
Setalah hanya 2 hari dirawat di rumah sakit, akhirnya Keyra yang memaksa untuk segera dipulangkan. Dan lagi-lagi
dengan jurus memohonnya pada sang papa, Keyra diperbolehkan pulang oleh dokter. Walaupun harus tetep beristirahat di rumah, dan tidak mengerjakan pekerjaan berat.
Tapi proses istirahat Keyra di rumahpun, hanya bertahan selama 3 hari dan Keyra benar-benar merasa bosan. Hingga akhirnya hari ini pun, ia lebih memilih untuk pergi bekerja, yang tentu saja mendapat tolakan tegas dari sang papa. Namun dengan segala bujuk rayu yang Keyra keluarkan, akhirnya sang papa memberikan ia ijin untuk bekerja dan dengan syarat yang harus dipenuhi gadis itu. Seperti tidak boleh menyetir sendiri, tidak boleh lembur dan banyak syarat lainnya.
Setelah Keyra menyanggupi semua syarat tersebut, disinilah sekarang Keyra berada. Di ruang kerja perusahaannya, dengan banyak file yang harus diperiksa.
"Selamat pagi nona Keyra, apa nona benar-benar sudah sehat?" Tanya Bella ramah
"Sudah lebih baik mbak, hanya tangan ini masih agak kaku. Tapi 2 hari lagi perbannya juga sudah bisa di lepas. Apa jadwal saya hari ini?"
Bella mengganggukkan kepala nya paham, "oh ya nona, tadi tuan Pram pesan untuk membatasi kegiatan nona saat nona belum pulih. Jadi hari ini jadwal nona hanya meeting dengan team pemasaran. Kemudian sebelum makan siang ada meeting dengan Wijaya Group untuk proyek resort di Bali. Hanya itu nona, sisanya akan saya reschedule setelah nona pulih"
Keyra menarik nafas panjang karena papa nya sudah lebih dulu menyuruh Bella untuk membatasi aktivitasnya. Tapi tunggu meeting dengan Wijaya Group? Selama dia menggantikan sang papa, baru sekarang ia melakukan meeting dengan Wijaya Group
"Hm.. mbak, apa dulu saat papa meeting dengan Wijaya Group memang langsung di pimpin Papa dan Om Aldi? Maksudnya apa mungkin diwakilkan?" Tanya Keyra penasaran
"Jika meeting dengan Wijaya Group, pasti Tuan Pram dan Tuan Aldi yang langsung bertemu nona. Karena selain mereka bersahabat, juga karena perusahaan kita dengan Wijaya Group juga sudah berelasi selama bertahun-tahun dan saling menguntungkan. Jadi meeting kesepakatan sekecil apapun dengan Wijaya Group, selalu ditangani Tuan Pram" kata Bella menjelaskan
Keyra menganggukkan kepalanya mengerti, itu artinya nanti dia akan bertemu Bara kan? Dan akhirnya setelah sekian lama menggantikan sang papa, nanti untuk pertama kalinya ia akan bersikap profesional sebagai rekan bisnis dengan kekasihnya? Membuat Keyra terenyum senang.
*******
__ADS_1
Di sisi lain, Bara juga baru mengetahui dari Reno bahwa nanti akan ada meeting dengan Aditama Corp. Tapi dia tidak tahu akan bertemu dengan Om Pram atau Keyra, namun untuk bertemu Keyra sepertinya tidak karena yang Bara tahu kekasihnya itu masih proses pemulihan di rumahnya. Namun sudah seharian ini Keyra tidak memberinya kabar, bahkan saat Bara menelpon pun ponsel Keyra tidak diangkat. Jadi kemungkinan besar yang akan memimpin meeting nanti adalah Om Pram.
Waktu sudah menunjukan pukul 11 siang, saat Bara sudah berada di salah satu restaurant mewah didalam salah satu ruang VIP bersama dengan Reno untuk melakukan meeting bersama Om Pram.
"Sepertinya Om Pram sedikit terlambat" gumam Bara sambil melihat jam tangannya, kemudian ia kembali fokus memainkan Tab yang berada di pangkuannya.
