
Meski dengan ragu, Renata menjawab telfon dari Hendrawan.
"Hai,selamat sore Hendrawan apa kabar ?" tanya Renata.
"Baik cinta, apa kabar mu ? "tanya Hendrawan yang terdengar agak kaku saat mengucapkan rayuan yang sedikit romantis.
"apakah kamu sangat sibuk ?" tanya Hendrawan.
"tidak hanya bertemu beberapa costumer saja dan makan siang bersama Andini,"jawab Renata .
" Re ,mungkin dua atau tiga bulan lagi saya akan melakukan oprasi Transplantasi jantung, sudah ada jantung yang tersedia untuk saya," kata Hendrawan dengan nada yang gembira.
" Oh..kabar baik ,tentu sangat menggembirakan bagi anda dan saya terutama ibu anda, semoga secepatnya kita bisa bertemu , aku kangen ?" rengek Renata manja .
"Bolehkah saya bertanya sesuatu ? " tanya Renata sedikit ragu.
"Tanyalah, ada apa kenapa kamu sepertinya menyembunyikan sesuatu dari ku" jawab Hendrawan.
"Tapi jangan marah ya " tanya Renata lagi.
" iya.. tidak marah !" katakan !" jawab Hendrawan lagi.
__ADS_1
"Kalau anda ,sembuh sehat apakah anda akan tetap mencintai aku ?" tanya Renata.
"apa maksud mu ?" tanya Hendrawan.
Apakah aku tidak menjadi kekasih bayangan , saja bagi anda ?" tanya Renata lagi.
"Katakan saja mau kamu apa ,tidak usah berbelit-belit " jawab Hendrawan.
"Seandainya ada mantan pacar anda yang ingin kembali dan mantan anda itu sangat anda cintai , apakah anda mau kembali padanya ?" tanya Renata lagi.
"Tidak ,karena semua itu sudah berlalu, kenapa kamu menanyakan hal itu, apa kamu mencoba untuk pergi dariku dan kembali kemantan kekasih mu ?" Hendrawan balik bertanya .
"Tidak -tidak seperti itu , kenapa anda berfikir demikian , saya tidak punya mantan pacar yang ingin kembali, aku hanya bertanya saja pada anda ," jawab Renata sedikit gugup .
"I Love you too " jawab Renata lalu telfon mati.
Renata bingung harus bagaimana, seribu ragu yang menyerang datang melandanya Hendrawan sediri mengatakan tidak akan berubah ,namun senadainya dia tau Monica masih hidup , mungkinkah dia tidak akan kembali , sedangkan Andini juga mengakuinya bahwa dulu Monica adalah cinta pertama yang sulit di lupakan oleh kebanyakan orang .
"Kenapa,baru ku sadari betapa sulit menjalani kisah cinta yang di bayang-bayangi oleh sang mantan, meskipun tidak ada rasa cinta lagi terkadang mereka masih hadir membuat keputusan bersama , terkadang aku menyadari bahwa Hendrawan sering berdiskusi bersama dengan Andini dan itu menimbulkan sebuah rasa merasa tidak di hargai sebagai pasangan namun saat protes mereka berdua akan berkata bahwa aku cemburu ? oh Tuhan .
Renata mulai bergumul dengan semua fikiran dan perasaannya ,dia sediri harus menanggung rasa sesak dan selalu saja perasaan itu datang
__ADS_1
Kalaupun Hendrawan merasa Andini lebih baik dan lebih pintar darinya, itu tidak di pungkiri oleh Renata namun setidaknya ,dia harus memberitahukannya sebagai bentuk penghargaan sebagai pasangan , itu semua terasa menjengkelkan bagi Re ,namun apa daya kadang dia menelan semua ras pahit nya sendiri sehingga dia selalu ragu untuk tetap melangkah dan meneruskan kisahnya dengan Hendrawan.
ketidak sanggup'an hidup dari bayang-bayang yang masih tetap menjalin hubungan dan Andini terlihat dominan dalam menentukan pilihan sedang Renata yang sering diam menjaga perasaan mereka dan perasaanya sediri , karena mereka akan tersinggung dan marah saat di anggap masih ada rasa.
meski mereka selalu Naif kan itu semua dan mereka saling menunjukan dan bersumpah hanya sebagai soudara saja .
Bagi Renata sendiri ini hubungan pertama kali dan ingin melihat seperti apa kata mereka bahwa tidak akan ada cinta yang bersemi kembali di antara mereka.
Belum semua selesai muncul lagi mantan kekasih di masa lalu yang datang mengusik kisah cintanya, Rasanya Renata ingin menyerahkan dengan semua ini, baginya tidaklah lucu kalau dia terus saja menaruh curiga pada keduanya.
Dia tidak dapat me-Naif kan bahwa sakit atas pengkhianat sahabatnya yang menikam nya dari belakang masih membekas jelas dalam ingatan dan meski pun dia berusaha untuk mengingat diri tidak semua orang begitu, tidak boleh untuk memukul rata , meski tidak dapat di pungkiri akan adanya peluang yang mengarah kesana.
Bergulat dengan perasaan dan pikiran sendiri jauh lebih menyukai daripada berargumentasi dengan lawan bicara.
Makanya sejak dulu, Renata selalu memilih tidak berhubungan lagi dengan mantan nya, meski dia sendiri yakin tidak ada lagi cinta di dalam hatinya namun kita tidak pernah tau apa yang ada dalam fikiran pasangan mantan atau pasangan kita.
Entahlah semua ini sangat membuat serba salah kegalauan yang tercipta dengan sendiri meski sudah berusaha untuk tidak memikirkan semua itu.
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
__ADS_1
komentar βοΈthanks you All ."
ππππππππ