BE MY BABY

BE MY BABY
PART 31


__ADS_3

Sekarang Bara dan Keyra telah berada di mansion keluarga Aditama, Bara dan Keyra berjalan beriringan memasuki mension tersebut.


 


"Bar, kamu tunggu di ruang tamu dulu ya. Aku mau ketemu papa dulu. Papa pasti ada di ruang baca" ucap Keyra setelah mereka berada di dalam.


 


"Take your time baby" ucap Bara dengan senyuman manisnya


 


Keyra balas tersenyum, kemudian berjalan menaiki tangga menuju ruang baca. Ia harus segera meminta maaf pada sang papa, atas sikap kekanakannya kemarin.


 


Tokk..tokk..tokk


 


"Masuk" sahut sang papa dari dalam


 


Keyra segera masuk ke dalam dan menutup pintu kembali. Keyra melihat sang papa sedang berdiri di depan rak-rak buku, seperti ingin mengembalikan salah satu buku pada tempatnya. Keyra langsung memeluk papa nya dari belakang. Membuat sang papa cukup kaget dengan apa yang dilakukan sang putri.


 


"Pa, maafin sikap Keyra kemarin. Keyra salah sama papa, Keyra egois gak mikirin perasaan papa. Maafin Keyra ya pa" ucap Keyra dengan sedikit terisak dari balik punggung sang papa


 


Pram kaget mendengar ucapan putrinya, dan saat merasakan punggungnya agak basah. Pram segera melepas pelukan sang putri, kemudian berbalik menatap wajah sembab sang putri.


 


"Kamu kenapa minta maaf sama papa? Kamu gak salah sayang. Papa ngerti sikap kamu kemarin, kamu pasti masih kecewa sama mama. Papa yang harusnya minta maaf" jawab pram sambil menghapus sisa-sisa air mata di wajah Keyra.


 


Keyra menggeleng, kemudian kembali memeluk papa nya.


 


"Nggak, papa nggak salah. Keyra yang salah, harusnya Keyra ngerti kalau papa gak bakal bisa secepet itu ngelupain mama. Tapi Keyra malah marah-marah sama papa, Keyra cuma gak mau liat papa sedih terus kalau inget mama. Maaf pa"


 


Pram mengelus sayang Keyra dalam pelukannya, "Ya udah jangan saling nyalahin gini. Papa gak mau liat kamu nangis lagi, udah dong masa masih nangis aja" jawab sang papa sambil terkekeh, "Mulai sekarang, kita akan selalu bahagia berdua. Gak boleh ada sedih-sedih lagi. Oke sayang?" Lanjut Pram


 


Keyra mengangguk mantap dalam pelukan sang papa, kemudian menghapus sisa-sisa air matanya dan menatap lembut wajah sang papa.


 

__ADS_1


"Kita akan bahagia berdua. Ara sayang papa" ucap Keyra dengan tersenyum lebar.


 


Pram balas tersenyum, kemudian mengacak gemas rambut Keyra. "Papa juga sayang putri kecil papa"


 


Mulai sekarang Pram akan mulai melupakan Diana, yang mungkin memang sudah bahagia dengan keluarga barunya. Sekarang ia hanya akan memikirkan kebahagiaan putri semata wayangnya, karena Keyra adalah sumber kabahagiaannya saat ini.


 


"Oh ya pa, dibawah ada Bara. Katanya mau ketemu papa" Keyra membuka suara setelah bermanja manja dengan sang papa


 


"Tumben Bara mau ketemu papa. Dia gak bilang pengen ngelamar kamu kan sayang?" Tebak papa nya sambil tersenyum jahil


 


"Iiihhh.. apa sih pa. Keyra sama Bara kan baru pacaran" balas Keyra sambil mengerucutkan bibirnya


 


"Ngelamar seseorang itu, gak diukur dari berapa lama mereka pacaran. Kan banyak yang gak pacaran, langsung nikah aja. Yang penting kalian udah saling cocok"


 


"Hm... Iya sih pa, tapi kayaknya Keyra belum siap juga sekarang. Keyra kan masih pengen berduaan sama papa" jawab Keyra sambil tersenyum kecil, "ya udah temuin Bara di bawah yuk pa" sambung Keyra sambil menarik pelan tangan papanya menuju pintu.