"Selamat Siang Tuan Bara, maaf saya terlambat"
Bara sangat mengenali suara itu, suara seseorang yang seharian ini ingin ia dengar kabarnya. Namun sampai saat ini belum mengangkat panggilannya sama sekali. Bara menaikkan pandangannya, menatap sang lawan bicara yang masih berdiri di depannya.
"Key, kamu udah ngantor? Kok gak ngabarin aku? Seharian ini aku..."
Bara mengangkat sebelah alisnya tidak suka dengan sikap Keyra padanya, "Ah, sepertinya sekarang Keyra sedang dalam mode profesional nya. Mengingat kami disini memang untuk meeting kerja sama" pikir Bara dalam hati
"Ah ya.. Maaf nona Keyra silahkan duduk, kita bisa mulai meetingnya" akhirnya Bara menunjukan sikap profesionalnya juga.
Keyra tersenyum kemudian duduk di depan Bara yang diikuti Bella.
"Baiklah Tuan Bara, seperti yang sudah biasa perusahaan kita lakukan. Kali ini Aditama Corp, akan melakukan kerjasama dengan Wijaya Group untuk pembangunan resort yang berada di Bali" kata Keyra sambil menerima beberapa berkas yang di berikan Bella, "Rencananya pembangunan resort tersebut akan dimulai bulan
depan dengan tempatnya berada di kawasan canggu, sebelumnya tim kami..."
__ADS_1
Keyra terus mengoceh menjelaskan tentang kerja sama yang akan mereka lakukan, namun Bara sudah tidak terlalu mendengarkan apa yang Keyra sampaikan.
Dia malah memperhatikan wajah Keyra yang terlihat jauh lebih cantik saat sedang serius, dan tanpa sengaja Bara melihat Keyra sedikit kesusahan dan meringis kesakitan saat tangan kirinya ingin memperlihatkan diagram keuntungan yang bisa perusahaan mereka peroleh jika melakukan kerja sama ini. Hanya Reno yang benar-benar mendengarkan semua perkataan Keyra, dan mencatat beberapa point penting yang bisa sewaktu-waktu Bara tanyakan.
Melihat Keyra yang sepertinya memaksakan diri untuk bekerja disaat kondisinya yang belum benar-benar pulih, membuat Bara sedikit geram. Apa lagi dengan Keyra yang tidak memberinya kabar jika gadis itu sudah mulai bekerja hari ini.
"Tuan Bara... Bagaimana menurut anda?"
Suara teguran Keyra membuat Bara mengembalikan fokusnya dari tangan Keyra yang masih di perban, pada mata Keyra yang tengah menatapnya.
Bara sedikit berdehem, "Hm.. ya saya setuju"
Keyra ternganga menatap Bara, setelah ia berbicara panjang lebar lelaki itu hanya mengatakan "saya setuju" tanpa sangkalan atau pertanyaan apapun? Kalau begitu untuk apa ia menjelaskan panjang lebar, toh akhirnya Bara akan setuju juga.
"Hm.. ya. Setelah banyak kesepakatan yang telah Aditama Corp dan Wijaya Group lakukan, saya pikir kesepakatan kali ini pun akan sama menguntungkannya. Anda tidak mungkin mengecewakan kerja sama yang sudah bertahun-tahun kan? Jadi saya menyetujui semuanya, dan pembangunan bisa segera dikerjakan" Kata Bara tersenyum
lebar seperti mengetahui apa yang Keyra sedang pikirkan.
Keyra pun mengangguk dengan ucapan Bara, apa yang dikatakan Bara memang benar. Kerja sama antara perusahaan mereka sudah berlangsung bertahun-tahun jadi harusnya tidak ada yang perlu di khawatirkan dari itu.
"Baiklah, terima kasih banyak Tuan Bara. Tentu saja, saya tidak akan mengecewakan Wijaya Group" kata Keyra formal dan menjabat tangan Bara yang juga diikuti Bella
Bara pun membalas jabatan tangan itu dengan formal sambil tersenyum manis.
__ADS_1
*******