Bayangan Sang Mantan

Bayangan Sang Mantan
Hidup untuk ,"Balas dendam !"


__ADS_3

Icha kembali menemui nyonya Angi setelah mendapatkan obat untuk aborsi kandungan itu dari kakak iparnya.


"Nyonya ini tinggal taruh dalam minuman Renata dan obat ini pastinya mujarab karena ini obat dari dokter yang di jamin kasiat nya " kata Icha menyerahkan obat tadi.


"Dari mana kamu mendapatkan obat ini ?" tanya Nyonya Angi .


"anda tidak perlu tahu ,yang pasti obat ini akan bekerja kurangi dari tiga jam." kata Icha tersenyum.


"Baiklah aku akan melakukan nya , untuk mu." kata Nyonya Angi


"Untuk kita nyonya karena kita sama di untungkan dalam hal ini." kata Icha.


"Baiklah katakanlah demikian ." kata nyonya Angi mengalah.


"Dan aku pulang dulu waktunya makan malam dan melihat reaksi dari obat ini." kata Nyonya Angi.


"Ya..kita lihat saja nanti ,saya juga pulang ke Apartment dulu ."kata Icha lalu berdiri dan melangkah pergi dengan senyum sinis nya .


Memang hanya butuh beberapa jam setelah acara makan malam tiba-tiba di rumah Atmanegara kekacauan.


" He..perut saya sakit sekali , seperti melilit dan sangat mulas ." kata Renata mencengkram tangan Hendrawan dan dia memegangi perutnya.


."kalau begitu ayo ke dokter sekarang." kata Hendrawan lagi mulai cemas.


saat Renata berdiri darah mengalir di antara pahanya.

__ADS_1


"Ah ....sakit....!" Hendrawan sudah tak menunggu lama saat melihat darah yang menetes itu segera menelfon ambulance dari Rumah sakit MMC Grup.


"Renata bertahan lah " kata Hendrawan segera memapah Renata keluar dari kamar dan turun mengunakan Lif .


dan Ambulance sudah masuk di halaman rumah Atmanegara dan langsung membawa nyonya Renata masuk ke sana.


Rumah sakit MMC Grup , tidak jauh dari rumah Atmanegara sekitar satu jam namun kemacetan sempat membuat mereka agak lama di jalan, meski Hendrawan sudah memerintahkan anak buahnya untuk mendahului membuat jalan lebih cepat.


Anggun yang mendengar tentang hal itu langsung gemetar dan lemas dia pun langsung mengerti obat yang di minta Icha itu bukan untuk diri sediri tapi untuk


nyonya Renata.


"Oh...tidak bagiamana ini , apa yang harus aku lakukan?" gumam Anggun menunggu dengan cemas kedatangan ambulance yang membawa nyonya Renata .


Anggun dnegan beberapa dokter lain sudah menunggu termasuk dokter Matius.


Hendrawan terpaksa menadatangani , operasi kuret untuk membersihkan kandung Renata .


Renata saat sadar , dia langsung di peluk oleh Hendrawan membuat dia dengan sendirinya tau bahwa janin dalam kandungannya tak bisa di selamatkan.


"apakah kita kehilangan nya ?" tanya Renata pada Hendrawan.


"Hemmm...! " jawab Hendrawan lesu.


"Kenapa anda menadatangani nya ?" tanya Renata.

__ADS_1


"Tidak ada pilihan lain ,Re...dia telah sudah keluar banyak , dan pelung hidup sangat tipis , kalau di biarkan tetap disana itu akan menjadikan penyakit ,sudah tak tak bisa terdeteksi saat di USG re." kata Hendrawan masih memeluk Renata dengan erat.


"Tidak apa ..kita akan buat lagi dan kita akan program lagi supaya kamu bisa punya baby lagi , aku berharap dan berdoa Kita punya anak kembar sehingga nanti kita langsung punya dua ."kata Hendrawan menghibur Renata.


"dokter Anggun bilang kadung kamu akan kembali siap minimal 6 bulan ke depan , jangan Kawatri semua akan baik saja." lanjut Hendrawan menghibur Renata.


Sementara di tempat lain ,saat Icha mendengar hal itu dia tersenyum dengan puas.


Dia sendiri meluncur dengan Billy ke sebuah apartment milik Berta tentu saja dia akan segera mencari bukti kejahatan nyonya Angi.


"Billy ,kamu sudah siap ..?" tanya Icha yang sudah berada di depan apartment nyonya Angi.


"Tentu saja sudan saya sudah ,membuat janji dengan nyonya Berta." jawab Billy.


Mereka lalu berjalan beriringan menuju mobil Icha tentu saja Icha akan sangat senang mengumpul senjata untuk membalas dendam pada nyonya Angi.


Icha hanya punya keinginan untuk membalas dendam dan seluruh hidupnya hanya bertujuan untuk hak itu, dia tak akan melepaskan nyonya Angi dia akan segera membuat dia juga menderita karena perbuatan nya di masa lalu yang menyebabkan dia hampir kehilangan nyawanya.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain, Lintas masa , Semalam berujung petaka.

__ADS_1


cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2