 


 


"Selamat malam Om" sapa Bara


 


"Malam Bara, katanya Keyra ada yang mau kamu sampein? Kamu gak pengen ngelamar Keyra kan?" Tanya Pram dengan menaikkan sebelah alisnya


 


Bara sempat terkejut dengan pertanyaan itu, kalau boleh dikatakan ia sangat ingin segera melamar Keyra. Tapi ia mengerti sepertinya Keyra belum siap untuk itu. Jadi ia akan menunggu sampai gadisnya itu siap.


 


"Kalau Keyra nya sudah siap, saya pasti siap Om" Bara tersenyum lebar saat mengatakannya, sedangkan Keyra sudah memelototkan matanya pada Bara. "Tapi kayaknya bukan hari ini waktunya Om" lanjut Bara lagi


 


Pram ikut tertawa melihat kelakuan dua anak muda itu, "Ya sudah, gimana kalau sambil makan malam aja. Kalian belum makan kan?" Ajak pram sambil berjalan ke ruang makan diikuti Keyra dan Bara di belakangnya.


 


Di meja makan sudah terhidang berbagai masakan, kemudian Pram beserta Keyra dan Bara mengambil tempatnya masing-masing. Untuk beberapa saat mereka menikmati makan malam tersebut dengan hening, hanya sesekali dentingan sendok dan garpu yang saling beradu terdengar. Hingga Pram membuka suaranya.

__ADS_1


 


"Jadi Bara, kamu mau ngomong apa sama Om?" Tanya pram


 


"Sebenarnya saya mau ngundang Om dan Keyra untuk datang ke acara ulang tahun Wijaya Group minggu depan" jawab Bara


 


Pram mengangguk kan kepalanya, "Om hampir lupa, padahal beberapa hari yang lalu papa kamu sudah sempat bilang sama Om. Untung kamu ngingetin Om lagi. Tentu Om sama Keyra pasti dateng, apa lagi saat itu juga akan ada pengumuman penunjukan resmi kamu sebagai CEO kan?" Tanya pram lagi


 


Keyra yang hanya menjadi pendengar dari obrolan kedua pria tersebut, namun ia cukup kaget mendengarnya. Pasalnya Keyra pikir selama ini Bara memang sudah menjadi CEO Wijaya Group, tapi ternyata hal itu belum resmi.


 


Bara mengangguk kan kepalanya menatap Pram, "Iya Om, akhirnya papa yakin untuk Bara memegang jabatan CEO secara resmi. Walaupun nantinya papa masih akan selalu memantau perusahaan"


 


"Tentu saja papa mu yakin, apa lagi kinerjamu selama beberapa tahun ini memimpin Wijaya Group sangat bagus. Aldi pasti bangga memiliki putra yang cekatan seperti kamu" kata Pram yakin


 


"Terima kasih banyak Om, ini semua juga berkat didikan papa"


 


"Keyra sayang, nantinya Aditama Corp juga sepenuhnya akan kamu ambil alih dan kamu bisa belajar banyak


dari Bara. Apa lagi Wijaya Group dan Aditama Corp sudah menjalin kerja sama bisnis bertahun-tahun dan sudah banyak menangani proyek yang menguntungkan" kata papa beralih pada Keyra.


 


"Siap papa, nanti Keyra bakal belajar banyak sama Bara." Jawab Keyra mantap


 


"Dan satu pesan papa untuk kalian berdua, karena sekarang kalian adalah sepasang kekasih. Papa harap kalian tetap profesional jika dalam pekerjaan, karena seperti yang papa bilang tadi, kedepannya kedua perusahaan masih akan sering melakukan kerja sama. Untuk itu, jika nantinya ada masalah dalam hubungan kalian, jangan sampai


terbawa ke masalah perusahaan" kata Pram tegas


 


"Om tenang aja. Saya sama Keyra pasti bisa bekerja secara profesional, dan bisa membedakan antara pekerjaan dan hubungan kami" jawab Bara yakin


 


Keyra pun hanya menganggukkan kepalanya, menyetujui ucapan Bara. Walaupun didalam hatinya, ia tetap berharap agar tidak pernah memiliki masalah dengan kekasihnya itu. Tapi tidak ada hubungan yang akan benar-benar berjalan lancar tanpa masalah kan?


*******


 

__ADS_1


Vote, Like dan Commentnya jangan lupa :*


__ADS_2