Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
"Emely oh Emely ! "


__ADS_3

" Oh Hendrawan Renata telah kau Tawan dan tertawan oleh cinta anda, dia telah menjadi tahanan cinta mu," keluh Renta kesal .


------------+++++-------


sementara di ruangan Hendrawan , ada seorang wanita yang sangat cantik dan punya penyakit yang sama dengannya , namanya Emely .


wanita itu sangat baik dan perhatian dengan Hendrawan dia termasuk salah satu yang tinggal di ruang VVIP di tempat itu.


yang terkadang mereka bertemu karena , merasa bosan tinggal di kamar hanya sekedar duduk diam di kamar .


Hendrawan sendiri sering keluar di taman untuk membaca buku , atau ikut kegiatan sukarelawan di rumah sakit itu menghibur anak-anak yang mempunyai penyakit yang sama yang sedang menunggu jadwal pemeriksaan atau jadwal tranplantasi organ tubuh yang mereka butuhkan kan .


Emely yang sudah beberapa bulan memperhatikan dan sudah berkenalan dengan Hendrawan mulai tertarik dan ada rasa.


Tidak dapat di pungkiri wajah tampan Hendrawan dan kebaikan dalam memberi semangat untuk anak-anak yang ada disitu sangat membuat nya kagum , apalagi anak-anak di sana sangat penurut dan patuh padanya .


beberapa Suster juga sangat menyukainya karena ke piawai nya ,untuk membuat tenang anak-anak yang sedang gaduh , bahkan anak yang sangat nakal dan susah di atur pun bisa jadi penurut bila dia yang turun tanggan.


"Hen.. mau keluar ? " tanya Emely yang berpapasan dengan Hendrawan di koridor rumah sakit .

__ADS_1


"Ya... mau ke gereja dekat sini , apa anda mau ikut ? "tanya Hendrawan ramah .


"Bolehkah ?" tanya Emely.


"Tentu saja " jawab Hendrawan yang tetap melangkah pelan di ikuti dengan Emely yang memakai High hill hitam.


wajah Emely terlihat sumringah saat di ajak oleh Hendrawan, dia berharap hubungan mereka bisa lebih akrab saat bersama.


Emely adalah warna negara di sana , seorang janda kaya raya bahkan masih tergolong Kolongmert di sana suaminya meninggal dunia karena kecelakaan.


Emely tidak mempunyai anak kadung dari perkawinan nya itu, namun dia punya anak angkat yang sudah dewasa.


dia hanya butuh kontrol saja dan kadang memang sengaja datang untuk menjenguk Hendrawan.


Hendrawan juga cerita soal Emely pada Renata dan hanya di jawab itu bagus jadi anda tidak begitu jenuh menunggu waktu anda tiba untuk orasi Jantung atau mendapat pendonor jantung yang baru.


meski entah kapan waktu itu akan datang yang terpenting adalah berusaha dan tetap berdoa semoga bisa secepatnya mendapatkan pendonor jantung yang cocok.


sehingga Renata tidak perlu menunggu waktu yang lama, menanti kekasihnya yang dingin namun membuatnya rindu, kulkas dua pintu itu.

__ADS_1


Sudah hampir setengah tahun , Hendrawan berada di sana dan kabar gembira itu datang juga akhirnya.


bawah telah ada pendonor yang bersedia untuk mendonorkan jantung nya , bila kesehatan lambungnya menjadi semakin parah.


Orang ini adalah teman sesama sukarelawan di rumah sakit itu, dia mengalami penyakit lambung yang akut , lambungnya sudah sangat menipis karena dulu dia seorang pekerja keras sering mengabaikan waktu makan dan mendapati maag nya semakin akut.


mereka membuat perjanjian bila dia mati, jantungnya akan di berikan kepada Hendrawan. dan puji Tuhan bahwa jantung mereka cocok setelah di adakan penelitian dan pengujian tentang semua yang di perlukan dalam prosudur tranplantasi Jantung.


Ini merupakan kabar yang gembira bagi Hendrawan dan dia pun bercerita pada Renta dan Emely.


oleh karena hal Emely mengundang Hendrawan untuk makan malam bersamanya.


tidak di sangka hari itu, Emely mengatakan cinta dan meminta Hendrawan untuk menjadi kekasihnya dan pasangan hidupnya.


sontak hal itu membuat Hendrawan kaget, karena dia telah mempunyai Renata dalam hati dan hidupnya .


-----++++++++ Bersambung++++++++-------


terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan komentar ✍️

__ADS_1


thanks you All ,,πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2