BE MY BABY

BE MY BABY
PART 74


__ADS_3

Hari ini mansion keluarga Aditama terlihat cukup ramai, sudah banyak orang-orang berdatangan. Mulai dari kerabat dan juga beberapa rekan bisnis. Saat Reva mengatakan acaranya sederhana, Bara yakin itu berbeda dari kata sederhana yang orang lain pikirkan. Karena bagi Bara, semua penataan ini cukup mewah dengan banyaknya tamu yang hadir. Namun tentu saja tidak ada media disana, agar privacy dari semua pihak yang hadir tetap terjaga, mengingat tamu yang hadir merupakan kalangan menengah atas dan cukup berpengaruh di Indonesia.


 


Ya, hari ini adalah hari pertunangan Bara dan Keyra yang diadakan di taman belakang mansion. Taman belakang mansion itu sudah disulap sedemikian rupa untuk menjadi tempat acara. Tema yang diusung adalah Garden Party Elegan White, jadi tidak heran jika semua dekorasi berwarna putih dengan banyak bunga putih. Pemilihan warna putih sendiri, karena itu adalah warna kesukaan Keyra.


 



 


Keyra sendiri sedang bersiap-siap di kamarnya, dengan seorang MUA ternama yang sedang merias wajah cantiknya.


 


"Sudah selesai, anda sangat cantik nona bahkan walaupun tanpa make up. Beruntung sekali Tuan Bara akan menikah dengan gadis secantik anda" ucap MUA itu setelah menyelesaikan tugasnya


 


"Terima kasih" jawab Keyra dengan senyuman manisnya. Kemudian MUA itupun keluar, meninggalkan Keyra sendiri dikamarnya.


 


Keyra menatap dirinya dicermin, dengan make up yang tidak terlalu tebal pun kecantikannya sudah terpancar. Pikirannya melayang, dan tiba-tiba pandangannya menjadi sendu.


 


Ceklekkk..


 


Suara pintu yang terbuka, mengalihkan pandangan Keyra. "Sayang, kamu sudah siap? Keluarga Bara sudah tiba" ternyata itu sang papa, yang kemudian mulai mendekati Keyra.


 


"Kamu kenapa sayang? Kenapa kamu terlihat tidak bahagia?"


 

__ADS_1


"Keyra bahagia pa. Keyra akan bertunangan dengan orang yang Keyra cinta. Tentu Keyra bahagia"


 


"Lalu ada apa dengan wajah sendu ini? Katakan pada papa"


 


Keyra sedikit menunduk, "Pa, bukankah seharusnya mama ikut menyaksikan salah satu hari bahagia Keyra ini?"


 


Pram terkejut dengan alasan dibalik kesedihan putrinya. Ternyata Keyra sangat mengharapkan kehadiran sang mama. "Sayang, mungkin mama mu memang sedang sibuk sehingga sulit untuk dihubungi"


 


Sejak Keyra berusaha berdamai dengan masa lalunya, Keyra memang ingin bertemu sang mama. Apa lagi pertemuan terakhir mereka tidak berjalan begitu baik. Dan Keyra pikir momen pertunangan ini adalah momen yang bagus untuk mengundang mamanya untuk menyaksikan hari bahagia nya. Tapi sejak hari pertunangannya ditetapkan, Keyra sudah berusaha menghubungi mamanya. Namun tidak satupun dari panggilan itu mendapat jawaban dari sang mama.


 


"Ya sudah, ayo kita turun. Acaranya akan segera dimulai. Dan jangan pasang wajah sendu seperti itu sayang, nanti orang orang mengira kamu tidak bahagia. Bahkan mereka bisa mengira, jika pertunangan ini adalah hasil paksaan atau perjodohan yang sudah diatur para orang tua" Pram tersenyum lembut, mencoba untuk membuat Keyra ikut tersenyum. Kemudian ia mengusap lembut punggung putrinya, berharap kegundahan Keyra bisa segera menghilang.


 


*******


 


Acara pertunangan itu, sudah terlaksana 30 menit yang lalu. Kini Keyra dan Bara sudah bergabung dengan para undangan yang lain, menikmati sajian makan malam yang telah disediakan.


 


"Apa aku udah bilang, kalau hari ini kamu cantik banget?" puji Bara pada tunangannya


 


Keyra tersenyum, "Kamu udah bilang itu, bahkan lebih dari 3x Bara. Harusnya kamu udah dapat piring cantik"


 

__ADS_1


"Benarkah? Tapi aku merasa semua kata-kata itupun gak akan cukup bagiku untuk memuji kecantikanmu. Lagi pula aku gak perlu piring cantik, karena aku udah punya seseorang yang paling cantik dari apapun. KAMU" Bara tersenyum lebar


 


"Wahhh.. sejak kapan seorang Bara Revaldi Wijaya bisa gombal kayak gitu?" Keyra tertawa ringan mendengar perkataan Bara, setidaknya sekarang ia tidak memikirkan tentang mamanya lagi. Tapi sejak kapan lelaki itu jadi pandai merayu seperti ini. Pikir Keyra lagi.


 


"Ternyata kalian berdua ada disini. Ayo ikut mama bertemu kolega bisnis kita" Reva tiba-tiba datang menghampiri mereka


 


Akhirnya Bara dan Keyra mengikuti Reva. Ternyata disana sudah ada Aldi dan juga Pram yang sedang mengobrol dengan beberapa pria paruh baya.


 


Tanpa Bara dan Keyra sadari, pergerakan mereka tengah diperhatikan oleh seorang lelaki yang sedang menerima telpon dari salah satu sudut tempat acara diadakan.


 


"Lakukan semua yang aku perintahkan, jika kau berhasil melaksanakannya maka bayaranmu akan aku tingkatkan" kata seseorang dari ujung telpon kepada lelaki tersebut


 


"Tapi Tuan, keadaan disini sangat ramai bila saya memberikannya sekarang. Bukankah akan sangat beresiko?"


 


"Itu bukan masalah,obat itu akan bereaksi 15 menit setelah di minum. Jadi dalam waktu 15 menit itu, bisa kau gunakan untuk segera pergi dari sana"


 


"Baik Tuan" jawab lelaki itu kemudian memutuskan sambungan telpon


 


Setelah itu ia mengambil minuman yang telah ia sedikan sebelumnya, dan mencampurkannya dengan sesuatu yang dia ambil dari saku celana. Kemudian segera berjalan kearah Bara dan Keyra.


*******

__ADS_1


__ADS_2