BE MY BABY

BE MY BABY
PART 72


__ADS_3

"Waaahhh.. putri papa cantik banget. Pantes siap-siapnya lama banget, keluarganya Bara udah nunggu lama sayangg" goda sang papa saat melihat Keyra baru sampai di ruang tengah


 


"Iiihhh.. apa sih pa. Keyra cuma sebentar kok tadi" Keyra segera mengambil duduk di sisi kanan sang papa yang sedang duduk di sofa single, sedangkan ia duduk bersebelahan dengan Bara


 


"Maaf ya Pa, Ma, kalau Keyra lama" Keyra memandang satu persatu Papa dan Mama Bara


 


"Gak apa-apa sayang,kamu gak lama kok" jawab Reva dengan tersenyum manis, begitupun Aldi yang menjawab dengan senyuman.


 


"Calon istri aku cantik banget sih" bisik Bara ditelinga Keyra. Wajah Keyra langsung merona karena ucapan Bara, sampai-sampai ia hanya mampu menunduk malu


 


"Keyra kamu cantik banget sayang. Mama jadi gak sabar jadiin kamu menantu mama" ucap Reva penuh semangat


 


"Iya ma, Bara juga udah gak sabar nikahin Keyra" timpal Bara Pram yang melihat putrinya yang masih tertunduk malu, hanya mampu terkekeh.


 


"Ya sudah sebaiknya, kita langsung ke ruang makan aja. Nanti kita bisa lanjutin ngobrolnya" Pram langsung beranjak, diikuti Aldi dan yang lainnya di belakangnya


*******


 


"Ini semua masakannya Keyra ya?" Tanya Reva setelah mengambil posisi duduk di meja makan


 


"Iya, ini semua Keyra yang masak. Katanya dia mau buat yang special buat Bara dan keluarganya" Pram lah yang menjawab pertanyaan tersebut


 


"Gak semua kok ma, tadi kan dibantu bi Minah dan pelayan yang lain" sangkal Keyra


 


"Wahhh.. mama seneng banget mau punya menantu yang pinter masak gini. Iya kan pa?" tanya Reva pada Aldi yang berada di sebelahnya


 

__ADS_1


"Iya Ma, Papa juga seneng banget. jadi nanti udah ada yang nemenin mama buat sering-sering masak, bukan cuma para pelayan"


 


"Udah udah. Ayo kita makan dulu. Jangan sungkan-sungkan ya" kata Pram menghentikan pembicaraan, Dan akhirnya kedua keluarga itu menikmati makan malam dalam hening


 


"Semua masakan nya enak banget Key" ucap Aldi setelah menghabiskan makan malamnya


 


"Makasih pa" jawab Keyra singkat


 


"Karena semua sudah selesai, apa obrolannya mau kita lanjut disini atau di ruang tengah aja? Sambil kita makan dessertnya?" Tanya Pram


 


"Menurutku biar lebih santai, kita di ruang tengah saja" jawab Aldi


 


"Baiklah kalau begitu, nanti aku akan suruh pelayan membawakan dessert dan juga minumannya ke ruang tengah. Ayo" Semuanya mengangguk dan melangkah menuju ruang tengah.


*******


 


 


"Untuk itu, aku mewakili Bara dan keluarga Wijaya ingin melamar putri tersayang mu ini. Bagaimana?"


 


"Sepertinya hal itu, tidak perlu kau tanyakan lagi Al. Karena seperti yang kau lihat, Keyra juga begitu mencintai Bara. Jadi tidak ada alasan aku untuk menolak, selagi itu membuat putri ku bahagia"


 


"Makasih pa" Keyra beranjak dari duduknya untuk menghampiri Pram, kemudian mememeluk sang papa dari samping dan mengecup pipinya singkat.


 


"Baguslah kalau begitu, jadi kita bisa membicarakan tanggal pernikahannya? Kapan kalian mau menikah?" Tanya Aldi lagi mengarah pada Bara dan Keyra


 


"Kalau bisa sih, Bara mau secepatnya pa" jawab Bara

__ADS_1


 


"Gak bisa gitu dong sayang. Pernikahan kalian harus dibuat sebaik mungkin. Jadi gk bisa dalam waktu cepat" tolak sang mama


 


"Kan kita bisa sewa WO terbaik ma. Jadi semuanya bisa diatur lah. Kalau bisa Bara pengen nikahnya bulan depan aja" ucap Bara mantap, sambil menggenggam tangan Keyra yang sudah kembali duduk di sebelahnya


 


Keyra yang mendengar perkataan Bara pun cukup kaget, pasalnya ia dan Bara belum pernah membicarakan untuk menikah bulan depan. Bukankah itu sangat mendadak? Pikir Keyra


 


"Bulan depan? Mama gak setuju ya Bara. Mama juga pengen Keyra cepet jadi menantu mama. Tapi persiapan ini harus benar-benar matang, iya kan pa?" Tanya Reva meminta tanggapan sang Suami


 


"Mama mu benar Bara. Kita ini dari keluarga terpandang di Indonesia, dan kalian sama-sama pewaris tunggal perusahaan terbesar. Jadi pernikahan ini harus benar-benar dipersiapkan dengan baik. Terutama para undangannya, banyak rekan bisnis dari Wijaya Group dan Aditama corp yang akan kita undang. Bukan begitu Pram?"


 


"Ya Aldi, aku setuju sama kamu. Ini pernikahan putri kesayangan ku, pewaris tunggal Aditama Corp. Tentu harus meriah"


 


Bara langsung tertunduk lesu mendengarnya, apa yang dikatakan papa dan calon papa mertuanya memang benar. Tapi semua itu pasti bisa ditangani WO ternama kan? Asal kita mampu membayar mereka lebih. Ahhh.. tapi 3 lawan 1 sudah jelas Bara kalah suara.


 


"Kalau menurut kamu gimana sayang?" Tanya Pram pada sang putri


 


"Keyra terserah papa aja. Keyra percaya papa pasti bakal ngasi yang terbaik buat Keyra"


 


"Tuh kan, Keyra aja setuju kok Bara. Paling tidak kita butuh waktu 6 bulan untuk semua persiapannya, dan kalian bisa tunangan dulu"


 


"6 bulan???" Sepertinya Bara harus mencari pendukung, dan satu-satunya harapan tentu saja Keyra sebagai calon istri. 6 bulan tentu cukup lama bagi Bara.


 


"Ma, pa, Bara mau ngajak Keyra ngomong ber 2 dulu ya. Setelah itu kita bakal kasih jawabannya" Bara segera bangkit dan menggenggam tangan Keyra agar mengikutinya. Keyra pun hanya mampu menurutinya.


*******

__ADS_1


__ADS_2