
Hari ini adalah hari yang paling ditunggu tunggu, satu hari yang sudah sangat dinantikan oleh keluarga Wijaya dan juga Aditama. Apa lagi jika bukan pernikahan pewaris kedua perusahaan besar itu. Setelah semua masalah dan
rintangan yang Bara dan Keyra lewati, akhirnya tiba lah mereka pada hari yang membahagiakan ini.
Banyak tamu undangan dan media yang sudah mulai berdatangan ke lokasi upacara pernikahan. Setelah acara pemberkatan siang ini, malam nanti akan langsung diadakan resepsi pernikahan di salah satu Hotel terbesar milik keluarga Wijaya, dengan jumlah tamu 2x lipat dari acara pemberkatan. Karena ini merupakan pernikahan dari para pewaris perusahaan terbesar di Indonesia, undangan yang datang pun dipenuhi dengan para pebisnis, artis dan pejabat.
Keyra dan Bara pun sudah selesai mempersiapkan diri mereka di ruangannya masing-masing. Bara yang merasa sangat gugup dan sangat bahagia diwaktu yang bersamaan, sedang berdiri di depan sebuah cermin untuk memastikan lagi penampilannya.
"Bagaimana penampilanku hari ini reno?" Tanya Bara pada Reno yang menemaninya di ruangan itu.
"Semuanya sempurna, anda terlihat sangat gagah"
"Kamu tahu Ren, terkadang aku masih merasa ini seperti mimpi. Kalau hari ini aku akan menikahi wanita yang paling aku cintai, setelah semua kejadian yang menimpa kami. Dan akhirnya bisa berada di titik ini"
"Iya Tuan, cinta anda dan Nona Keyra sudah mendapat banyak ujian. Dan sekarang saatnya kalian bahagia" Bara mengangguk dengan senyum merekah, membenarkan ucapan Reno. Ya mulai hari ini, Bara akan selalu membuat Keyra bahagia.
Berbeda dengan Bara, Keyra hanya sendiri di ruangannya. Ia masih duduk di depan meja rias, setelah para MUA yang meriasnya selesai menandaninya dan meninggalkannya sendiri.
Namun tak berapa lama, Reva datang untuk melihat persiapan menantunya itu. "Ya ampun, menantu mama cantik banget. Kamu adalah pengantin tercantik yang pernah mama liat" puji Reva
Keyra pun berdiri dan mendekati Reva. "Makasi ma. Makasi juga untuk semua persiapan ini, maafin Keyra malah ngerepotin mama karena nyiapin semuanya sendiri"
__ADS_1
Reva menggenggam tangan Keyra, "Apanya yang ngerepotin? Mama malah bahagia banget bisa nyiapin semua ini untuk anak-anak mama. Hari ini kamu bukan cuma jadi menantu mama, tapi mama udah anggap kamu sebagai anak kandung mama"
Keyra memeluk Reva dan mengangguk dalam pelukan itu, "Keyra sayang mama"
"Mama juga sayang" jawab Reva dengan senyuman
"Keyraaa..." sebuah suara mengintrupsi, Keyra dan Reva melepas pelukan mereka dan melihat siapa yang datang
"Mama...Viona... Bayu... Aku pikir kalian nggak akan datang" kata Keyra
"Reva, boleh aku bicara sama Keyra sebentar?" Tanya Diana
*******
“Selamat ya Key. Hari ini kamu cantik banget” Diana menyentuh lembut pipi Keyra yang berada di depannya
Keyra tersenyum, “Aku cantik, kan juga karena mamanya cantik” Tanpa sadar setetes air mata membasahi pipi Diana. “Ma, kok mama malah nangis?”
“Mama masih merasa bersalah, atas semua yang udah mama lakuin sama kamu Key. Mama…”
“Udah ma, jangan bahas itu lagi ya. Mulai hari ini, aku mau ngejalanin semuanya tanpa nengok ke belakang lagi. Yang udah berlalu, cukup kita jadiin pelajaran aja. Aku Cuma pengen mama selalu bahagia, dan selalu ada disetiap momen bahagiaku”
__ADS_1
Diana mengangguk dengan senyuman, “Iya sayang, mulai hari ini mama akan selalu ada di momen bahagia kamu. Terima kasih, kamu mau maafin mama” Diana memeluk Keyra penuh sayang
“Udah ma, jangan nangis lagi dong. Hari ini kan hari bahagianya Keyra, Keyra nggak mau ada yang sedih. Nanti
mama Reva marah kalau tau Keyra nangis” kata Keyra sambil mengusap punggung sang mama naik turun.
“Iya ma, hari ini hari bahagianya Keyra. Nggak boleh ada yang sedih” perkataan Viona membuat Keyra dan Diana
melepas pelukannya
“Mama nangis karena bahagia, Vi” jawab Diana sambil mengusap air matanya
“Jadi sekarang mama udah punya 2 putri?” Tanya Keyra dengan senyuman setelah mendengar Viona sudah memanggil mamanya dengan sebutan mama juga
“Semenjak hari pemakaman itu, aku sekarang sadar Key. Kalau mama Diana memang peduli sama aku. Terima kasih ya Key, aku bisa ngerasain kasih sayang mama lagi”
Keyra mengambil tangan Viona untuk dia genggam, “Makasi juga, udah kembali jadi Viona yang aku kenal dulu” ucap Keyra tulus
“Selamat ya Keyra, Bara beruntung banget bisa menikah dengan gadis seperti kamu” kata Bayu
“Makasi ya Bayu. Kamu juga akan jadi lelaki yang beruntung kalau menikahi Viona, jadi kamu harus cepat nikahin
dia. Sebelum ada laki-laki lain yang merebutnya” Jawab Keyra dengan mengedipkan sebelah matanya, membuat semua orang yang ada disana tertawa.
__ADS_1
*******