Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Maaf tak cukup .


__ADS_3

Namun semua pembicara dua suami istri itu ,telah di dengar Monica dan Monica segera pergi dari tempat itu mengemasi semua barang nya dan melarikan diri keluar negeri.


Anggun yang di beritahu oleh seorang teman yang bekerja di imigrasi sangat terkejut, dan segera menelfon Matius.


"Hallo ada apa Gun ? "tanya Matius segera mengakat telfonnya setelah menepikan mobilnya .


"Apa kamu tau kalau Monica, sudah lari keluar negeri ? " tanya Anggun sedikit panik.


"Tidak ," saya tidak mengetahui,kamu tau dari mana ?" tanya Matius.


"Teman saya bekerja di Imigrasi yang memberi taukan kepada saya ." jawab Anggun.


"Tapi aku sedang dalam perjalanan bertemu dengan tuan Hendrawan," kata Matius.


"Lalu apa yang akan kamu katakan?" kata Anggun.


"Kita akan tetap mengakui, soal obat dan keguguran yang terjadi pada Nona Renata, dan tentu aku akan membantu bicara pada tuan Hendrawan, lebih baik salah satu dari kita harus berkorban untuk tetap menjaga, anak-anak."kata Matius.


"Lalu kamu mengorbankan aku ?" tanya Anggun sedikit emosi.

__ADS_1


"Dengarkan aku Anggun, dalam hal ini aku tidak terlibat, kalau pun kamu mengaku bahwa obat itu di minta oleh Monica karena dia curhat dia hamil dan ingin menggugurkan kandungannya ,tentu tidak terlalu fatal kesalahan mu ." kata Matius mejelaskan.


"Lalu saat mengetahui nyonya Renata kamu baru mengerti bahwa kamu di tipu oleh Monica, dengan begitu kamu tidak akan mendapatkan hukuman berat dan tidak terlibat dalam tragedi itu." lanjut Matius.


"Dan dengan begitu aku tetap aman dan aku tetap bisa menjaga anak-anak dan kamu " kata Matius lagi.


"Baiklah aku setujui , meski itu terasa tak adil dan berat ,bukan seharusnya ini salah kamu yang salah mendidik Monica dna terus memberikan kejahatan nya." kata Anggun lalu mematikan telfonnya.


Matius melanjutkan perjalanan bertemu dengan tuan Hendrawan, tentu saja dia harus rela di maki olehnya.


Matius belum pernah melihat tuan Hendrawan loose kontrol seperti itu, tentu saja Matius harus menyadari semua itu.


"Apakah dengan kata maaf baby ku bisa kembali ?" teriak Hendrawan.


"Saya tau itu tidak mungkin , tapi satu saya juga orang yang telah di tipu dan terbujuk oleh Monica yang terlihat lemah lembut Tuan ." kata Matius merendah.


"Saya akan tetap memproses istri mu secara pidana karena melanggar etik kedokteran juga, bagiamana memberikan obat itu dengan sembarang !" kata Hendrawan menatap tajam ke arah Matius.


dan Matius hanya menuduk saja tanpa berani berkata-kata .

__ADS_1


"Aku pastikan izin praktek istrimu di cabut dan pastikan akan mendapat hukuman supaya tidak ada dokter lainya menyalah gunakan izin dengan sembarang, bagiamana kamu bisa membunuh calon bayi aku , sedangkan yang kali makan dari tempat ku ?" tanya Hendrawan .


"Saya minta maaf atas kesalahan ini, sungguh istri saya tidak tau kalau Monica menggunakan nya bukan untuk dirinya tapi untuk nyonya Renata." jawab Matius.


"Apakah kamu kenal Monica , apa istrimu tau siapa Monica?" tanya Hendrawan.


"Saya ti..tidak begitu mengenalnya, istri saya hanya kenal sebagai seorang teman dan pasien yang berkonsultasi di tempatnya, dia mengatakan bahwa dia ingin mengugurkan kandungan nya karena dia telah di perkosaan seseorang saat mabuk dan dia tidak ingin merawat bayi dari lelaki yang tak di kenal dan di cinta nya."kata Matius.


"pergilah dari hadapanku" kata Hendrawan dengan mengibaskan tangannya.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain ,Semalam berujung petaka atau cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2