
Bara sudah berada di perusahaan Keyra, ia segera turun dari mobil dan membiarkan security untuk memarkirkan
mobilnya. Bara dengan terburu-buru menuju lift dan menekan lantai tujuannya.
Bara berjalan tergesa menuju meja Bella, untuk dapat bertemu dengan Keyra.
"Tuan Bara???" Sapa Bella dengan ekspresi kaget, saat melihat tubuh Bara sudah menjulang berada di depannya.
"Aku ingin bertemu dengan Keyra, dia di dalam kan?
"Nona Keyra? Bukankah tadi nona Keyra ke perusahaan Tuan? Nona Keyra belum kembali"
"Iya tadi Keyra kesana, tapi ada sesuatu yang terjadi dan Keyra pergi. Jadi dia belum kembali?"
Bella hanya menggeleng sebagai jawaban. Bara mendesah frustasi, kemana ia harus mencari Keyra sekarang?
Rumah? Keyra tidak mungkin pulang ke rmhnya, karena ia pasti tak ingin membuat papanya khawatir jika melihat ia
menangis. Jadi kemana Keyra pergi? Pikir Bara menebak-nebak
"Apartemen? Ya Keyra pasti pulang ke apartemennya, aku akan cari di apartemen" batin Bara
Bara segera berlalu dari sana, dan menuju ke mobilnya kembali untuk segera melajukannya menuju apartemen Keyra.
Selama di perjalanan menuju apartemen Keyra, Bara terus mencoba menghubungi ponselnya tapi sama sekali tidak ada jawaban.
Sesampainya Bara di apartemen Keyra, hanya kekosongan yang ia temui. Tidak ada Keyra disana, Bara mengacak rambutnya frustasi.
Bara benar-benar tidak tahu harus mencari Keyra kemana lagi, ia memilih duduk di sofa ruang tengah apartemen Keyra. Bara akan menunggu Keyra disini, dengan harapan Keyra benar-benar pulang ke apartemennya.
*******
Sudah hampir 2 jam Bara menunggu di dalam apartemen Keyra, tapi Keyra tidak muncul-muncul juga. Ponselnya pun masih tidak aktif sampai saat ini, membuat Bara benar-benar frustasi.
Akhirnya Bara memilih menunggu Keyra di depan apartemennya, berjalan mondar mandir di depan pintu apartemen Keyra berharap segera melihat Keyra datang dari arah lift.
Hampir 30menit tapi Keyra belum juga tiba, sampai Bara seperti kehabisan tenaga sehingga jatuh merosot di depan
pintu apartemen dengan kepala menunduk.
"Kamu dimana Key???" Gumam Bara dengan frustasi
__ADS_1
"Bara..."
Mendengar suara itu, Bara lantas mendongak kemudian dengan cepat berdiri dari duduknya dan memeluk Keyra erat.
"Keyra sayang, maafin aku Key. Maaf"
Keyra masih tak bergeming, dia hanya diam dengan perlakuan Bara. Bahkan ia tak membalas pelukan dari Bara.
"Aku salah sama kamu Key, aku salah udah ngancurin kepercayaan kamu karena gak jujur. Aku janji bakal ceritain semuanya sama kamu, tapi kasih aku waktu Key."
"Kenapa kamu gak kasih tau aku sekarang Bara? Berapa lama aku harus nunggu?"
Bara melepas pelukannya, menatap mata sembab Keyra. "Aku perlu bukti untuk memperkuat ceritaku nanti, aku
mau kamu nantinya bener-bener percaya sama aku. Please kasi aku waktu Key. Kamu mau kan?" Tanya Bara dengan mengusap pelan pipi putih Keyra.
Anggukan pelan Keyra cukup sebagai jawaban bagi Bara. Segera bara memeluk kembali kekasihnya.
"Makasi Key, aku pikir aku bakal kehilangan kamu. Aku takut banget"
Bara mengangguk, "Bakal aku pastiin itu gak bakal terjadi" gumam Bara dalam hati.
Keyra akhirnya melepas pelukan tersebut, "Kamu kenapa gak masuk aja? Kamu kan tahu pasword
apartementku" tanya Keyra sambil berjalan memasuki apartementnya dengan Bara di belakang.
