
Dan kalau sudah begitu, Renata akan bad mood seharian, dan jadi cembetut oleh karena hal yang menjengkelkan baginya.
pulang kerja Renata tak langsung mandi menelfon Andini, menceritakan kekesalan tentang perlakuan Hendrawan.
"An.kenapa dia tak seperti yang kamu ceritakan banyak sekali peraturan , dan kalau aku melanggar dia akan menghukum ku , gerutu Renata.
"Oya . dia dulu tidak begitu dengan ku , dia sangat manis dan lembut tidak pernah kasar padaku. Jawab Andini
"Oya... benarlah ? tanya Renata.
"aku pernah berlibur dengannya dan waktu itu dia sedang ada urusan lalu aku masuk ke kamar hotel ku . berbari di ranjangku , sambil makan potato chips sehingga berjatuhan di sofa, dia hanya melirik dan berkata habiskan makanan nya lalu setelah selesai dia meminta pelayan hotel spray baru dan mengayunkan untuk ku dan berkata dengan lembut lain kali jangan begitu anda bisa duduk di kursi makan sambil menonton TV.
"masak...kamu boleh makan potato chips , dan makan di atas ranjang dengan tiduran noton TV, tanya Renata tak percaya.
__ADS_1
"aku pikir tidak masalah toh ,
dia tidak tidur di ranjang itu ,kamar dia ada di sebelah kamar ku dia memesan dua kamar yang bersebelahan, lagian yang tidur di situ kan cuma aku, kotor kan juga aku yang kotor bukan dia ya kan kata Andini .
"Ahhh ..masak sih ,aku waktu makan sama dia ada jatuh kena baju ku sendiri, mas Hendrawan mengomeli aku ,seperti aku melakukan kesalahan yang fatal, Renata mendengus kesal.
"kamu apakah dia sehingga segala itu dan melakukan hal-hal konyol bersama mu tanya Andini.
"Memangnya aku bisa , buat apa dan apa yang aku buat padanya, aku juga tidak tau mengapa dia begitu, aku hanya ingat dia itu so sweet baik ramah penyabar seperti yang anda ceritakan membuat saya mengagumi nya , namun kenapa dia segalak itu sama aku ? tanya Renata mulai agak emosi
"Oke .. oke . sorry. .kalau begitu aku , mau mandi dulu ya Good night sweet dream An , kata Renata berusaha menghindari suasana yang mulai memanas.
mengetahui semua ini , hati Renata makin BT , kekesalannya bukan makin menurun tapi makin naik setelah curhat dengan Andini.
__ADS_1
Rasanya ingin sekali tiba-tiba datang ke depannya, Hendrawan dan memprotes semua ketidak Adilan ini, namun semua hanyalah mimpi , jangankan untuk memprotes dia menatap tatapan matanya yang tajam saja itu butuh kekuatan extra .
"ya .. memang tidak salah aku seperti kucing di hadapan singga ach segitu lemahnya aku di hadapan Hendrawan.
sebenernya aku tidak lemah, aku bahkan punya segudang argument dan bantahan untuk membalasnya namun aku tak tega karena dia sakit aku sangat takut membuat dia sakit .
coba saja kalau dia tidak sakit pasti sudah aku bantah dari A sampai Z ,Renata mulai megombal lagi.
dia lalu mandi dengan melantunkan nyanyian sambil menggosok tubuhnya sampai bersih, lalu, merebahkan diri di pembaringan nya .
dia tak ingin telat bangun karena Hendrawan akan memarahinya , akan ada jadwal sarapan pagi bersamanya.
Re..,tak habis pikir kenapa Hendrawan bos bisa jadi seperti itu dan Andini sekaan menuduhnya bahwa dialah yang membuat Hendrawan berubah drastis .
__ADS_1
"Haizz... dia tanya aku , lalu aku tanya siapa bukankah dia yang bertahun-tahun bersama Hendrawan. ?
+-------+±+±++++++++ Bersambung++++++++-------