
Hari berlalu dengan cepat tak terasa setelah obrolan demi obrolan membuat Hendrawan dan Renata makin dekat mereka berdua merasa nyaman.
Meski di mata Hendrawan Renata itu wanita paling konyol ,ceroboh dan suka bikin onar tapi dia menyukai nya entah mengapa meski hanya hitungan bulan mereka bersama Hendrawan seolah menemukan teman lama dan akrab layaknya sahabat lama yang baru bertemu dan mencurahkan semua perasaan rindu mereka.
Benarkah hanya sebuah persahabatan saja , ataukah belum juga menyadari ada rindu bila tak jumpa kekosongan saat tak saling menyapa meski sekedar lewat WhatsApp saja.
"Hai.. apa kabar... teriak Renata mendekati Hendrawan yang duduk di depan kolam ikan.
"Kangen ya sama aku ,tanya Renata mengoda Hendrawan yang menatap kosong kolam ikan itu.
"siapa yang bilang ! tanya Hendrawan seperti acuh.
"Kata ibu anda , jawab Renata duduk di sebelah Hendrawan.
"benarkah ? tanya Hendrawan.
"Tentu saja apa anda mau lihat chat saya dengan ibu anda , kata Renata bangga.
Hendrawan hanya tersenyum mendengarnya, pintar sekali membuat ibu nya menyukainya , setahu dia, ibunya selalu selektif dengan teman atau orang yang dekat dengan dirinya.
"apa yang aku lakukan dengan ibuku sehingga dia menyukai mu, tanya Hendrawan penasaran.
"simple apa yang membuat anda juga menyukai ku , jawab Renata enteng.
"Hai, jawab dulu pertanyaan saya , jangan balik bertanya , sanggah Hendrawan.
"Ya.. jangan galak tuan muda nanti cepat tua , teriak Renata.
"Hai dasar kau mis bar-bar , celetuk Hendrawan sambil melihat mimik muka Renata yang terlihat cemberut .
wanita di sampingnya seorang yang sangat ekspresif dan sangat menarik di amati , dia tidak akan mudah berbohong karena sangat tidak bisa menyembunyikan ekspresi wajahnya saat dia sedih , galau suka atau kesal.
"emm.. kamu tau aku ini seorang mantan pencuri paling handal sebelum bertobat, kata Renata mengarang cerita .
__ADS_1
"Oya..., tampang mu meragukan ,jawab Hendrawan sambil tertawa terbahak-bahak.
"Hai..dengar dulu aku mantan pencuri hati dan suka tebar pesona meski tak mempesona ha ha, aku harus akui ternyata mereka melihat saya karena hanya ingin mendapat hiburan dengan segala kekonyolan ku , mereka tak benar menyukai ku.
"No body love me, kata Renata tiba-tiba merasa sedih .
"Siapa bilang tak ada yang mencintai mu " tanya Hendrawan.
"Aku yang bilang , jawab Renata.
"Berdiri sini, aku pukul pantat mu ? kata Hendrawan dengan muka tidak suka.
"ya.. kenyataan demikian , lihatlah sampai sekarang aku masih menjomblo , kata Renata
"apakah, kamu tidak pernah pacaran , tanya Hendrawan.
"pernah tapi mereka meninggalkan ku demi wanita lain, jadi mereka tak benar-benar mencintai, bukankah kata orang kalau kita mencintai seseorang dia akan bertahan dengan segala keadaan kita , berjuang bersama ? kata Renata yang wajah nya mulai sendu .
"Hai .. tidak perlu di ingat sesuatu yang telah berlalu dan menyakitkan itu, Hendra merentangkan bahunya menarik kepala Renata di di dadanya, hatinya ikut merasa sedih.
Dua sejoli yang sedang patah hati, berada di sebuah taman di selimuti perasaan saling membutuhkan, saling menjaga dan saling melindungi meski tanpa mereka sadari akan bahaya cinta yang masuk dan sudah mengutip di jendela hati mereka.
"Re... ,aku mengizinkan kamu menjadi kekasih ku, kata Hendrawan tiba-tiba.
"apa..? apa anda kerasukan Dewi Amor tanya Renata beringsut dan melepaskan tangan Hendrawan dari pundaknya .
"apa anda sudah gila ? kata Renata melihat Hendrawan aneh .
