
AUTHOR POV
Di dalam mobil Aldi dan Reva, Reva masih memikirkan Keyra. Dia benar-benar kagum pada gadis itu, dan dia benar-benar berharap Keyra untuk menjadi menantunya.
"Pa, mama masih berharap kalau Keyra bisa jadi menantu di keluarga kita pa" ujar Reva menyuarakan isi pikirannya
"Mama tenang aja, Keyra memang akan menjadi menantu kita. Tinggal seberapa besar usaha putra kita untuk bisa menaklukan Keyra" jawab Aldi dengan senyum misterius
"Maksud papa? Papa tau sesuatu yang mama nggak tahu? Mama gak seneng ya, papa maen rahasia-rahasiaan gitu" tuduh Reva ketus
Kalau sudah seperti ini, Aldi harus menceritakan semua pada istrinya. Jika tidak maka dijamin istrinya yang cantik ini pasti akan mengambek padanya.
"Baiklah papa akan ceritakan" jawab Aldi akhirnya
FLASHBACK ON
Pagi harinya di Perusahaan Wijaya Group
"Jadi Reno, saya ingin tahu siapa gadis yang diajak oleh Bara saat ia kembali dari Jerman? Sampai ia harus menggunakan pesawat pribadi? Hal yang tidak pernah ia lakukan." tanya Aldi tegas, pada asisten anaknya
"Hmmm... itu..." jawab Reno ragu
__ADS_1
"Katakan saja Ren, saya sebagai Papanya, hanya ingin memastikan siapa gadis yang telah membuat Bara berubah. Selama ini saya diam, karena Bara tidak pernah melakukan pergerakan yang mencurigakan. Tapi setelah kemarin saya dengar dia memakai pesawat pribadi untuk mengantarkan gadis itu, itu buat rasa penasaran saya muncul."
"Hm... Gadis itu nona Keyra, Tuan." ujar Reno terbata
"Keyra? Keyra siapa? Bicara lah yang jelas Reno, dan katakan semua yang kamu tahu pada saya." desak Aldi
"Namanya Keyra Alenzy Aditama Tuan. Putri tunggal keluarga Aditama. Tuan Bara menyuruh saya untuk mencarikan orang yang bisa menjadi mata-mata nona Keyra selama lebih dari 5 tahun ini dan saya akan melaporkan hasilnya pada Tuan Bara.
Tapi saat nona Keyra memiliki kekasih, Tuan Bara sempat berhenti ingin mengetahui tentang nona Keyra. Yang saya pikir Tuan Bara sudah melupakan nona Keyra. Tapi setelah Tuan Bara mendengar kabar tentang masalah nona Keyra dan nona Keyra yang akan ke Jerman, Tuan Bara kembali mengejar Nona Keyra Tuan." jelas Reno panjang lebar
Aldi menganggukan kepalanya dan tersenyum lebar, "Ternyata tanpa aku jodohkan pun, mereka sudah dipertemukan dengan jalan mereka sendiri. Walaupun sepertinya Bara memerlukan usaha yang lebih gigih, tapi itu lah yang nantinya akan membuat cinta mereka makin kuat"
Reno hanya mengangguk sebagai jawabannya pada Aldi, "Baiklah, kalau begitu kamu boleh kembali Ren"
FLASHBACK OFF
*******
"Papa sama mama kok baru pulang jam segini? Dari mana aja?" tanya Bara setelah melihat orang tuanya memasuki ruang tengah
"Papa sama mama tadi abis jenguk sahabat kami waktu kuliah sayang, kamu udah makan malam?" tanya Reva pada putranya
__ADS_1
"Sahabat papa sama mama? siapa Ma? Apa aku kenal? " tanya Bara beruntun, tanpa menjawab pertanyaan mamanya
"Kenal lah, kenal banget malah" gumam Reva sambil tertawa, "Udah kamu banyak tanya, mending kamu tunggu papa sama mama di meja makan. Kita makan malam bareng, mama sama papa mau ganti baju dulu."
Bara tidak menjawab, dan langsung berjalan pelan menuju meja makan.
Setelah Aldi dan Reva selesai berganti pakaian, mereka segera bergabung di meja makan bersama Bara yang telah menunggu kehadiran kedua orang tuanya. Selama makan malam berlangsung, suasana cukup hening. Hanya suara dentingan sendok dan garpu yang sesekali terdengar. Sampai Reva menyadari sikap anaknya yang terlihat
berbeda dari biasanya, bahkan sesekali Reva melihat Bara tersenyum diantara suapannya. Reva melirik kearah suaminya, dan sepertinya suaminya itu juga menyadari perubahan sikap Bara.
"Eheemm... kamu kenapa sayang? Mama liat kyknya lagi seneng, sampai senyum-senyum gitu?" ujar Reva tiba-tiba sambil melihat kearah putranya
"Ah... Siapa ma? maksud mama? aku?" jawab Bara gugup, "Bara gak apa-apa kok ma, emangnya kenapa?"
"Sayang... anak mama yang paling ganteng.. kamu itu sudah 25 tahun sama mama. Walaupun sekarang kamu sering pergi berbulan-bulan untuk bisnis atau tinggal di apartementmu, mama gak bakal lupa sama kebiasaan kamu dan mama kalau ada yang berubah dari kamu juga mama pasti tau. Kelakuan kamu gini, kayak orang kasmaran
tau gak. Jadi gimana? Gak mau cerita sama mama sama papa? Atau kamu udah berhasil dapetin pujaan hati kamu itu ya?" cecar Reva pada Bara
"Emm.. ee... Duhhh.. mama apaan sih, nanya nya banyak banget, Bara bingung jawabnya" ucap Bara terbata
"Udah-udah.. selesein dulu makannya, nanti kita lanjut ngobrol di ruang tengah aja. Papa juga pengen denger cerita Bara." kata Aldi menengahi obrolan ibu dan anak tersebut
*******
__ADS_1
Ayokkk Vote, Like dan Komennya dong :D