
Hendrawan segera membuka , video yang baru saja masuk ke handphone nya, memperhatikan sebentar meskipun rasanya sangat sakit melihat Renata di perlakukan begitu , namun dia sedikit lega bahwa ,memang Renata dan Hongjie tidak melakukan lebih dari itu.
"Pergi ke warung tempat Renata bekerja dulu ." perintah Hendrawan pada sopirnya.
mereka pun bergerak menuju ke sana sampai disana warung terlihat ramai ,karena waktu makan siang.
"Agus ,kamu panggil bos Rio kesini ." kata Hendrawan .
"Siapa tuan ." kata Agus segera turun dari mobilnya.
"Bos Rio di panggil sama tuan Hendrawan ,di mobil saja." kata Agus .
"Siap ." kata bos Rio.
"Tunggu ...!" teriak may dari belakang mereka berdua.
"Aku mau ikut." kata May.
"Untuk apa ?" tanya Agus .
"Untuk bertemu dengan tuan Hendrawan dan menanyakan sesuatu." kata May sahabat Renata yang cukup kaget mendengar berita yang viral , dia sangat yakin semua itu tak masuk akal, tidak mungkin Renata main curang di belakang tuan Hendrawan yang sangat di cintai nya.
"Tunggu sebentar aku tanyakan dulu." kata Agus segera menelfon tuan Hendrawan.
"Tuan ,teman nyonya Renata yang bernama may ingin ikut bertemu dengan anda, bolehkah dia ikut menghadap anda ?" tanya Agus.
"Ya. " jawab Hendrawan singkat kalau mematikan telfonnya.
Mereka bertiga pun berjalan menuju ke parkiran mobil yang agak jauh dari tempat itu .
"Suruh mereka masuk ! "kata Hendrawan.
Mereka berdua masuk ke dalam mobil setelah menyapa dan membungkuk hormat.
__ADS_1
"Tuan Rio siapa yang punya ide mengadakan pesta perayaan ulang tahun warung anda , sepeti itu belum pernah terjadi bukan ?" tanya Hendrawan menatap tajam ke arah Rio.
"Sebenarnya ada seseorang menyuruh saya membuat hak itu " kata Rio.
"Siapa ..?" tanya Hendrawan.
"Saya tidak begitu kenal dengan nona itu ,dia lah yang membuat ide itu dan memberikan banyak uang untuk acara itu ,yang penting nyonya Renata harus datang " kata Rio.
"Siapa orang itu ,apakah kamu punya fotonya?" tanya Hendrawan.
"Tidak tuan " kata Rio.
"kalau begitu apakah dia datang ke tempat kamu ?" tanya Hendrawan.
"Ya..tuan sebelum acara pesta ulang tahun itu dia sudah memberikan banyak uang." kata Rio.
"serahkan kepada saya DVR CCTV yang ada di warung kamu." kata Hendrawan.
"Baik tuan." kata Rio .
Hendrawan mendengus dengan kesal ,karena hal ini dia terpaksa menunda semua meeting nya.
"Kamu apa yang ingin kamu katakan ?" tanya Hendrawan pada May yang menunduk di hadapannya.
"Saya hanya bertanya ,kenapa anda mengusir nyonya Renata dari rumah, sa...saya yakin dia tidak akan berpaling dari anda hanya karena Hongjie?" kata May dengan sesekali mengusap air matanya.
"Tapi kamu lihat bukan ,apa yang terjadi di malam itu, bagiamana istri ku pergi dengan lelaki lain ke hotel ?" apakah aku harus tertawa atau mengadakan party untuk hal itu, apakah aku harus turut bahagia istri yang aku cintai tidur dengannya, have fun with another man ?" katakan apa yang akan kamu lakukan bila di posisi ku ?" tanya Hendrawan penuh amarah .
"Tapi tuan waktu itu, dia bilang akan mengantar Renata pulang." kata May.
"waktu itu Renta seperti orang mabuk dan tak bisa membuka matanya,saya juga tidak tau kenapa bisa begitu ," di tempat kami ini tidak ada minuman keras atau apapun yang membuat orang mabuk." kata May melanjutkan ceritanya.
"Siapa yang mengundang Hongjie datang ?" tanya Hendrawan penuh selidiki.
__ADS_1
"Saya tidak tau tuan Hongjie, datang pas Renata terlihat seperti orang mabuk atau sakit " kata May.
"Lalu apa kamu tau dimana Mita ?" tanya Hendrawan.
"Saya tidak tau dan tidak melihatnya , sehingga waktu Renata seperti orang linglung dan sakit itu, lalu aku membiarkan Hongjie, membawa nya pergi karena saya kenal dia sebagai teman dekat Renta juga ." kata May .
"Baiklah .." terimakasih penjelasan kamu dan sedang kamu boleh keluar." kata Hendrawan.
"Tuan Hendrawan saya harap anda dapat menyelesaikan kesalahan pahaman ini dengan naik ." saya yakin anda bisa kasian Renta.
"sudahkah keluar dari mobil saya dan suruh Rio secepatnya kesini membawa DVR CCTV nya." perintah Hendrawan.
"Baik Tuan ." kata May segera turun dari mobil .
tak lama setelah itu Rio sudah sampai di depan pintu mobil tuan Hendrawan.
"Maaf tuan saya ,baru ingat saat kejadian itu, CCTV di sana di matikan ." kata Rio.
"Sial...!!! kata Hendrawan .
"Bagiamana bisa kamu melakukan hal ini ? " tanya Hendrawan dengan suara tinggi.
"apa kamu tidak berfikir tentang merusak nama baik seseorang hanya karena kamu mau mendapat uang banyak ?" kata Hendrawan emosi .
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
semalam Berujung Petaka atau
__ADS_1
cinta pertama tak lekang waktu ,
πππππππππππ