BE MY BABY

BE MY BABY
PART 25


__ADS_3

Terjadi kecanggungan antara Keyra dan Bara yang menatap langit-langit kamar Keyra dengan pikiran mereka masing-masing.


 


"Bar... kamu udah tidur?" tanya Keyra akhirnya


 


"Hmm.." balas Bara singkat


 


"Sebenernya aku malu sama kamu Bara." ucap Keyra sambil tersenyum getir


 


Bara mengernyitkan alisnya bingung dengan ucapan Keyra, akhirnya ia memutar tubuhnya untuk menghadap gadis tersebut ingin mendengar lebih lanjut apa yang akan Keyra katakan sedangkan Keyra masih menatap langit-langit kamarnya.


 


"Aku malu karena tadi kamu ngeliat perpecahan keluargaku. Dimana mamaku membawa suami barunya, dan mengatakan alasan meninggalkanku karena mencintai lelaki itu dibanding papa" cerita Keyra lirih


 


Bara meraih sebelah tangan Keyra, dan menggenggamnya erat membuat sang empunya menoleh menghadapnya. Keyra pun memutar badannya menghadap Bara, menatap dalam mata Bara yang memancarkan kehangatan.


 


"Itu bukan suatu hal yang memalukan Key, kamu gak perlu berpikir kayak gitu. Aku gak masalah dengan semua itu" ujar Bara meyakinkan


 

__ADS_1


"Hidup itu lucu ya Bar? selama 25tahun, aku pikir hidupku sempurna. Memiliki papa dan mama yang selalu menyayangiku, dan 3tahun terakhir aku memiliki sahabat yang sudah ku anggap saudara juga kekasih yang aku pikir tak akan pernah menyakitiku" Keyra tersenyum lirih, "Tapi itu semua hancur dalam satu hari Bar, ternyata semua yang aku lihat dan rasakan selama ini. Semuanya palsu. Terkadang aku pilir, apa salahku sama Tuhan. Sampai Tuhan ngambil semuanya dari aku" lanjut Keyra dengan sebulir kristal bening yang jatuh dari sudut matanya. Dengan cepat Bara menghapus air mata itu.


 


"Kamu gak salah Key, gak ada yang salah. Kita juga gak bisa nyalahin Tuhan atas semua yang terjadi. Yang jelas kita cuma bisa menghadapi semuanya, Tuhan tidak akan memberi cobaan melebihi kemampuan umatnya. Tuhan tahu kamu adalah gadis yang kuat, jadi kamu pasti bisa menghadapi semua ini. Percayalah setelah hujan badai yang terjadi, pasti ada pelangi indah yang akan muncul. Dan walaupun kamu merasa sekarang semuanya palsu, Tapi kamu harus tau kasih sayang orang tua mu gak akan pernah palsu untuk anaknya. Begitu juga dengan cintaku sama kamu, gak akan pernah palsu. kata Bara tersenyum lembut sambil membelai pipi Keyra


 


"Bara kamu harus tau, karena semua ini juga. Aku takut untuk memulai hubungan lagi. aku takut dikecewakan kembali. Karena itu aku pikir, aku gak pantas buat kamu Bara. Diluar sana pasti banyak perempuan-perempuan lain yang lebih pantas buat kamu, perempuan yang lebih segala-gala nya dari aku, mereka juga..."


 


"Aku gak peduli sama perempuan-perempuan diluar sana Key. Bahkan walaupun mereka ngejar-ngejar aku, aku gak peduli. Karena yang aku pingin cuma kamu yang ada disisiku. Kalau aku bisa, udah dari dulu aku mencari perempuan lain Key. Tapi kenyataannya mereka gak pernah bisa buat jantungku berdetak secepat ini, cuma karena kamu jantungku bisa berdebar seperti ini" potong Bara cepat sambil membawa sebelah tangan Keyra ke atas


dadanya.


 


Keyra merasakan debaran jantung Bara yang sangat kencang, dan itu  tidak berbeda jauh dengan debaran jantungnya saat ini


 


 


Keyra menatap lekat mata Bara yang menunjukan ketulusan dan penuh pengharapan. Ini bukan pertama kalinya Bara menyatakan perasaannya pada Keyra, dan harus berapa banyak lagi yang harus Bara ucapkan untuk bisa meyakinkan dirinya? pikir Keyra dalam hati. Mungkin Keyra memang harus mencobanya, mencoba bahagia dengan Bara dan mengikhlaskan semua yang sudah terjadi pada hidupnya.


 


Menarik nafas panjang, akhirnya Keyra menganggukan kepalanya dan tersenyum pada Bara. "Iya Bar, aku mau. Aku mau kasi kamu kesempatan untuk ngelindungin aku dan ngebahagiain aku"


 

__ADS_1


Bara bahagia, sangat bahagia mendengar jawaban dari Keyra. Dengan segera Bara menarik Keyra kedalam dekapannya, memberikan kecupan-kecupan kecil di kepala Keyra. Keyra pun tidak menolak, karena ia merasa nyaman dengan dekapan ini. Dekapan terhangat setelah dekapan sang papa, membuat ia merasa seperti di 'rumah'.


 


"Terima kasih Keyra, terima kasih. Akhirnya setelah 5tahun lebih aku menantikan kata-kata itu. Aku janji gak bakal kecewain kamu" kata Bara dengan senyum lebarnya


 


Keyra mengangguk dalam dekapan Bara, kemudian saling menatap satu sama lain. Entah siapa yang memulai, kini bibir mereka telah saling bertemu. Saling memberi kecupan dengan lembut, dan dalam. Kecupan yang makin lama menjadi ******n kecil.


 


Bara yang pertama melepaskan bibirnya, walau bagaimanapun dia tetap lelaki normal dan dia takut bisa lepas kendali nantinya. Bara memperhatikan wajah gadis yang ada dalam dekapannya, dan sedikit merapikan rambut Keyra yang berantakan. Beruntung hanya lampu tidru yang menyala, sehingga Bara tidak akan melihat rona merah pada wajah Keyra.


 


Kemudian Bara mencium kening Keyra cukup lama, membuat hati Keyra kembali berdesir dengan kehangatan yang Bara berikan.


 


"Aku sangat mencintaimu Keyra Alenzy Aditama. sangat" ucap Bara mantap setelah mencium kening gadisnya. Ya mulai sekarang Keyra telah menjadi miliknya. Keyra hanya mampu menyembunyikan wajahnya pada dada bidang Bara, dan mendekap Bara dengan erat tanpa bisa mengatakan apapun.


 



Setelah itu, mereka pun terlelap. Dengan masih saling mendekap dan juga dengan senyuman yang terpatri di wajah mereka.


*******


Sejauh ini, semoga masih suka bacanya ya. Masih amatir nulisnya, jadi boleh banget buat kasih masukan.

__ADS_1


Bisa langsung comment ya.


Sekalian Like dan Vote nya juga ya :*


__ADS_2