
Aku hanya harus bersabar untuk menunggu sampai ia datang seperti katanya," Nantikan aku kembali dan selesai oprasi maka aku kan memberi kesempatan untuk kamu memilih tetap bersama atau pergi dari hidup nya .
"Hendrawan kamu harus pegang janjimu itu , kata Renata lirih lalu tertidur di sofa .
Hari-hari menunggu itu sangat menyebalkan bagi Renata ,. apalagi tidak tau sampai kapan ujung dari sebuah penantian ini.
Sedang Renata telah berjanji untuk tetap menanti Hendrawan sampai dia datang kembali.
Kadang Nyonya Angi datang menjenguk Renata dia terlihat sangat ramah padanya, mungkin karena dia tau bahwa Renata akan menjadi menantu nya.
Renata cukup terhibur dengan hal itu , dia tidak perlu berjuang untuk mendapatkan restu dari orang tua Hendrawan seperti yang di alami oleh Andini.
yang terhalang oleh restu dari kedua belah pihak ,restu orang tua mereka masing-masing sehingga telah terasa menjadi sia-sia perjuangan cinta mereka untuk naik ke pelaminan.
Bertahun-tahun sudah mereka jalani dan terus berharap akan hal itu hingga akhir mereka menyadari dan meletakkan impian untuk bersama sebagai sepasang suami istri.
Namun hanya sebatas soudara meski bukan menjadi orang ke tiga lagi di hubungan Renata namun terkadang sering membuat kesalahan pahaman di antara mereka berdua karena bagaimanapun Andini adalah mantan.
Renata sediri terus memikirkan haruskah dia akhiri kisahnya, sanggupkah dia hidup bersama dengan Hendrawan dengan banyangkan sang mantan dari Hendrawan , yang kini mereka tetap menjalin hubungan sebagai soudara .
__ADS_1
Peraturan yang super ketat dari Hendrawan sudah membuat dia pusing kepala rasanya dia memang tak sanggup hidup dengan cara seperti itu, namun di sisi lain perasaan cinta yang dalam yang terus membuat dia bertahan.
sementara untuk mendapat donor jantung yang cocok belum tentu mudah bagi Hendrawan dan tentu membutuhkan waktu yang lama untuk hal itu .
entah berapa bulan tau berapa tahun harus di lalui cinta jarak jauh dan tanpa pertemuan lagi dengan Hendrawan
Renata sangat merindukan Hendrawan , wajahnya yang jarang tersenyum itu membuat dia ingin sekali mencubitnya .
Renata ingin sekali mengoda dan bercanda serta bersikap lucu supaya bis melihat tawa Hendrawan yang lepas .
Hendrawan yang meski pun galak kadang dapat juga bersikap koyok dan sedikit mengombali Renata meski tak begitu romantis dan! puitis namun sungguh membuat hati Renata berbunga-bunga.
gara -gara dan bersikap konyol untuk mencari perhatian Hendrawan.
setiap berdoa bersama Hendrawan tidak pernah lupa menyelipkan kata, "Tuhan persatuan kami dalam tali pernikahan yang suci dan hanya maut yang memisahkan kami.
dalam nama Tuhan Yesus, Amin.
semua umat Nasrani tau bahwa setiap berdoa akan mengunakan kata dalam nama Tuhan Yesus karena memang itulah yang membedakan dari yang lainya.
__ADS_1
Tentu saja di dunia ini banyak sekali Tuhan , jadi Tuhan Yesus itu adalah tuhan yang kita tuju dalam berdoa .
Renata, jenuh dengan hari-hari dia meminta izin pada Hendrawan untuk ikut pelayanan di jalan lagi namun tidak mendapat permisi karena beberapa bulan ini terjadi wabah menular di beberapa kota dan tentu saja demi menjaga kesehatan dan keselamatan kekasihnya dia tidak mendapat izin itu alasan yang di berikan oleh Hendrawan.
Hendrawan telah mulai mempelajari tentang Renata bahwa setiap perintah atau sebuah Statement yang diberikan harus ada alasannya jika tidak ingin di ajak berdebat dan berargumen dengan nya.
Hendrawan tau bahwa Renata ini seorang yang suka memberontak dan berargumen .
tidak suka di atur dan menjalankan peraturan , namun dia sendiri tidak ingin kendor dalam memberi peraturan yang di anggapnya peting ,untuk mendidik calon istrinya itu .
Mamun bagi Renata itu adalah sebuah siksaan baginya .
" Oh Hendrawan Renata telah kau Tawan dan tertawan oleh cinta anda, dia telah menjadi tahanan cinta mu," keluh Renta kesal .
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan komentar βοΈ
thanks you All ,,ππππππππ
__ADS_1