
Tampak dari dua lelaki yang tadi rupanya dia megambil tas nona Icha yang ketinggalan dan pergi lagi.
Hongjie dan Stefanus keluar dari tempat persembunyiannya nya.
"Seperti kamu jangan tinggalkan disini dulu untuk beberapa waktu Bro." kata Stefanus.
"Lalu bagaimana, ini tempat saya cari makan ." kata Hongjie.
"Aku akan bantu kamu tempat lain di luar kota saja,lagian bukan kamu bilang masa kontrak rumah ini juga mau habis." kata Stefanus lagi.
"Ya .. tolong saya Bro, saya telah salah langkah , bagaimana nasib Renata nanti ah , saya menyelesaikan tindakan saya Bro." kata Hongjie
"Sekarang jangan pikirakan hal itu yang penting ke selamat kamu." kata Stefanus .
"Ayo kita pergi dari sini, bawa beberapa baju dan barang penting kamu, kapan-kapan aku akan mencari jasa angkutan barang untuk kamu." Stefanus lagi.
"Ya..tapi kita harus memperbaiki pintu dulu, supaya tidak ada orang yang masuk ." kata Hongjie.
"Ya..betul juga." kata Stefanus.
"aku cari tukang dulu." kata Hongjie segera keluar dari situ ,cukup jalan kaki karena ada dia kenal tetangganya yang bekerja sebagai tukang bangunan tentunya bisa memperbaiki kunci pintu rumahnya yang di rusak oleh seseorang kemarin malam.
Setelah di perbaiki Hongjie dan Stefanus segera pergi dari rumah itu dan Hongjie kembali tinggal beberapa hari di rumah temannya setelah itu pergi keluar kota.
sementara itu di rumah Atmanegara negara , pagi-pagi sudah di buat sibuk oleh Renata yan tiba-tiba manja dan sering muntah-muntah di pagi hari.
"Kamu kenapa ,masih bandel tidak mau ke rumah sakit untuk periksa ?" tanya Hendrawan yang sudah tidak tahan melihat istrinya yang lemas dan sering muntah-muntah di pagi hari.
"Saya tidak mau ke dokter saya sangat takut bertemu dengan dokter apalagi jarum suntik." kata Renata yang terbaring di kamar.
"Ke dokter tidak harus di suntik ,tidak semua penyakit memerlukan suntikan ayo kedokteran saya sudah tak tahan dan tidak tenang pergi ke kantor meninggalkan kamu dalam keadaan begini ." kata Hendrawan.
"tapi bukan cuma jarum suntik tapi , saya juga tidak suka minum obat dokter karena membuat aku selalu mengantuk dan badan ku terasa lemah." kata Renata lagi.
"Tidak ada alasan ,lagi jangan keras kepala." kata Hendrawan.
Hendrawan lalu mengandeng tangan Renata dan segera menuju rumah sakit yang dekat dengan rumah .
Rumah sakit Jaya Makmur adalah rumah sakit yang di dirikan oleh Hendrawan sebagai tanda terimakasih nya pada Dokter Aliando ,kawan sekolahnya sekali yang telah menyelamatkan nya nyawanya beberapa kali.
setelah memeriksa dengan teliti dan mengunakan tes pack dokter Aliando tersenyum.
"Selamat ,Hdra.. sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah ." kata Dokter Aliando mengulurkan tangganya.
"Serius ?" tanya Hendrawan.
"Apa kamu pikir aku stand up komedi ?" jawab. Aliando.
__ADS_1
"Tentu saya takut jiwa usil kamu kumat ?" kata Hendrawan tersenyum bahagia.
"Ah .. rupanya kamu seorang yang tak pernah bisa forgive and forget , aku hanya nge prank kamu sekali saja kau terus mengingat !"kata Aliando tersenyum.
"lelaki atau cowok ?" tanya Hendrawan.
"sekarang belum bisa di lihat Dra , seperti baru beberapa Minggu , tidak mungkin secepat itu bisa tau lelaki atau perempuan, kamu ini ada-ada saja Dra Hendrawan, tapi aku bahagia sekali kamu akan segera punya baby." kata Aliando.
"Organ genital janin memang sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak awal kehamilan, yakni di usia kandungan 6 minggu, namun di usia tersebut alat kelamin janin masih terlalu kecil untuk dapat dilihat. Alat genital janin baru dapat dilihat dengan jelas di usia kehamilan 16 minggu, jadi saya sarankan , kamu bawa istri kamu memeriksakan jenis kelaminnya nanti kira--kira usia kehamilan 18-20 minggu atau sekitar 4-5 bulan.
"Jika pada waktu tersebut, jenis kelamin janin belum terlihat jelas, nanti bisa cek lagi prosedur itu 1 bulan kemudian, atau pada jadwal check-up berikutnya." kata Dokter Aliando.
meski dokter Aliando seorang dokter umum tapi soal ini tentu dia juga mengetahuinya.
"Baiklah terimakasih ." kata Hendrawan.
"Boleh aku memeluk mu ?' tanya Hendrawan.
"Tentu saja." kata Aliando segera berdiri dan memeluk sahabat.
"Lebih erat lagi." kata Hendrawan.
"ini bukan mimpi bukan?" kata Hendrawan lagi.
