Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Sarapan pagi dengan mu


__ADS_3

Renata hampir menjerit , memandang wajah yang ada di depannya.


"He.. he..he..Hendrawan ? Renata meyebut nama kekasihnya dengan suara bergetar.


"matenglah aku, tuan Kulkas dua pintu menangkap basah aku makan keripik kentang , ah.. siapa sih yang tahan dengan godaan potato chips ? yang gurih dan nikmat ini.


Renata hanya membatin tertunduk lemas , mengikuti Hendrawan yang menarik tangannya kesebuah meja di warung itu.


Hendrawan , lalu meminta Renata duduk di kursi berhadapan dengannya, layaknya seorang anak kecil yang akan menerima hukuman karena kesalahan ,Renata tertunduk tak berani menatap Hendrawan.


Kulkas dua pintu itu, tatapan matanya sangat mengerikan saat marah seperti sekor singa mau mencabik-cabik mangsanya.


"Apa kamu tau , kesalahan kamu ? tanya Hendrawan menatap tajam Renata.


Renata hanya mengangguk pelan ,tanpa menatap wajah Hendrawan , dia memainkan ujung kukunya menutupi rasa gugupnya nya .


"Jawablah dengan benar baby, kata Hendrawan sedikit lembut .


"iya saya tau salah telah melanggar peraturan , kekasih ku yang melarang aku memakan potato chips , kata Renata lirih.


"Kenapa dia melarang mu ? tanya Hendrawan.


" Karena demi kebaikan ku dan demi kesehatan serta diet ku berhasil ,jawab Renata masih dengan wajah menunduk.

__ADS_1


Hendrawan ingin tertawa ,melihat Renata yang seperti anak TK yang sedang di marahi Guru karena lupa membuat PR nya.


"Lalu apa yang harus kamu lakukan setelah melakukan kesalahan ? tanya Hendrawan.


"Maafkan saya , saya tidak akan mengulangi lagi sweet, kata Renta merayu .


"say sorry , no Good enough !! you know that ? kata Hendrawan mencubit pipi Renata membuat Renata meringis meski tak keras namun rasa malu dan kesal yang membuatnya sakit hati.


"Maksud kamu....? tanya Renata gugup sambil memandang sekeliling emang tidak banyak orang di sini tapi.... bagaimana mungkin mencium pipi kulkas dua pintu dengan dilihat teman dan bos nya yang pura-pura tidak melihat..


"Dasar bos Rio mata duitan dia pasti sudah menerima Doa ( Dorongan Amplop ) dari Hendrawan.


"Oke kalau kamu tidak mau, kamu boleh memilih makan siang kamu di ganti salad buah atau salad sayur selama seminggu , tidak boleh ngemil dan tidak ada mie instan, kata Hendrawan tersenyum tipis .


Dia ,tak pernah kalah dalam menuduhkan lawan bicaranya.


"Tentu itu tak perlu di ragukan, jawab Hendrawan.


"cinta itu tidak butuh banyak kata tapi di tunjukkan , bagiamana kamu mengatakan cinta tapi kamu tidak mau, melakukan atau berkorban untuk yang kamu cintai ,kata Hendrawan mengintimidasi Renata.


"HAiz.... senjata makan tuan , gerutu Renata.


"apa kata mu Re, saya tidak begitu jelas mendengar nya ,"tanya Hendrawan.

__ADS_1


"Oh jagad dewa Batara ini manusia , kenapa jadi menyebalkan seperti ini , Renata membatin.


Renata akhirnya memilih maju sedikit dan mencium pipi Hendrawan, dan Hendrawan tersenyum puas lalu berdiri.


"Hari ini aku mengampuni kamu, lain kali kamu harus makan salad sayur mu kalau kamu ketangkap makan potato chips lagi mengerti ? tanya Hendrawan mendapat Renata.


"Yes .sir., jawab Renata dengan senyum yang di paksakan.


Hendrawan lalu pergi dari situ, Renata menatapnya dengan geram.


dulu Andini selalu bilang Hendrawan itu ,rantis and lembut padanya sangat perhatian dan memperlakukan nya seperti seorang putri .


waktu dia melamar jadi pacarnya, suasana sangat romantis sekali


Dia memboking sebuah restoran dan hanya berdua dengan suara piano yang syahdu lilin-lilin kecil dan sekuntum bunga mawar di mana-mana.


""Jeh.... boro-boro di perlakukan ala Putri , di perlakukan seperti kekasih saja tidak ! dia lebih memperlakukan aku seperti Tahan Cinta .


Di Awasi setiap saat layaknya penjara kota, ah kenapa bisa begini , sungut Renata kesal, BT tingkat dewa.


mulai besok aku kan sarapan pagi dengan mu dan ingat jangan coba -coba untuk main curang di belakang ku , kalau tidak anda akan mendapatkan hukuman yang tidak pernah anda bayangkan akan ada senam yoga aerobik akat beban dan masih banyak kegiatan lain , dilarang minum kopi dan minuman itu ganti dengan susu atau teh hijau tanpa gula.


"Ceh.... kau pikir aku ,anak balita minum susu ?

__ADS_1


Renata membatin kesan .


-----+++++++Bersambung++++++++-++


__ADS_2