Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Mencari kerja.


__ADS_3

Renata tertidur di sofa , setelah meminum obat sakit kepala Renata terbangun saat perutnya terasa lapar, dia pergi ke dapur ingin memasak mie instan namun dia terkejut melihat lemari persediaan nya kosong.


Bagaimana semua tidak ada disini , bukan baru beberapa Minggu dia baru saja memenuhi stok makanannya.


siapa yang masuk ke rumah nya kira-kira, dengan sangat penasaran di cek semua lemari dapur siapa tau dia salah menaruhnya,meski dia yakin dia telah menata di tempatnya seperti biasa


Rumah pun dalam keadaan rapi tidak mungkin pula ada pencuri lagian kenapa pula yang di curi makanan yang tidak seberapa harganya , harusnya TV dan barang lainnya yang jauh lebih berharga .


kepala Renata terasa pening kembali, menghela nafas dalam dan berat dunia serasa runtuh saat ini, meski maslah kecil tapi cukup buat Renata terganggu karena dia lagi kebingungan tiba-tiba di pecat dari kerjaan tanpa alasan yang tak masuk akal dari bos Rio.


Dia segera menelfon yang punya kontrakan karena , tidak ada sesuatu yang mencurigakan tidak pula ada kerusakan baik pintu ataupun jendela rumahnya .


mungkinkah ibu pemilik kontrakan telah datang ke rumah karena hanya beliau yang punya kunci dan akses masuk rumah kontrakan ini .


Dan tidak biasanya , ibu yang punya kontrakan masuk rumah tanpa izin atau memberitahu lebih dahulu, Renata menunggu beberapa saat sebelum telfonnya di jawab.


" Hello Renata selamat sore , jawab ibu Loura di sebatang sana.

__ADS_1


"Maaf Bu, boleh saya bertanya apakah anda masuk ke rumah kontrakan saya , tanya Renata sopan dan pelan , berusaha mengendalikan dirinya dan hampir gila menghadapi sesuatu yang aneh hari ini.


"Eh .begini sebelum saya minta maaf Re, tadi pagi saya menelfon kamu tapi tidak kamu angkat, saya mau menanyakan soal kontrak rumah yang mau selesai karena tiba-tiba seseorang ingin membeli rumah itu dan karena dia menawarkan harga yang sangat tinggi di atas harga pasaran ,saya tidak berfikir pajang untuk menjualnya ,dan dia pagi tadi meminta melihat tempat itu jadi saya minta maaf , kata ibu Loura.


"O. begitu...jadi rumah ini akan di jual Bu, tanya Renata lemas dia tak lagi mengingat niatnya yang ingin menayangkan soal setok makan yang hilang .


"Iya ...Re.. maafkan ibu tapi kata pemiliknya rumah baru itu setuju untuk menunggu kontrakan yang tinggal sebulan habis, ibu sudah menerima uang mukanya ,, jawab Bu Loura .


'Oke... terimakasih Bu, jawab Renata menutup telfonnya.


perutnya yang lapar sudah minta di isi, dia melupakan mie instan nya lalu pergi keluar cari warung terdekat untuk mengisi perutnya .


βž‘οΈπŸ“±Sedang apa Re ,tanya Hendrawan .


πŸ“±β€΄οΈ keluar cari makan ,jawab Renata.


kalau menelfon Hendrawan dan menceritakan semua keadaannya sambil sesekali terdengar Isak tangis .

__ADS_1


"Kenapa menangis, kamu di mana saya jemput kamu ,tanya Hendrawan.


"ini mau ke warung mau cari makan, jawab Renata.


"jangan pergi dari rumah tunggu saja di sana saya akan beli makanan dan kita makan bersama di rumah mu, kamu mau makan apa ? tanya Hendrawan.


"Bolehkah anda membelikan KFC dan es kopi ? tanya Renata.


"Baiklah akan ku belikan , jawab Hendrawan.


"Benarkah ? boleh makan itu, dengan potato chips ya... , tanya Renata berbinar.


"Anda mulai ngelunjak ,matikan telfonnya aku On the way ? jawab Hendrawan .


"HAiz .. dasar.... kulkas dua pintu susah sekali merayunya., gerutu Renata sambil berjalan kembali ke kontrakan nya.


-----++++++++ Bersambung++++++++-------

__ADS_1


terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan komentar ✍️


thanks you All ,,πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2