?" tanya Nyonya Angi.


"membeli sesuatu buat kamu ,baby ." kata Billy tanpa malu-malu meski Icha melihatnya dan sedikit tersenyum sinis.


"Nyonya sebaiknya saya pergi dulu , ada urusan yang harus saya selesaikan menyiapkan kado buat nyonya Renata." kata Icha seger berjalan ke arah pintu dan keluar.


Billy lalu berjalan ke arah pintu dan menutup pintunya perlahan setelah Icha keluar dari apartment nyonya Angi.


Billy harus segera melayani dan membujuk nyonya Angi yang kelihatan lagi Bad mood itu , apalagi kalau tidak main kuda-kudaan.


Billy memperlihatkan baju dalam yang di belinya tadi ,yang lebih mirip dengan jaring ikan itu .

__ADS_1


-----------------------++++++---------------


sementara di tempat lain , Hongjie dan Stefanus kembali bertemu mereka telah membuka bengkel motor baru di pinggi kota dan cukup jauh dari tempat sebelum.


mereka sedang duduk menikmati kopi dan duduk membicarakan tentang masalah yang sedang di hadapi.


"Saya berharap tidak terjadi apa-apa pada Renata ?" kata Hongjie sambil menghirup kopi hitam.


"Seperti tidak sesederhana itu, kalau aku lihat dan mendengarkan cerita mu tentang nona Icha, seperti dia tak kan berhenti hanya memiliki foto itu, perasaan saya tidak enak pasti akan ada berita besar sebentar lagi." kata Stefanus.


"Kenapa kamu tidak berfikir dulu sebelum melakukan sesuatu ?" tanya Stefanus.


"Ah.. aku baru ingat handphone saya mana ?" tanya Hongjie.


Stefanus lalu menyerahkan handphone yang di bawah nya.


"Oya... ada video di mana nona Icha dan orangnya saat kamu di ancam itu, aku telah merekamnya juga, kamu mau menyimpan sesuatu di leptop bukan ? " kata Stefanus.


"Lalu ?" tanya Stefanus .


"Lalu saat kau membuka baju dan membuat foto itu, semua ada di video dan saat aku pergi dari tempat itu pun aku ,masih memvideokan aktifitas ku, sampai seorang wanita masuk dan membawa Renata keluar." kata Hongjie.


"Itu bagus, dengan begitu seandainya ada terjadi sesuatu kamu punya bukti bahwa kamu tidak melakukan hal-hal yang tak senonoh dengan nona Renata hanya membuka baju dan foto dengan nya, tapi aku rasa kamu bakal tetap kena Maslah karena aku dengar tuan Hendrawan tidak akan melepaskan siapapun yang bermain menyentuh sesuatu yang dia cintai."kata Stefanus.


"Ya ,setidaknya aku tidak bercinta dengan istrinya itu yang terpenting." kata Hongjie.


"Terserah lah apapun buang terjadi biarlah terjadi ." kata Stefanus.


"Ini flashdisk berisi semua video ,yang penting itu, aku harap kamu menyimpan nya dengan baik ,jika terjadi sesuatu kamu harus bantu aku untuk member itu pada tuan Hendrawan atau Renata." kata Hongjie menyerah benda Yanga dan di tangan pada Stefanus.


Malam telah tiba rumah tuan Hendrawan Atmanegara terlihat ramai dan banyak tamu, banyak yang datang beberapa orang luar yang di undang ,hanya beberapa staf kantor yang di percaya oleh tuan Hendrawan salah satunya manager Tan Guat Lie bersama istri dan anaknya, sahabat nya tuan Hendrawan dokter Aliando.

__ADS_1


Tuan Hendrawan juga manggil beberapa koki restoran untuk memasak dan mempersiapkan semua nya, juga meminta wedding organizer untuk mendekorasi taman nya karena pesta itu dia dalam di halaman rumah Atmanegara yang luas sekali itu.


Icha juga hadir di tempat itu , tersenyum Devils dia sudah menyiapkan seseorang untuk mengganti flashdisk yang ada nanti untuk yang berada di layar besar itu, konon layar itu di buat untuk membuat atau memutar perjalanan cinta tuan Hendrawan dan Renata dari saat bertemu dan acara lamaran yang cukup viral itu.


"Tentu kali ini juga akan viral , Renata apa yang akan terjadi nanti, bagiamana kalau seluruh tamu di sini akan melihat foto besar Renata tidur dengan lelaki lain di hotel di acara syukuran karena dia telah hamil, apakah mereka tidak akan curiga anak siapa yang ada di dalam kandungan mu, apa kah Hendrawan bisa percaya pada mu, sudah aku bilang Renata seharunya kamu melangkah mudur, dan menyerahkan Hendrawan pada ku , kamu sudah tenang bisa mendapatkan ruko dengan butiknya, ha ..ha..." Icha membantin dan tertawa kecil dengan menutup mulutnya.


Renata memakai gaun merah sepatu warna juga sama , wajah cukup lumayan meski memakai make-up sederhana.


Hendrawan memakai setelan jas warna hitam dia terlihat sangat gagah dan wajah yang berseri-seri membuat dia semakin mempesona.


"Hendrawan kamu terlihat tampan sekali, seharusnya aku yang pantas dan yang ada di sisi kamu saat ini bukan Renata, ini semua Karan nyonya Angi sebentar lagi Hendrawan kamu akan kembali pada ku dan akan jadi milik mu, kamu akan menyadari bahwa akulah satu satunya ,the one and only " yang boleh berada di sisimu sampai mati." Icha membatin dalam hati dan menatap penuh kebencian ke arah Renata dan nyonya Angi yang berada di tengah acara dan di kerumunan banyak tamu yang datang.


Acara sudah di mulai mereka juga sudah mulai menikmati beberapa hidangan pembuka kalau pembawa acara mulai meminta atensi para tamu untuk mendengar cerita kisah cinta tuan Hendrawan dan Renata.


" para hadirin di persilahkan untuk melihat layar besar yang berapa di sebelah panggung, saudara dan hadiri sekalian inilah kisah cinta mereka yang akan di rangkum dalam foto video show." kata pembangunan Acaranya.


Icha tersenyum bersedekap menunggu, video photo itu akan segera di putar .


"Boom !!! sebentar lagi Re...akan segera di mulai kisah pederita mu." Icha bergumam dan tersenyum sinis.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain


semalam Berujung Petaka atau


cinta pertama tak lekang waktu ,

__ADS_1


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2