Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Netizen yang maha benar.


__ADS_3

Setelah menunggu agak lama dan menunggu penumpang yang lain naik, akhirnya bus itu berangkat juga .


"aku tak menyangka bahwa semua ini akan terjadi semua memang salah ku, tapi kenapa Hendrawan tak mau percaya pada ku, Mita aku sangat sedih sekali." kata Renata mulai menangis lagi.


"Nyonya, apapun buang terjadi dan meski belum ada bukti tentang apa yang terjadi , namun saya percaya pada malam itu tidak terjadi apapun dengan nyonya dan Hongjie, nyonya jangan bersedih , kasihan janin nyonya kalau terlalu sedih dan setres nanti berefek pada janin, kalau nyonya percaya bahwa anak yang nyonya kandung adalah anak dari tuan Hendrawan, tentu saja, itu akan bisa membantu anda untuk membersihkan nama anda dari semua tuduhan." kata Mita.


"tapi masih butuh waktu lama , untuk melakukan nya karena aku baru mengandung beberapa Minggu saja." kata Renata.


"Tidak Maslah cepat atau lambat itu hanya soal waktu, aku tau tuan Hendrawan pasti terpukul dengan apa yang dilihatnya, tentu semua lelaki akan marah dan emosi bila melihat foto itu, namun saya yakin jika sudah tenang tuan Hendrawan pasti akan mencari anda ." kata Mita.


"Aku tidak yakin ,Mita karena Hendrawan tidak akan pernah memaafkan saya ,karena kejadian ini, bagiamana mungkin dia bisa melupakan kesalahan ku yang fatal, aku sendiri tidak yakin apakah aku tidak tidur dengan Hongjie , namun secara sadar aku merasa tidak pernah melakukan nya, mungkin saat aku tertidur, dia melakukan hal itu pada ku ?" kata Renata dengan di selingi dengan isak tangisnya.


"sudah nyonya jangan di ingat-ingat terus, percaya semua akan baik-baik saja, Tuhan tak kan menguji manusia melebihi batas kemampuan kita, nyonya ingat kan nasehat yang sering nyonya berikan pada orang-orang yang sedang lemah dan tak bersemangat ." kata Mita.


"anda harus kuat dan tegar demi calon buah hati anda nyonya, jangan pernah menyerah." kata Mita lagi yang terus berusaha menguatkan nyonya yang sedang bersedih meghadapi ujian yang tiba-tiba.


"Tidurlah nyonya ,jaga kesehatan anda." kata Mita.


Renata yang lelah dan mengantuk itu hanya mengangguk saja, dan menyadari kepalanya pada bahu Mita.

__ADS_1


Fajar telah mereka saat mereka sudah sampai di Semarang, Renata naik taksi menuju rumahnya.


Dia sangat beruntung karena sempat membeli rumah hasil penjualan rukonya ,Karana tak segaja melihat iklan rumah yang bagus dan di jual murah karena butuh dana cepat, meski sebenarnya rumah itu mau di berikan untuk adiknya perempuan kalau sudah menikah nanti.


Berita tentang Renata sudah bermunculan di mana-mana telefon genggam Renata tak berhenti berdering dan menerima banyak WhatsApp.


Hingga Renata membeli handphone baru dan hanya beberapa orang yang di beritahu, Renata hanya memberitahu keluarga saja.


Renata menangis dan mengurung diri di kamarnya, berita yang sangat memalukan yang muncul di mana-mana, komentar pedas bertaburan di mana -mana.


"Wanita tak tau diri , gadis miskin jelek gendut di nikahi lelaki tampan kaya raya masih saja selingkuh ?"" gila wanita gila @Mika.


"Wanita tak tau di Untung , ****** @ Budi Utomo.


"Nyonya berhentilah membaca,semua itu ." kata Mita yang dari tadi masuk ke kamar dan telah memperhatikan nyonya yang sedang secroling membaca banyak komentar di video yang baru di tonton nya ,berita tentang dirinya dengan judul yang cukup pedas, Cinderella yang kembali ke jalan sesuai habitatnya.


"Nyonya !! Mita sedikit berteriak membuat Renata memandang ke arahnya.


wajahnya terlihat letih dan sembab matanya bengkak karena dari semalam dia tak berhenti menangis.

__ADS_1


"Apa yang harus kau lakukan, kenapa mereka membuat berita dan kata-kata yang menyakiti kan seperti ini, mengapa ..?" kata Renata sambil menangis.


"nyonya namanya juga netizen di negri +62 ini kabar buruk itu akan mudah tersebar merek tidak banyak kerjaan dan lebih suka bergosip dan berkomentar yang buruk untuk sesuatu buang di anggap mereka buruk , Netizen yang maha benar tanpa mengoreksi diri sendiri , netizen yang tak pernah salah dan merasa suci mereka juga belum tau kebenaran nya sudah pada menghujat, jadi kenapa anda perduli dengan ocehan mereka , toh anda tidak minta makan pada mereka ,lebih baik nyonya makan dulu anda tidak kasian dengan baby yang anda Gandung ?" kata Mita segera mengambil handphone nyonya nya .


"Saya tidak lapar, Mita ." kata Renata.


"lapar tidak lapar anda harus tetap makan ." kata Mita segera menarik tangan Renata sedikit kasar menuju ruang makan.


Mita tadi sudah keluar memberi sarapan di sebuah warung,dekat rumah mereka tinggal.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain


semalam Berujung Petaka atau

__ADS_1


cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2