"Tadi aku udah nunggu kamu di dalam sekitar 2jam, tapi kamu gak datang juga jadi aku nunggu di depan." Jawab Bara sambil berjalan menuju sofa
"2jam? Kamu nunggu aku selama itu? Ngapain?" Keyra berjalan dari arah dapur menuju sofa, dengan membawa segelas air untuk Bara.
"Aku panik, waktu Reno bilang ngeliat kamu nangis di lift. Aku merasa bersalah, jadi aku langsung nyari kamu. Kamu darimana aja?"
"Aku cuma diem di taman deket danau buat nenangin diri, tapi malah jadi lupa waktu. Sekarang aku udah gak apa-apa" jawab Keyra dengan seulas senyum, "Ya udah aku mandi dulu , setelah itu aku masak untuk makan malam kita. Kamu tunggu ya"
Bara hanya mengangguk sambil melihat punggung Keyra yang semakin menjauh dan menghilang di balik pintu kamar.
Bara bersyukur Keyra mau memaafkannya, ia tidak bisa membayangkan bagaimana jika Keyra sampai
__ADS_1
meninggalkannya. Ia harus segera mengumpulkan semua bukti, agar bisa segera jujur pada Keyra.
*******
Beberapa hari telah berlalu setelah Bara dan Keyra berbaikan, kini Bara sudah tidak lagi berusaha menghindari Keyra.
Dan Keyra cukup senang dengan hal itu, walaupun sampai saat ini ia masih penasaran apa yang menyebabkan perubahan sikap Bara kemarin. Tapi sekali lagi ia percaya pada Bara, dan akan menunggu Bara untuk menceritakan semua.
Hari ini juga adalah ulang tahun Bara dan Keyra sudah sangat bersemangat untuk memberikan kejutan pada Bara. Sengaja hari ini Keyra tidak ke kantor agar bisa mempersiapkan semua kejutannya.
Kejutan yang Keyra siapkan adalah makan malam romantis di apartemen Bara, dengan sedikit dekorasi yang nanti akan Keyra siapkan, kemudian makanan dan Kue yang Keyra buat sendiri.
Seharian ini Bara dan Keyra masih melakukan chating seperti biasanya, namun Keyra belum mengucapkan selamat ulang tahun dan sepertinya Bara tidak mempermasalahkan hal itu. Rencananya Keyra memang akan langsung mengucapkan selamat, saat memberikan kejutan nanti malam.
Drrttt... Drrttt..
"Halo Ma.." sapa Keyra setelah mengangkat panggilan dari Mama Reva
"Halo Keyra, kamu dimana sayang?"
"Sekarang mau ke apartemen Bara ma, mau nyiapin kejutannya" jawab Keyra dengan tersenyum senang
"Kamu bener gak perlu bantuan mama untuk dekor atau masaknya?" Tanya Mama Reva memastikan
"Gak perlu mama, Key bisa kok ngerjain semuanya. Key udah gak sabar pengen nunggu nanti malam, semoga Bara suka sama kejutannya"
"Pasti dong sayang, Bara pasti suka dapat kejutan dari orang yang dia cintai. Oh ya, kamu udah pastiin Bara gak bakal pulang ke apartemennya sebelum semua siap kan?"
"Udah ma, Keyra udah minta tolong Reno untuk ngabarin Key kegiatan Bara hari ini. Dan hari ini Bara cukup sibuk dengan banyak meeting, jadi pulangnya agak telat ma. Selain itu, bagus juga buat aku karena Bara jadi gak terlalu nyariin aku hari ini" jawab Keyra dengan terkekeh
"Itu artinya Tuhan ngedukung rencana kejutan kamu, supaya Bara gak curiga sama yang kamu lakuin" ucap Mama Reva ikut terkekeh"
"Ya udah kalau gitu, kalau kamu butuh bantuan jangan segan telpon mama ya. Mama gak sabar pengen denger ceritanya besok. Sukses ya sayang. Bye"
"Iya mama, Bye.."
Setelahnya Keyra segera memasukan ponselnya ke dalam tas. Kemudian kembali mengecek barang-barang yang akan ia bawa ke apartemen Bara, agar tidak ada yang tertinggal dan segera menuju mobilnya untuk berangkat ke apartemen Bara.
*******
__ADS_1
Vote, Like dan Comentnya ya guysss