Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Berapa harga servis motor


__ADS_3

Hongjie telah meyerahkan kunci motor milik Renata dan mengatakan bahwa motor siap jalan, apakah Re memilih tetap tinggal dan lanjut mengobrol atau pulang karena sudah larut malam !


"Berapa aku harus bayar servis motornya ?" tanya Renata.


"servis motor murah hanya dua ratus ribu , kopi dan ngobrol nya tiga ratus ribu jadi total semua adalah lima ratus ribu rupiah" jawab Hongjie.


"Kau nich teman pun, mau kau palak ? bukan kamu yang menawarkan kopi dan mengajak mengobrol " protes Renata.


Hongjie terawat mendengar jawaban dari Renata lalu segera mengambil dia lebar ratusan yang dia sodorkan oleh Renata.


"Saya rasa aku harus pulang, tidak boleh terlalu malam ." kata Renata yang berdiri dan mulai menaiki motornya.


"Apa masih, boleh datang main ke tempat anda ini bila aku selesai bekerja ?" tanya Renata.


"tentu saja, aku menyediakan pundak unik kamu bersandar bila kamu memerlukan" jawab Hongjie yang berdiri di dekat Renata


"Bolehkah aku memeluk mu , please?" tanya Hongjie.


Renata menatap lekat pada manik mata Hongjie , memastikan bahwa tidak ada pikiran lain yang ada di dalam pria di depannya itu.


"Hanya pelukan sebagai teman, aku merindukan mu dan ini pertama kali kita bertemu, aku janji hanya sebuah pelukan as Friends." kata Hongjie meyakinkan Renata.


"Oke , hanya pelukan ". jawab Renata yang diam dan membiarkan Hongjie memeluknya.


Hongjie memeluk dan mencium puncak rambut Renata, ada perasaan hangat yang berdesir dalam hati Renata seperti hembusan cinta dan kehangatan yang di rindunya, rasanya ingin membalas pelukannya namun dia tak ingin perasaan itu berlanjut sedang dia tau bahwa dia telah menjalan hubungan dengan Hendrawan, setelah agak lama Hongjie melepaskan pelukannya.


"Bagiamana rasanya ?" tanya Hongjie mencoba menggoda Renata.


" Rasanya manis kecut dan berbau oli " jawab Renata yang di balas dengan cubitan di hidung Renata membuat Renata membulatkan matanya dan melotot ke arah Hongjie.


Hongjie hanya tertawa melihat kelakuan Renata, karena bahas Tubu Renata tak bisa membohongi dirinya sebenarnya Renata masih ingin lebih lama duduk mengobrol bersama nya.


"Pulang Sono ,nanti kau tak jadi pulang karena masih tak rela berpisah dari ku ," kata Hongjie.

__ADS_1


"Ceh...kenapa kamu selalu benar, bahwa hatiku pada mu " Renata ikut menggombal.


"Karena separuh dirimu itu aku" jawab Hongjie


"Kapan kamu berhenti menggombal, apakah kamu melakukan hal itu pada semua wanita , atau pelanggan mu ?" tanya Renata .


"Kenapa apa itu pertanda ,kamu cemburu ?" tanya Hongjie.


"Tidak se ekstrim itu karena kita hanya sebatas teman " jawab Renata.


"Teman tapi mesra Renata jangan lupa akan kelanjutannya," jawab Hongjie.


"Sudah boleh pulang belum ini ?" tanya Renata.


"Ya , pulang baby malam ini, biarlah kita bertemu dalam mimpi dan Colly " jawab Hongjie


"Dasar otak mesum"normal sebagai lelaki yang masih punya libido tinggi ," jawab Hongjie.


"Itu semua tergantung kepada insting sang kuda kerjaan, karena bagiamana kuda kerjaan itu dulu adalah kuda liar yang di bawa ke sebuah istana di didik dengan disiplin ketat, apakah dia memilih hidup dalam peraturan dan disiplin ketat atau kah , kud situ kembali ke alam bebas dengan menemukan kebebasannya ? " jawab Hongjie mengikuti kiasan yang di berikan oleh Renata.


