Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Harapan .


__ADS_3

Renata tersenyum dengan sangat manis meski terlihat masih dengan segala paksaan dalam hatinya .


dia berusaha menikmati sayur mentah itu, meski terasa sulit baginya, beda dengan Hendrawan yang sangat menyukainya dan menikmati .


"Oh tuan Hendrawan yang terhormat baru ku sadari selera kita jauh berbeda , aku tidak suka sayur apalagi sayur mentah anda sangat mencintai nya , aku tidak suka memakai gaun anda sangat suka melihat wanita yang anggun dengan memakai gaun .


"anda menyukai rambut pajang yang tergerai , saya lebih suka rambut pendek dan tidak ribet, saya bersyukur dengan body yang padat berisi bagai timbunan gandum di karung goni , melambangkan kemakmuran dan kebahagiaan hidup anda suka langsing dan slim, layaknya orang.


"aku tidak menyukai peraturan anda orang yang sangat suka disipilin diri dan segala macam tatanan dalam kehidupan yang menurut saya terlalu ribet dan mengekang diri .


"Dan Anehnya kenapa kita bisa saling jatuh cinta dengan segala perbedaan dan prinsip yang ada, anda sangat suka dengan kebersihan dan kerapian ,saya orangnya sangat tidak rapi lebih menyukai Jenas sobek daripada yang polos dan bersih dari segala pernak-perniknya.


"saya lebih suka berdandan gotik daripada Angin dan hanya ada beberapa kesamaan yang kita punya adalah memilih pasangan yang seiman dan sepadan dalam roh dan mencintai Tuhan Yesus yang sama dengan segenap hati dan kekuatan yang ada. Renata terus saja membatin sambil tersu memakan salad yang menjadi bagiannya sampai habis .


"Kamu kenapa diam saja dari tadi ? tanya Hendrawan.


"Hemm... emm hanya ingin berusaha menikmati salad kesukaan anda ini , jawab Renata sekenanya.


"Bohong... ? sanggah Hendrawan.

__ADS_1


Renata tertawa kecil, mendengar jawaban Hendrawan.


"Katakanlah apa yang sedang kau pikirkan, curhat dan katakan semua perasaan mu, aku akan bersedia mendengarnya, kata Hendrawan memegang jemari Renata yang terasa kasar tidak lembut seperti wanita -wanitanya .


"apakah anda tidak akan memarahi ku ? tanya Renata polos seperti anak kecil.


Hendrawan tersenyum melihat kelakuan , Renata dia mencubit pipi Renata terlihat imut dan menggemaskan.


"Tidak , katakanlah ! jawab Hendrawan.


"Janji, Renata mengulurkan jari kelingking nya. dah Hendrawan mengulurkan jari kelingkingnya dan menautkan ke jari kelingking Renata.


"Renata kamu sudah dewasa seharusnya bersikap dewasa , tidak kekanak-kanakan seperti ini , namun aku harus menerima dia apa adanya dan mempersiapkan diriku dengan tingkahnya yang kadang sangat konyol dan kekanak-kanakan itu, aku harus belajar menerima baik dan buruknya diri. Hendrawan membatin sambil memperhatikan wajah Renata yang imut itu .


"Oke .. katakanlah aku siap mendengarkan nya dengan tenang, jawab Hendrawan.


"Kita ini banyak perbedaan yang mungkin akan membuat kita bergesekan dan beda dari apa yang anda sukai ataupun yang tidak , misalnya anda suka dengan sayur mentah itu ,saya tidak


anda suka rapi , namun aku orangnya sangat berantakan ,itu hanya hal kecil namun akan menimbulkan masalah bagi kita ,kata Renata.

__ADS_1


"Dan seharusnya kita belajar untuk menerima dan walau aku berusaha menerima kamu harus berusaha , seperti aku juga akan berusaha untuk melakukan apa yang pasangan kita sukai,


kalau kamu tidak mau merapikan rumah, aku kan membantu anda, dan anda juga harus belajar makan apa yang aku sukai karena sayur itu bagus untuk kesehatan kita akan hidup bersama sampai maut memisahkan jadi belajarlah untuk saling mengerti. jawab Hendrawan.


"apa...anda bilang saling mengerti ,lalu kenapa anda tidak mengijinkan saya makan potato chips kesukaan saya Tanya Renata


"Dengarkan saya Re, semua demi kesehatan dan kebaikan anda , nanti kalau kamu sudah sedikit langsing dan kita menikah, aku janji akan memberi kebebasan untukmu melakukan apapun yang kamu suka dengan sedikit peraturan tentunya , jawab Hendrawan.


Renata melirik Hendrawan dan membatin dalam hati . "sama saja kan tetap ada peraturan , sudahlah setidaknya tidak akan Ketata dan seposesif sekarang.


"apakah kalau menjadi istri anda , saya boleh makan potato chips saya dan boleh makan apa saja ? tanya Renata pelan dia masih berusaha memperjuangkan haknya .


"Boleh kadang-kadang ,boleh makan potato chips dan aku akan menemanimu makan , kamu boleh makan apa saja namun berat badan anda tidak boleh lebih dari 65 kg dengan tinggi hanya 153 cm berat ideal anda adalah 50-55 kg , kata Hendrawan pada Renata untuk membuat dia tetap bisa kuat dan sabar, menghadapai ujian dan peraturan yang harus dia kerjakan.


Mereka duduk di sana mengatakan banyak hal sampai jam besuk selesai dan Renata berpamitan pulang.


Renata pulang dengan , bahagia karena Hendrawan memberi harapan tidak akan terlalu mengekang nya lagi saat sudah menjadi istrinya.


-----++++++++ Bersambung++++++++-------

__ADS_1


terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan komentar ✍️


thanks you All ,,πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2