
"Ini mereka datang. Kalian darimana aja sih. Sebentar lagi acara puncaknya. Bara sebentar lagi kamu harus naek ke atas panggung" seru Mama Bara saat Keyra dan Bara menghampiri para orang tua.
"Baiklah, sekarang kita tiba pada puncak acara Ulang Tahun Wijaya Group. Dimana hari ini pula, secara resmi akan diumumkan bahwa posisi CEO Wijaya Group yang semula di pimpin oleh Tuan Aldi Wijaya. Akan digantikan oleh putra semata wayang beliau yaitu Tuan Bara Revaldi Wijaya. Tepuk tangan yang meriah" ucap sang MC dari atas panggung.
"Dan untuk Tuan Bara selaku CEO kita yang baru, silahkan naik ke atas panggung untuk menyampaikan beberapa patah kata" lanjut sang MC
Bara sedikit merapikan penampilannya, kemudian berjalan dengan gagah naik keatas panggung. Keyra hanya memperhatikan Bara dari bawah panggung, bersama keluarga mereka. Daritadi Keyra belum sempat memperhatikan kekasihnya tersebut, karena keributan yang sebelumnya terjadi. Jika diperhatikan dari pandangan Keyra saat ini Bara sangat terlihat tampan malam ini, dengan setelan jas berwarna maroon nya. Juga baru Keyra sadari kalau hari ini, secara kebetulan warna gaun nya dan setelan jas Bara sama-sama berwarna merah. Hanya saja gaun yang Keyra kenakan berwarna lebih terang.
"Selamat malam semuanya, terima kasih untuk para tamu yang telah hadir malam ini. Yang pertama saya ingin mengucapkan terima kasih pada papa dan mama yang telah membesarkan saya dengan penuh cinta, dan mempercayakan pada saya untuk memimpin Wijaya Group. Saya tidak akan bisa berada di posisi saya sekarang, jika tanpa bimbingan kalian. Kemudian saya ingin ber terima kasih pada wanita cantik yang telah menemani hari-hari saya selama ini, yang mengajarkan pada saya apa itu arti sebuah perjuangan dan juga pantang menyerah" Kata Bara sambil menatap lekat Keyra yang berada di antara Reva dan Pram.
"Dan yang terakhir, saya ucapkan terima kasih untuk seluruh rekan bisnis Wijaya Group atas dukungan dan kerja keras kalian selama ini. Semoga ke depannya dengan pimpinan saya Wijaya Group akan semakin sukses dan berjaya. Terima Kasih" lanjut Bara yang diiringi tepuk tangan meriah dari semua tamu.
Banyak tamu dan awak media yang merasa penasaran dengan sosok wanita yang dimaksud Bara, karena memang hubungan antara Bara dan Keyra hanya diketahui keluarga dan beberapa karyawan Aditama corp yang melihat Bara sering mengantar jemput Keyra ke Kantor. Saat Bara akan turun dari panggung dengan segera para awak media berusaha menerobos dan ingin mendekati Bara, tapi dengan sigap para pengawal Wijaya Group menghalau semua awak media yang ingin memberi pertanyaan pada Bara tersebut. Para awak media itupun digiring menjauh untuk menjaga privacy dari keluarga Wijaya.
__ADS_1
Bara pun tidak menghiraukan pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepadanya. Dia tetap berjalan mendekati tempat keluarga dan kekasihnya berada.
"Selamat Bara. Papa percayakan Wijaya Group di tanganmu" ujar sang papa sambil menepuk pelan pundak Bara. Dan di balas anggukan mantap oleh Bara
"Selamat ya Bara sayang, mama bangga sama kamu" kata sang mama sambil memeluk Bara dan mencium kedua pipinya.
"Terima kasih sayang" jawab Bara
"Owwwhhh.. bukan kah mereka berdua sangat manis? Mereka terlihat sangat serasi saat bersama." Seru Reva saat melihat perlakuan Bara pada Keyra dan sikap malu-malu Keyra, terlihat sangat manis bagi Reva
Aldi dan Pram yang mendengarnya hanya mengangguk kan kepala dan tersenyum melihatnya. Sedangkan Keyra, ia semakin menunduk malu karena ucapan Reva.
__ADS_1
"Selamat ya Bara, Om yakin Wijaya Group akan makin maju di tanganmu" kata Pram sambil menjabat tangan Bara singkat
"Terima Kasih Om" Bara balas menjabat tangan Pram
"Keyra sayang, mulai sekarang Bara pasti akan semakin sibuk. Karena tanggung jawabnya yang semakin bertambah. Jadi kamu harus bisa memaklumi jika waktu Bara bersamamu semakin sedikit" kata Pram beralih menatap Keyra
"Tentu pa, Keyra mengerti. Lagi pula selama ini, Keyra tidak pernah memaksa Bara untuk selalu bersama Keyra" jawab Keyra dengan mengerucutkan bibirnya kearah sang papa
"Benar Om, selama ini memang saya yang selalu ingin bersama Keyra. Karena putri Om yang cantik ini selalu bisa mempengaruhi pikiran saya, buat saya tidak bisa berlama-lama jika tidak melihat wajahnya yang menggemaskan" ujar Bara sambil terkekeh dan diikuti tawa para orang tua mereka.
Namun tanpa mereka sadari, ada 2 orang yang menatap interaksi bahagia 2 keluarga itu. Dimana salah satunya menatap dengan penuh kebencian dan yang satunya dengan tatapan yang sulit diartikan
*******
__ADS_1