Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
"Apakah ada rasa dengan Hongjie ?"


__ADS_3

ya ada apa ,"siapa kalian ?" tanya Renata.


"Kami di perintahkan oleh Tuan Hendrawan untuk membawa Nona pulang.


"Apa...!" teriak Renata terkejut.


"Mati guwe !" jerit Renata.


"Nona Renata tolong berikan kunci sepeda motornya ." kata salah satu orang itu.


Hongjie secara refleks menarik Renata ke belakang tubuhnya, meski tubuh Hongjie lebih kecil di banding dengan dua pria yang bertubuh kekar itu .


"Ada apa , siapa kalian ?" tanya Hongjie.


"Tidak usah ikut campur urusan kami , jawab salah satu dari lelaki bertubuh besar itu.


"Re, apa mereka debtcolektor ? " tanya Hongjie


"E..Bu...bukan, jie " jawab Renata berusaha maju memberi kunci motornya.


"Kalau kalian debtcolektor , tidak bisa megambil motor malam -malam begini ?" kata Hongjie lagi.


"Kami bukan debtcolektor , kami adalah bodyguard dari tuan Hendrawan !" jawab salah satu orang itu.


"Re apa benar?" tanya Hongjie.


"iya benar, Jie saya pergi dulu dengan Mereke makasih kopinya !" kata Renata.


" Kamu baik-baik saja dengan mereke, apa perlu saya teriak untuk memanggil warga membantu dan meminta pertolongan ,tanya Hongjie .

__ADS_1


"Tidak usah mereka bodyguard tunangan ku, Hendrawan itu yang aku ceritakan ,lain kali aku jelaskan ," bisik Renata lalu pergi denagn mereka.


Salah satu bodyguard membawa motor Renata sedang Renata masuk ke dalam mobilnya.


sampai di rumah dia sudah melihat Hendrawan duduk bersandar di sofa dengan dua Suter di sisinya.


"Dari mana ? " tanya Hendrawan begitu melihat Renata masuk ke dalam rumah.


"Dari memperbaiki sepeda motor ?" jawab Renata.


"Apa motor kamu tiap malam rusak ?" tanya Hendrawan .


"Em... , sorry !" Renata tidak jadi menjawab karena dia sudah tau kalau Hendrawan telah mengetahui kebohongan yang dia buat .


"siapa lelaki yang tiap malam kau temui itu ?" tanya Hendrawan.


"Bagaimana saya bisa percaya, kalian hanya berteman ?" tanya Hendrawan.


"sumpah kita hanya berteman !" jawab Renata


"Apakah mungkin lelaki dan wanita duduk berdua malam hari hanya sekedar teman ?" tanya Hendrawan berusaha menahan emosi nya.


"Dan bagaimana bisa ,mantan kekasih menjadi adik ?" jawab Renata mulai jengkel dengan perlakuan Hendrawan yang tidak mau, mengerti dengan keadaan nya.


yang kesepian sediri, tidak ada teman dan banyak persoalan yang ingin di ceritakan supaya hatinya sedikit lega, tidak menanggung beban sendiri, meski Hongjie tidak membantu banyak namun sedikit melegakan karena dia memberi banyak masukan dan bisa memberi sedikit kelegaan serta nasehat untuk nya, bahkan terkadang menghibur nya dengan sikap konyol atau gombalannya yang pastinya tidak akan pernah dia dapatkan dari Hendrawan di kulkas dua pintu ini.


"Say again !" kata Hendrawan dengan nada suara tinggi .


"Sorry !" hanya kata-kata itu yang keluar dari bibir Renata, dia tak mungkin melanjutkan dan menjawab kata -kata Hendrawan karena suster yang ada di sampingnya memberi kode gelengan kepala.

__ADS_1


Tentu saja Renata tau bahwa bila dia terus saja, melanjutkan akan membuat darah tinggi Hendrawan naik dan akan beresiko pada jantung yang baru, meskipun sudah mendapat jantung yang baru , tentu masih harus di jaga dengan baik ,minimal satu tahun lagi paska operasi.


" apakah sudah sering bertemu dengan nya ?" tanya Hendrawan.


"Hanya beberapa kali ' jawab Renata.


"Apakah kamu punya perasaan pada nya ?" tanya Hendrawan .


" Saya ...." Renata bingung menjawab kalau dia bilang tidak ,memang ada perasaan suka dengan Hongjie meski hanya sebatas teman tapi mesra.


Namun kalau dia jujur berkata ada, maka sama saja akan menambah rasa curigai dan cemburu.


"Oh Tuhan apa yang harus aku lakukan, apa yang harus aku katakan ,tolong aku Tuhan "


sepenggal doa Renata dalam hati.


"Jawab " kata Hendrawan.


"Saya....! .. Renata masih bingung harus menjawab apa ?


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain Semalam Berujung Petaka atau mantan atau cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2