"seharusnya kamu berterimakasih aku mengizinkan kamu mencintai ku, masuk dalam hidupku dan menjadi kekasih ku , apakah kamu tak pernah ada perasaan pada ku ,kata Hendrawan tak mau kalah.
"tapi... kita kan hanya berteman saja , sebenarnya perasaan itu pernah muncul dalam pikiran dan benakku, tapi aku tepis karena aku tau siapa diriku dan sadar siapa aku dan kamu,
mana mungkin kamu akan jatuh cinta dengan wanita sepertiku.
__ADS_1
"Andini selalu bilang kekasih anda selalu nya sangat cantik dan sexy dari kalangan kelas atas berpendidikan tinggi, aku tak kan pernah bermimpi, kata Renata.
"Benarkah dia bilang begitu , aku sendiri tak pernah memandang seseorang seperti itu ? aku pernah berpacaran dengan Monica dan hampir menikahinya, dari keluarga sangat sederhana tapi keluarga tak mengizinkan dan melepaskannya , dia sudah bersedia pindah keyakinan supaya kita bersama.
"kita saling mencintai sayang sekali dia mengalami kecelakaan lalu lintas dan merenggut nyawanya.
"Hen, maaf saya pulang dulu aku lupa ada janji dengan taman ku Amelia, jadi kapan kapan kita bicara lagi, kata Renata beranjak pergi dan mendekati nyonya Angi yang berada di teras rumahnya sambil menikmati kopi.
"nyonya saya pulang dulu , kata Renata.
"Kenapa buru-buru kamu kan baru datang , kata Nyonya Angi .
"Maaf , nyonya saya lupa ada janji dengan teman siang ini , saya harus buru-buru takut terlambat , jawab Renata sopan .
"Baiklah lain kali datang lagi ya, kami sedang mempersiapkan diri untuk pergi keluar negeri memeriksa Hendrawan , kami akan pergi beberapa bulan dan mungkin kamu tidak akan bertemu dengan Hendrawan cukup lama ., kata nyonya Angi memberikan informasi supaya Renata bisa rutin datang ke rumah untuk memberi semangat Hendrawan.
"iya, nyonya saya akan usahakan datang setiap Minggu , jawab Renata berlalu pergi.
Renata segera berjalan keluar dari komplek perumahan itu , beruntung tidak terlalu jauh tempat mereka dari gerbang gapuranya sehingga Renata bisa tetap berjalan kaki dengan cepat dan keluar naik angkutan umum bertemu dengan sahabatnya sekaligus teman satu gereja si Amelia.
Amelia bertemu dia sebuah warung makan , yang cukup ramai mereka sedang membahas kegiatan yang akan di buat untuk acara natalan di gereja serta ikut penginjilan di jalan-jalan menebarkan kasih dan traktat untuk orang lain.
selesai makan bersama , mereka berpisah dan Renata pulang kembali ke kontrakan nya , dia merebahkan diri dan kembali memikirkan kejadian tadi di rumah Hendrawan.
senang namun juga takut bahwa dia , akan terluka dengan mimpi yang terlalu tinggi menurut nya ,itu tidak masuk di akal tiba-tiba perasaan cinta ada di antara mereka.
di dalam pelajaran di gereja tentang pelayanan dan konsultasi seorang tidak boleh melakukan konsultasi dengan lawan jenis baik agar tidak terjadi korsleting di antara mereka.
waktu itu, sempat terpikir untuk berhenti bertemu atau chat dengan Hendrawan karena pertimbangan itu, namun mengingat siapa dirinya dan Renata berfikir tidak mungkin Hendrawan akan jatuh cinta dengan wanita seperti dia memilih tetap maju, apalagi melihat Hendrawan dalam keadaan sangat terpuruk dan tidak tega meninggalkan nya, bagaimana dia sanggup meninggalkan dan membiarkan Hendrawan yang sedang sakit berjuang untuk kesembuhannya berjuang untuk hidup dan mati namun di tinggalkan kekasihnya bertunangan dengan lelaki lain, sedangkan mereka berpacaran buka sebentar bukan setahun dua tahun .
Antara bahagia karena dicintai lelaki tampan dan kaya seperti Hendrawan dia juga masih tidak percaya.
------+++++++Bersambung+++++------
__ADS_1