
Berta keluar dari ruang dengan nafas lega,sungguh pun dia tau apa yang akan terjadi bila kasus ini di buka kembali dsn di sidangkan meski dia mengakui semua kesalahan namun dia ,akan tetap berkahir di penjara, namun Berta yakin bahwa itu jauh lebih baik daripada tidak membuka kasus ini .
"Angi sebentar lagi kamu tidak akan bisa menikmati kehidupan bebas lagi, jangan kau enak sediri ." Berta membatin dalam hati dan berjalan dengan perasaan bangga dan bahagia .
Samapi di mobil dia segera masuk ke mobil dan melajukan kendaraannya menuju sebuah tepat yang agak terpencil sebuah rumah kecil di sebuah desa, dengan pemandangan yang natural dan penuh dengan kebun bunga.
Berta segera membuka pintu rumah itu dan mengambil sebuah kota yang berisi kejahatan Angi, beberapa bukti lain juga ada disana.
Berta menyerahnya pada manager Tan yang bersamanya , setelah itu dia kembali ke apartemen nya dan di jaga oleh anak buah taun Hendrawan.
Berta tidur dengan tenang, sementara di kediaman Atmanegara ,terlihat Hendrawan melihat CCTV berkali -kali dan menemukan memang ibunya telah memberikan sebuah obat sebelum kejadian Renata sakit perut dan di larikan ke rumah sakit .
Hendrawan mengepal tangannya dengan kuat rasanya sudah tak dapat lagi memaafkan ibu angkatnya itu, setelah dia menemukan banyak kejahatan yang telah dia lakukan pada keluarganya.
sungguh dia tak pernah menyangka bahwa teryata orang yang selama ini di anggapnya Angel teryata devil .
Malam itu juga dia segera memerintah manager Tan untuk mencari tau dari mana obat itu dan juga mencari tau siapa dokter yang telah menangani Renata.
__ADS_1
Apakah dokter itu tidak mengetahui penyebab keguguran atau tau tapi di rahasiakan.
"Angi nampaknya malam ini adalah malam terakhir kamu di rumah Atmanegara dan besok kamu akan segera menginap di penjara ,aku akan pastikan kamu tidak akan keluar dari sana lagi dan menikmati hari tua mu disana !" gumam Hendrawan dengan gertakan giginya.
Rasa benci marah menjadi satu , apalagi dia juga telah membunuh calon anaknya.
bagaimana bisa membunuh janin yang tak berdaya sungguh itu suatu perbuatan yang tidak manusia.
Hendrawan lalu kembali masuk ke kamarnya di lihatnya Renata yang sudah tertidur pulas.
Hendarman menatap nya dengan iba dan rasa bersalah, sempat menyakiti hatinya , membiarkannya pergi di malam gelap sendiri dan dalam keadaan mengandung anaknya.
Hendrawan merebahkan diri di kasurnya, menatap lekat ke arah Renata,di ciumnya dahinya.
Renata menggeliat manja, suara manja nya membuat Hendrawan sedikit panas.
di dekatkan lagi wajahnya pada wajah Renata sehingga hembusan nafas mereka saling menerpa.
__ADS_1
Renata membuka matanya saat merasakan kecupan lembut mendarat di bibirnya.
tangan Hendrawan menyelusup di antara baju tidurnya ,dan membuat Renata menggelinjang manja.
Hendrawan makin semangat untuk meremas apa saja yang di sentuh nya.
sepertinya akan ada Genjatan senjata malam itu , karena keduanya terasa panas dan mulai saling memanggut dan menggigit, berguling di kasur dan saling melepaskan baju pasangan nya sehingga mereka sudah seperti di taman Eden tanpa busana dan tanpa sehelai benang yang menempel di tubuh mereka.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
Lintas masa ,Semalam berujung petaka atau cinta pertama tak lekang waktu ,
__ADS_1
πππππππππππ