
Usai permainan itu, nyonya Angi pulang ke rumah Atmanegara, sedang Icha masih tetap tidur di apartment nya.
"Saya pulang dulu ." kata Nyonya Angi pada Billy setelah puas main dengan Billy.
"Tidak tidur disini ?" tanya Billy.
"Tidak ada beberapa masalah yang harus aku , selesaikan." kata nyonya Angi.
"Bersabarlah sebentar lagi ,aku akan kembali menjadi nyonya besar di keluarga Atmanegara." kata nyonya Angi tersenyum lalu mengecup Billy sebelum pergi .
"Ya , hati-hati di dijalan sayang " kata Billy.
Billy segera menutup pintu dan menguncinya dengan slop dari dalam supaya bila nyonya Angi balik harus dia yang membuka meski nyonya Angi punya kunci apartment.
Billy segera ke kamar dan membuka rekaman yang tadi di buatnya, Billy sangat senang dengan hasilnya.
Dari pertama masuk ke kamar, terlihat Billy di tarik oleh nyonya Angi, lalu di dorong ke kasur kemudian di borgol di pukuli pelan-pelan dengan cambuk yang ada di meja itu, lalu di buka bajunya perlahan dan benar seperti seorang wanita yang sedang memperkosa lelaki dan acting Billy cukup bagus terlihat disitu Billy kandang menjerit dan melenguh sakit yang bercampur nikmat mungkin, tentu saja video seperti ini ,kalau sampai keluar akan sangat memalukan bagi nyonya Angi yang terhormat.
Terdengar suara handphone Billy berdering dan Billy melihat siapa yang menelfon dirinya .
"Hello nona Icha."jawab Billy menyenderkan diri di sofa.
"Bagiamana berhasil ?" tanya Icha .
"Tentu saja dan hasil yang bagus." jawab Billy.
"Boleh aku lihat ?" tanya Icha.
"itu sangat memalukan saya , jika kamu melihat nya !" jawab Billy.
"Ah ..tidak mengapa aku, bisa melihat film seperti itu, aku juga pernah berbuat begitu jadi tidak perlu kawatri ." kata Icha.
__ADS_1
"Ah.. bagiamana aku, sedikit sungkan baru kali ini saya merekam aktifitas di ranjang sepeti ini, apalagi disitu saya terlihat sebagai lelaki yang tak punya kuasa dan tunduk pada wanita, melukai kejahatan dan harga diri ku sebagai lelaki." kata Billy.
"Ah ... kalau begitu itu lebih bagus, kalau nyonya Angi tak menuruti kemauan mu, dia pasti akan sangat malu melihat betapa jahat dan liarnya wanita yang sudah setengah baya itu, dan pasti akan menjadi berita utama tentu dia tidak akan bisa menegakkan kepala lagi dan hancurlah kesombongan dan image elegan sopan bersih and suci ." kata Icha.
"Aku jadi penasaran ,pasti aku sangat bahagia bila kamu izinkan aku melihatnya." kata Icha lagi.
"Benarkah ?" jawab Billy.
"Apa kamu mau tau kenapa ,aku membantu kamu, dan kenapa aku berusaha untuk tetap baik pada nyonya Angi ? dan bagiamana aku bisa tau semua tentang nya , karena aku adalah seorang yang dekat dengan tuan Hendrawan aku pernah hamil tapi di singkirkan oleh nyonya Angi karena dia ingin memiliki harta keluarga Atmanegara yang terkenal kaya raya itu dia hampir saja mendapatkan semua itu, namun kakek tuan Hendrawan mengetahui niat jahatnya, sehingga dia membuat surat wasiat , bahwa jika tuan Hendrawan Atmanegara mati tanpa meninggalkan keturunan maka semua harta kekayaan Atmanegara akan di serahkan pada yayasan amal dan sosial yang di tunjuk untuk mengelola." kata Icha mulai terisak-isak.
mendengar hal itu hati Billy tersentuh dan merasa bersalah .
"Baiklah aku boleh datang , ke rumah mu mari kita bicara dan curhat lah pada ku, aku ini teman kamu kan ?" kata Billy.