Hongjie tentu saja dapat mengimbangi semua argumentasi dan kata-kata Renata karena mereka sudah berteman lama di Facebook hampir 10 tahun ,tentu saja mereka bisa saling menilai tentu saja keseimbangan dan pengenal pada masing-masing dapat di duga dan selami.


punya insting dan dapat membaca bahasa tubuh masing-masing meski tak pernahkah , bertemu langsung hanya lewat chat atau kadang video call sesekali itupun hanya beberapa waktu dekat setalah adanya aplikasi WhatsApp.


"Sudah pulang sana , nanti kemalaman berbahaya wanita naik motor sendiri terlalu malam, apa perlu aku antar ke rumah baby " tanya Hongjie.


"Tidak usah terimakasih ,saya pulang sekarang ya ?" jawab Renata.


"Oke sampai jumpa lain kali ," Jawab Hongjie.


"Apa kamu masih blokir kontak aku ?" tanya Hongjie.


"Ya..minta maaf untuk hal itu kita kan bertemu jika waktu mempertemukan kita, karena pacarku sangat posesif " jawab Renata.

__ADS_1


"Oke bye !" kata Hongjie segera membantu Renata untuk meluncur ke jalan raya.


Renata mengendarai motornya , dengan perasaan lega dan bahagia karena menemukan kembali Hongjie sang penghibur baginya teman curhatan dan tempat berkonsultasi meski terkadang terjadi kekonsletan pada mereka


Tentu saja konsultasi dengan lawan jenis memang lebih memungkin bahaya terjadi kekonsletan pad sehubungan mereka dengan pasangan masing-masing.


Namun meski mereka saling mengetahui akan hal itu, namun perasaan nyaman dan enggan untuk melepaskan satu sama lain masih menjadikan mereka berusaha saling meraih dan bergandengan tangan.


Renata tidak tau bahwa ,semua itu akan menjadi bom waktu dalam hubungan dengan Hendrawan.


Renata merasa tak perduli karena, dia selalu merasa nyaman dan bebas saat bersama dengan Hongjie meski dia tau bahwa mereka juga tidak akan pernah bersama dan memilih bersama.


Hongjie sendiri punya sebuah kriteria wanita yang tidak di dapat dari Renata , sedang Renata yang merasa bahwa prinsip kebebasan yang di pakai oleh Hongjie lebih terlalu bebas dan kebablasan meski memang tak merugikan bagi orang lain , karena menurutnya Hongjie lebih mendekati pada orang yang lebih percaya kebaikan alam semesta dan mengarah kepada Ateisme .


meski terlalu dini menyimpulkan Bakan hal itu, namun tak dapat di pungkiri bahwa itulah yang menjadi jarak dan pertimbangan dalam hubungan mereka berdua.


meskipun kita tak akan pernah mendapatkan lelaki yang sempurna atau wanita sempurna seperti kriteria kita semua, namun hubungan itu adalah tempat untuk kita untuk saling menghargai mengenal dan belajar untuk saling memberi dan menerima bahkan untuk saling mengoreksi.


sehingga kebersamaan itu akan menjadi satu kesatuan dan akan disebutkan sebagaimana menikah itu adalah suatu ibadah kita untuk menyempurnakan sebuah,misi Tuhan di bumi .


Bahwasanya, pernikahan biru menyatukan dua insan yang berbeda dalam satu wadah pernikahan dan mengarungi bahtera bersama ,maka dari itu kita selalu di anjurkan untuk memilih pasangan yang sepadan dan seiman sehingga kita dapat mengarah bahtera rumah tangga dengan satu paduan dan iman yang sama


Sehingga kita dapat melakukan Mesbah doa atau berdoa bersama, memang perbedaan itu sebisa mungkin di kecilkan namun perbedaan iman dan keyakinan akan menjadi masalah besar dalam bahtera rumah tangga.


"akankah Renata memilih kembali kepada kebebasan dan memilih Hongjie sebagai tempat pelabuhan nya ?


Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All ." jangan lupa dukung. kisah Lain bayang sang mantan


atau cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2