
Sampai di sebuah Apartment milik nyonya Berta , Icha dan Billy segera masuk ke ruangan tamu.
"Hai nyonya Berta saya, Icha ." sapa Icha pada nyonya Berta dan menyalami nya .
"O..ini yang namanya Icha atau Monica itu, silahkan duduk " kata Berta.
"Terimakasih nyonya." kata Icha tersenyum lalu duduk.
"Mau minum apa ?" tanya nyonya Berta.
"Apa saja , terserah nyonya." jawab Monica.
"mungkin kita minum teh bersama sambil mengobrol bagaimana ?" tanya nyonya Berta.
"Ide yang bagus nyonya ." jawab Monica.
nyonya Berta segera pergi ke dapur sedang Icha memandang apartemen itu melihat ruangan yang tertata rapi dan bersih.
"Icha ini tehnya ." kata Nyonya Berta, menaruh teh ya di meja.
"Terimakasih." kata Icha.
"Suruupp..Achh. !
"Segera dan wangi nyonya ." kata Icha usai merasakan teh manis buatan Nyonya Berta .
__ADS_1
"Nyonya saya tak ingin terlalu banyak basa-basi, sebenarnya kedatangan saya disini hanya ingin tau dan beberapa tentang nyonya Angi." kata Icha.
"Apa yang ingin kau tau, kalau kamu ingin menyingkirkan nyonya Angi tak mudah Icha dia pintar dan licik ."kata Nyonya Berta .
"Siapa bilang,saya rasa orang yang mati dan bangkit dari kubur seperti ku , ganas dari dia, anda tau nyonya bertahun-tahun saya menanggung rasa sakit yang tak bahakan sampai sekarang Karan ulah dan keserakahan nya."kata Icha .
"Ya...saya sudah mendengar dari Billy tentang hal itu." kata Nyonya Berta.
"yang lebih menyakiti dari sakit fisik adalah sakit hati aku, nyonya Angi telah membuat anak yang aku kandung tak dapat di selamatkan." kata Icha mulai meneteskan air matanya.
"Lalu apa rencana mu, dan apa maksud kamu mencari ku, kamu tau kau tak bisa membantu kamu banyak karena nyonya Angi punya video yang memperlihatkan saya merusak mobil orang tua dari tuan Hendrawan , sehingga terjadi kecelakaan, maut itu." kata Berta.
"Seumur hidup ,aku di bayangin rasa bersalah namun apa daya nasi telah menjadi bubur , memang Angi tidak melupakan aku saat dia teleh punya posisi di keluarga Hendrawan, dia memberi ku banyak, apartment dan beberapa uang yang telah aku deposit untuk hari tuaku ." kata Berta .
"apakah hanya itu ? anda sudah puas dengan apa yang dia berikan pada anda yang telah lama menjadi sahabat dan membantu nya ?" tanya Icha.
"Aku tau , dulu aku punya restoran cukup bagus di puncak daerah Bogor dekat dengan vila mewah di sana , namun terpaksa menutup nya karena kejadian itu, seperti hidup aku lebih tenang yang dulu saat aku harus bekerja bangun pagi di sana, tidak merasa takut dan bersalah atas meninggalnya orang tua, tuan Hendrawan," ini semua karena bujukan dari nyonya Angi ,namun sampai sekarang janjinya untuk membuat atau membelikan restoran di kota Jakarta itu sampai sekarang tak kesampaian." kata Berta sedih.
"apakah anda akan menerima semua ini dengan lapang dada ?" tanya Icha.
"menerima kekalahan dan cukup puas dengan apa yang anda dapatkan sekarang? " tanya Icha.
"Aku juga sudah tua ,sudah tak ada ambisi lagi untuk hal itu dan lagi aku juga tak punya anak , lalu untuk apa berambisi seperti dia yang gila harta, menghalalkan segala cara ?" kata Berta.
"Tentu anda mungkin tidak butuh lagi, tapi jangan biarkan orang yang membuat anda bersalah seumur hidup tidak merasakan perasaan itu, bagiamana dialah yang menyuruh Anda merusak mobil itu dan membuat orang tua , Hendrawan kecelakaan." kata Icha.
__ADS_1
"Lihatlah dia hidup bahagia menikmati semuanya dengan bahagia tanpa menanggung rasa bersalah." tambah Icha lagi .
"Lalu apa maksud mu ?" tanya Berta.
"Kalau aku, jadi nyonya Berta aku akan meminta bagi hasil atas semua pencapaian yang dia dapat ,kalau tidak aku lebih memilih sama-sama tidak memiliki nya tentu membuat nya kembali menjadi gelandang." kata Icha .
"Dulu aku telah mengalah dan mau meninggalkan Hendrawan asal jangan memaksa saya mengugurkan kandungan ku, namun dia tidak perduli permohonan ku, bahkan membuat aku harus mati, apa anda tidak berfikir wanita seperti dia bila di biarkan akan lebih banyak korban, karena bagi nyonya Angi siapapun orang yang menghalangi jalannya akan di singkirkan ." kata Icha penuh amarah dan kebencian.
"Bukakan begitu nyonya Berta jangan anda menutup mata tentang hal itu, anda tidak tau giliran anda." kata Icha lagi.
"Lalu apa yang harus aku lakukan jika aku membokarnya sama saja dengan saya melakukan bunuh diri karena saya juga terlibat." kata Berta.
"Nyonya anda tidak perlu melakukan secara terang-terangan tapi anda harus membantu saya menemukan data kejahatan nya dan aku yang akan membongkar nya, aku dengar apartment ini milik dia namun atas nama anda , benarkan ?" kata Icha .
"Rupanya kamu sudah tau banyak ?" kata Berta.
"Tentu saja, karena saya tidak akan tenang sebelum terbalaskan dendam ku " kata Icha.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
__ADS_1
Lintas masa ,Semalam berujung petaka atau cinta pertama tak lekang waktu ,
πππππππππππ-