"Iya.... hanya kamu, aku tak punya siapapun disini, keluarga tidak ada." jawab Icha membuat dia seolah wanita yang paling malang di dunia.
"Baiklah aku segera kesan." kata Billy segar membawa leptop nya ke Apartment sebelah.
β‘οΈπ±"Baby apa sudah sampai di rumah." tanya Billy melalui pesan WhatsApp.
π±β€΄οΈ"Sudah sayang ." jawab Nyonya Angi dengan mengirimkan foto selfy di rumahnya.
β‘οΈπ±"ya syukur lah, jangan lupa makan, saya juga akan keluar makan, bye Baby love you ! " balas Billy.
‴οΈπ±"Love you too !" jawab nyonya Angi seperti anak muda saja yang baru jatuh cinta ,mungkin juga sudah puber ke dua.
"Hai... Billy, silahkan masuk " kata Icha membukakan pintu untuk Billy dan berpura sedang mengusap air matanya.
"kamu menangis ?" tanya Billy Syahputra.
"iya bagiamana tidak sedih kalau ingat kejadian itu ?" kata Icha duduk di sebelahnya Billy yang sudah duduk saat dia masuk ke apartemennya membawa leptop nya dan meletakkan leptop di di atas meja.
__ADS_1
Billy segera membuka leptop nya dan kembali memutar video tadi di depan Icha .
"Wah..bagus sekali , sesuai harapan ." kata Icha
"Boleh aku mendapat video itu, dengar sangat berbahaya kalau kamu taruh di tempat kamu, bila ketahuan oleh nyonya Angi kamu tidak, mendapat apa-apa, jadi kalau aku punya video itu saat terjadi sesuatu dengan mu, aku bisa dapat membantu kamu untuk membalas dendam." kata Icha berusaha meyakinkan Billy supaya dia bisa mendapatkan Videonya.
"Benar juga ...tapi....?" kata Billy sedikit ragu.
"Tapi apa , apakah kamu tak percaya pada mu ?" tanya Icha.
"Aku masih baik dengan nyonya Angi karena kau butuh bantuannya, kamu tau ? sudah banyak penderita yang aku alami oleh karena dia, sebenarnya saat aku bertemu dengan rasanya aku ingin mencakar lalu aku akan membunuhnya,namun itu terlalu ringan buatnya yang telah membuat saya mengalami pederita bertahun-tahun.
"Sebentar aku akan perlihatkan pada kamu, kata Icha segera masuk ke kamar membawa Leptop dan satu buah File di tangan nya.
"Kamu tentu pernah dengar nama Monica bukan ,pacar tuan Hendrawan Atmanegara yang mati kecelakaan, itu aku ini kamu lihat mobilnya yang remuk dan aku hampir mati, namun keluarga ku menyelamatkan aku dan berusaha untuk melindungi sehingga, aku di akui telah mati supaya nyonya Angi puas dan tidak mencari aku lagi." kata Icha perlahan dengan muka yang sedih dan sekali meneteskan air matanya.
"aku selamat tapi janin yang aku kandungan tidak dapat di selamat kan, wajah ku rusak karena kecelakaan itu setelah saya membaik saya melakukan operasi plastik lalu aku masih kehilangan ingatan ku beberapa lama, hingga kembali pulih dan aku pulang ke Indonesia, tapi tidak ku sangka bahwa Hendrawan telah mempunyai wanita lain dalam hidupnya, aku benar-benar hancur apalagi Hendrawan telah memiliki Renata daripada aku,sedih dan terluka , namun aku tak ingin menyerah begitu saja , aku ingin mendapat kan apa yang telah menjadi hak ku? apa aku salah ?" tanya Icha pelan.
"Tidak tentu saja tidak kata Billy memeluk tubuh Icha yang menahan tangis yang membuat bahunya terguncang." menceritakan kembali kisah sedihnya.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ
dan komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
Semalam Berujung Petaka atau
cinta pertama tak lekang waktu ,
__ADS_1
πππππππππππ