BE MY BABY

BE MY BABY
PART 56


__ADS_3

Ceklek...


 


"Hai.. Bara.."


 


"Maaf Tuan Bara, Nona Grace memaksa untuk masuk" sela Reno dengan menunduk


 


Bara terdiam dari kursi kebesarannya, memandang tajam kearah Grace. Masih berani juga wanita ini kemari.


 


"Aku pikir setelah sekian lama menghilang, karena kau sudah paham dengan perkataanku Grace"


 


Grace tertawa sumbang dan berjalan mendekati Bara, "Kau seharusnya cukup mengenalku Bara, aku bukan seseorang yang mudah menyerah. Hanya karena tidak mengunjungimu, bukan berarti aku takut dengan perkataanmu"


 


"Aku hanya ingin membuatmu lebih merindukanku. Dan sepertinya itu berhasil, bukan begitu Bara?" ucap Grace dengan senyuman percaya diri


 


Bara berdecih, memandang marah pada Grace. Wanita ini benar-benar tidak tahu malu, pikirnya.


 


"Lagipula kau harus ingat Bara, aku Grace Jackson harus mendapatkan apapun yang aku mau. Kekuasaan Ayahku, bisa membuatku mendapatkan segalanya"


 


Bara rasanya ingin tertawa mendengar itu, kekuasaan katanya? Bahkan dia tidak tahu jika sebagian besar saham


perusahaan ayahnya, telah ada dibawah kendali Wijaya Group.


 


Bara memilih berdiri ingin meninggalkan ruangannya, muak mendengar semua ocehan Grace.


 


"Reno, aku akan makan siang di luar"


 


Bara melewati Grace, tanpa menghiraukannya sama sekai setelah berkata singkat pada Reno dan berlalu.


 


Kebetulan hari ini mamanya tidak bisa mengantarkan makan siang untuk Bara, karena harus menemani sang papa. Dia juga sebenarnya sudah mulai risih, jika mamanya masih mengirimkan makan siang ke kantor. Bara merasa kembali menjadi pelajar sekolah, jika diperlakukan seperti itu oleh sang mama. Mungkin nanti ia akan bicara pada mamanya, agar berhenti mengiriminya makan siang lagi.


 


Grace tercengang dengan sikap Bara yang tidak memperdulikannya sama sekali. Segera Grace berusaha mengejar Bara.


 


"Bara tunggu aku, aku ikut bersamamu" teriak Grace


 


Namun langkah lebar Bara, tidak mudah dikejar Grace apalagi dengan sepatu high heels yang dia gunakan.


 


Dan saat sampai di lobby, Grace melihat Bara telah memasuki mobilnya. Grace pun segera menuju mobilnya, dan


mengikuti mobil Bara keluar dari perusahaan.


*******

__ADS_1


 


"Jadi Keyra, kau belum menjawab pertanyaan ku. Apa benar kau dan Bara sudah berakhir?" Tanya Jerry setelah


menghabiskan setengah makanannya.


 


Keyra memutar bola matanya jengah, Jerry sepertinya memang tipe pria yang cerewet. Pikir Keyra


 


Keyra menaruh sendoknya, daritadi ia hanya mengaduk-aduk makanannya. Selera makannya benar-benar telah hilang, setelah mendengar perkataan Jerry.


 


"Bagaimanapun hubunganku dengan Bara, itu bukan urusanmu Jerry" jawab Keyra menatap Jerry tajam, yang berada disebelahnya


 


"Kurasa kalian memang sudah putus, tapi sepertinya kau masih sangat mencintainya. Dan daritadi kau pasti


sedang memikirkannya kan?" kata Jerry menyimpulkan


 


"Kau tidak..."


 


"Waahhh.. panjang umur sekali. Atau karena daritadi kau memikirkannya, sampai orang itu ada disini?"


 


Keyra bingung dengan perkataan Jerry, hingga ia memutar tubuhnya dan mengarahkan pandangannya pada arah pandang Jerry.


 


Disitu ia melihat sosok yang ia rindukan tapi juga ia hindari, sedang berjalan memasuki restaurant. Kemudian


 


Tatapan yang memancarkan kesedihan, penyesalan dan kerinduan. Tanpa Keyra sadari, sosok itu semakin mendekat menuju mejanya.


 


"Apa ini yang disebut jodoh? Sampai kalian bisa bertemu disini? Atau kalian mempunyai ikatan batin?"


 


Pertanyaan Jerry seperti angin lalu, sama sekali tidak mendapat respon. Kedua orang itu masih saling menatap, seakan melepas rindu yang mereka miliki melalui tatapan mata.


 


"Bara... Kenapa kau meninggalkanku."


 


Akhirnya suara itulah yang menyadarkan Keyra dan segera mengalihkan pandangannya.


 


"Ternyata kau juga disini Grace? Apa kalian datang bersama?"


 


"Jerry? Bagaimana kau bisa disini? Kau dengan wanita ini?" Tunjuk Grace dengan dagunya kearah Keyra


 


"Kalian memiliki hubungan?" Tanya Grace lagi


 


Bara mengalihkan pandangannya pada Jerry, menunggu jawaban Jerry atas pertanyaan itu.

__ADS_1


 


"Tidak, aku tak sengaja bertemu Keyra tadi."


 


Grace hanya mengangguk. Padahal Grace berharap Jerry dan Keyra memiliki hubungan, agar tak ada yang menganggu Bara lagi.


 


"Bagaimana kalau kalian bergabung disini saja? Kita bisa terlihat seperti pasangan double date nanti. Aku dengan


Keyra, dan Kau dengan Bara"


 


"Aku se..." Kata-kata Grace terpotong oleh Keyra


 


Keyra yang daritadi diam, kemudian berdiri dari duduknya dan menaruh beberapa lembar uang diatas meja.


 


"Aku tidak tertarik, kalian saja" kemudian ia segera berjalan keluar restaurant.


 


Bara pun segera mengikuti Keyra keluar restaurant.


 


Dan saat Grace yang ingin mengikuti Bara, Jerry segera menarik tangan wanita itu dan memaksanya untuk duduk.


*******


Bara berhasil menangkap tangan Keyra setelah diluar restaurant.


 


"Key pliss.. kasih aku kesempatan buat jelasin semuanya"


 


Keyra menghempaskan tangan Bara dan memandang Bara lekat.


 


"Jelasin apa lagi? Jelasin kalau kamu sekarang udah sama Grace? Atau jelasin kalau perubahan kamu waktu itu


karena Grace? Karena kamu lebih milih Grace?"


 


"Aku mau jelasin semuanya. Iya kamu benar, perubahan aku kemarin emang karena Grace. Tapi bukan..."


 


"Udah lah Bara, aku gak mau denger apa-apa lagi dari kamu. Mungkin dulu, aku emang terlalu berhayal bisa jadiin kamu obat dari rasa sakitku. Tapi nyatanya  kamu malah kasih aku rasa sakit yang lebih dalam"


 


Bara mematung mendengar ucapan Keyra. Dirinya benar-benar telah menorehkan luka yang lebih dalam pada luka Keyra yang belum kering.


 


"Dan satu hal yang harus kamu ingat. Hubungan kita udah berakhir malam itu. Jadi aku udah gak mau peduli lagi, segala hal tentang kamu"


 


Setelah mengatakan itu Keyra kembali berjalan menjauh meninggalkan Bara untuk menuju mobilnya dan pergi dari tempat itu.


 


Bara bergeming, ternyata semuanya memang telah berakhir. Apakah sekarang ia masih memiliki keberanian untuk mengejar Keyra?

__ADS_1


*******


__ADS_2