"Tidak mimpi Hendrawan, this is reality ! kata Aliando .
Renata sangat geli melihat adegan itu, harus dia yang di peluk oleh Hendrawan bukan dokter Aliando untuk dokter cowok coba kalau cewek , sudah di cincangnya Hendrawan dua belas bagian.
"Sakit Renata, apa yang kamu lakukan Baby ?" kata Hendrawan.
"Yang hamil itu saya kenapa ,anda lebay sekali dan memeluk dokter Hendrawan dan bukan saya ?" tanya Renata mengembangkan pipinya tanda kesal yang sudah memuncak.
"Masak kamu cemburu pada dokter Aliando?" tanya Hendrawan menggoda Renta.
"Ya...sudah kalau begitu sini aku peluk , selamat ya Bi..kamu akan segera jadi ibu, ibu buat anak-anak ku, i love you ." kata Hendrawan lalu memeluk kening istrinya dan Renata pun tersenyum dan tersipu malu di cium di depan dokter Aliando .
"Dok ,ada larangan-larangan untuk wanita hamil tidak ?" tanya Renata.
"untuk sementara tidak boleh angkat-angkat sesuatu yang berat, olah raga yang berat yang membuat perut tertekan dan dapat membaut perut mengalami kontraksi ,seperti bersepeda misalnya." kata dokter Aliando
"kemudian setiap minum obat apapun pastikan obat itu aman untuk wanita hamil jika ada tulisan wanita hamil di larang minum , dan obat herbal sekali pun ,lebih baik berkonsultasi dengan dokter supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan dan setiap sakit atau ke dokter pastikan anda mengatakan kalau asma sedang hamil." kata dokter Aliando.
"Lalu bagiamana dengan makanan dok ,adakah patang bagi wanita hamil ?" tanya Renata.
" sebaiknya hindari dulu makanan mentah ,seperti shui ,salad sayuran karena di kawatri masih ada bakteri di dalam usahakan makan yang sudah di masak terlebih dahulu untuk sementara waktu sampai usia kandungan sudah matang." kata Dokter Aliando.
" Dan buah yang harus di hindari adalah bukan Nanas, karena nanas mengandung zat yang bersifat abortivum, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berpotensi menimbulkan kontraksi pada kandungan.
__ADS_1
" Pada usia kandungan yang masih muda, hal ini jelas sangat-sangat berbahaya, karena berisiko terjadi keguguran.
"Lalu yang kedua buah yang di larang adalah buah durian, karena buah yang memiliki rasa manis ini mengandung alkohol yang membuat tubuh menjadi panas. bila mengonsumsi buah ini, terutama dalam jumlah banyak, sangatlah tidak dianjurkan untuk ibu hamil ." lanjut dokter Aliando.
"Kalau.... e.. kalau....." Renata terdiam karena binggung dan malu untuk bertanya, soal kalau mengandung apa boleh melakukan aktifitas di ranjang soalnya dia tau Hendrawan itu , selalu mengajak nya , bercinta sebelum tidur. bisa dua atau tiga kali bahkan lebih apalagi kalau dia libur bisa seharian di ajak bergulat di ranjang.
" Kalau apa nyonya Renata ?" tanya dokter Aliando .
"Eh..kalau...saya malu bertanya tapi saya butuh jawaban nya." kata Renata.
"Tanya apa ,Renata tidak usah kamu berputar-putar begitu !" kata Hendrawan juga ikut penasaran apa yang ingin di tanyakan noleh istrinya.
" E..kalau ..." Renata tidak bisa bicara dia mengunakan tangganya merekatkan ujung-ujung jemari lalu membuka dan menutup nya dengan posisi atas bawah.
""Apa...katakan saja ,kenapa membuat kode seperti itu ?" tanya Hendrawan tak mengerti.
sedang dokter Aliando menahan senyumnya, melihat nyonya Renata yang kebingungan dan tersipu-sipu malu bertanya soal itu, tentu saja dokter Aliando langsung mengerti soal kode itu, pertanyaan itu sering di tanyakan pada calon ibu muda yang belum pernah punya anak pasti mereka takut akan terjadi apa-apa pada janin saat melakukan aktifitas di ranjang atau bercinta.
"Aliando kenapa kamu tersenyum begitu, apa kau tau maksud istri ku?" tanya Hendrawan.
"Tentu saja tau, dia bertanya bagiamana dengan aktifitas bercinta apakah akan menganggu atau berbahaya bagi kandung atau janinnya." kata dokter Aliando.
"Ha..ha..ha..sok tau !" kata Hendrawan sambil tertawa.
"Kau tanya pada dia lah apa benar apa yang aku katakan ?" kata dokter Aliando.
"Benar itu yang mau kamu tanyakan Re ?" tanya Hendrawan pada Renata.
Renta hanya mengangguk malu tak berani menatap Hendrawan atau pun dokter Aliando.
"Lalu jawablah ?" kata Hendrawan.
Dokter Aliando melihat suara handphone nya bergetar seperti penting .
" iya .. sebentar boleh saya angkat telefon dulu seperti penting." kata dokter Aliando.
"Ya...silahkan " jawab Hendrawan.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
Semalam berujung petaka atau
__ADS_1
cinta pertama tak lekang waktu ,
πππππππππππ