
Pesta tersebut sudah mulai berlangsung, namun Keyra belum melihat Bara daritadi. Keyra terus melebarkan pandangannya menatap ke sekeliling, dan hal itu tidak luput dari perhatian Reva karena memang Keyra duduk disebelahnya.
"Keyra, kamu nyariin Bara ya?" Tebak Reva tepat sasaran
"Eh.. iya tante. Daritadi Bara belum keliatan" jawab Keyra
"Iya, padahal daritadi dia nungguin kamu. Kayaknya dia masih keliling nemuin tamu-tamu yang lain"
"Iya gak apa apa tante, kalau gitu Keyra permisi mau ke toilet sebentar ya tante" Keyra pun tak lupa meminta ijin pada papanya dan juga om Aldi
Keyra berjalan pelan menuju toilet yang berada di sudut ruangan. Ia hanya ingin sedikit merapikan penampilannya rambut dan juga make up nya. Setelah merasa penampilannya sempurna, Keyra keluar dari toilet dan mulai berjalan menuju tempat papanya berada.
"Keyra..."
Belum sampai keyra menghampiri sang papa, tapi ia mendengar suara seseorang memanggilnya. Suara bariton yang sangat ia kenal. Namun sudah lama tak ia dengar, dan berharap untuk tidak pernah ia dengar lagi. Keyra memutar badannya, mencari sumber suara untuk memastikan pendengarannya.
"Ternyata bener kamu Keyra, aku pikir salah orang. Kamu cantik banget Key" ucap lelaki itu
"Ba..yu..." Kata Keyra tak percaya, tidak menyangka ia akan bertemu dengan Bayu disini. "Apa berarti Viona juga ada disini?" Gumam Keyra dalam hati
"Ohh.. ternyata benar dia Keyra" ucap seorang wanita yang datang dari belakang Bayu yang tak lain adalah Viona
__ADS_1
"Kenapa kalian bisa ada disini?" Tanya Keyra setelah sadar dari keterkejutannya
"Harusnya aku yang nanya gitu sama kamu. Ini kan pesta Wijaya Group, dan kalau kamu lupa kami masih karyawan dari salah satu cabang Wijaya Group. Kamu sendiri ngapain kamu kesini? Kamu kan bukan bagian Wijaya Group lagi." Kata Viona menatap tajam Keyra
Karyawan cabang Wijaya Group? Keyra sampai melupakan fakta itu, jika perusahaan tempatnya bekerja dulu memang merupakan salah satu cabang Wijaya Group. Berarti dulu ia merupakan bawahan Bara? Pantas saja Bara dengan mudah bisa memata-matai nya.
"Aku..."
"Sayang..." Kata seseorang dari belakang Keyra yang sukses memotong ucapan Keyra dan langsung merangkul erat pinggang Keyra, "Aku cariin kamu kemana-mana, kata mama kamu ke toilet. Tapi ternyata kamu disini" lanjut Bara sambil mencium singkat pelipis Keyra
"Woww.. jadi sekarang kamu jadi kekasih Tuan Bara? Pewaris tunggal Wijaya Group??" Kata Viona dengan bertepuk tangan. "Tapi sebelum kamu terlalu cinta sama Tuan Bara, sebaiknya kamu cek dulu semua tentang dia. Karena sebagai mantan sahabat kamu yang baik,aku gak mau kamu sampai jatuh ke lubang yang sama"
"Ahh.. dan juga saya ingin memperingatkan anda Tuan Bara, kalau ibu dari kekasih anda ini bisa saja menggoda ayah anda. Atau mungkin kekasih anda ini sekarang diam-diam juga sedang mengencani lelaki lain, tidak akan jauh beda lah dengan sifat ibunya yang ja*ang itu" sambung Viona dengan tatapan tajamnya
"Jaga omongan anda nona Viona" geram Bara menahan emosi
Keyra sudah menahan emosinya mati-matian, ia mencengkram kuat tas yang berada di tangannya. Menahan dirinya untuk tidak menampar mulut lancang Viona, ia tidak ingin mempermalukan dirinya dan merusak acara Bara. Bara pun yang berada di samping Keyra sudah merasa muak dengan tingkah wanita di depannya ini, jika tidak mengingat Viona adalah seorang wanita dan ada banyak wartawan disini. Entah apa yang akan dilakukan Bara pada Viona.
Sedangkan Bayu yang berada di sebelah Viona, tidak menyangka Viona akan sampai mengatakan itu. Bahkan di depan seorang Bara Wijaya, "Apa Viona ingin mati, mengatakan itu pada Tuan Bara?" geram Bayu dalam hati
__ADS_1
Keyra mendongakkan wajahnya menatap sinis Viona, "Dulu aku memang terlalu bodoh bisa mempercayai kalian berdua, tapi sekarang aku jelas tidak akan pernah meragukan Bara. Dan apa yang kau katakan? Kau ingin menghasut Bara dengan mulut besarmu?" Keyra berdecih, "Tentu Bara akan lebih mempercayai wanita yang ia cintai. Yang harus kau ingat Viona, dilihat dari sudut manapun, jelas Bara akan seribu kali lebih baik. Dari lelaki lemah yang hanya bisa menuruti permintaan gila kekasihnya untuk membagi perasaannya pada wanita lain. Dan satu lagi yang tidak boleh kau lupakan Viona, wanita yang kamu panggil ja*ang itu sekarang sudah menjadi mama mu" Kata Keyra dengan penuh penekanan pada Viona
Viona mengepalkan tangannya yang berada di sisi tubuhnya. Sedangkan Keyra benar-benar puas setelah mengatakan semua itu. Keyra segera berbalik ingin meninggalkan Bayu dan Viona yang diikuti oleh Bara disampingnya.
Namun baru beberapa langkah Keyra berjalan, Bayu kembali menghentikan langkahnya.
"Key, aku masih merasa bersalah soal kita. Aku minta maaf" ucap Bayu sambil menundukan kepalanya.
Keyra hanya menoleh sekilas, tanpa niat untuk berbalik, "Kita? Udah gak ada soal kita. Dan sepertinya kamu lupa, tentang kata-kata ku untuk pura-pura gak kenal kalau kita ketemu" jawab Keyra ketus kemudian melanjutkan langkahnya.
"Kamu udah berhasil melawan masa lalu kamu dengan tegar. Aku bangga sama kamu sayang" ucap Bara dengan berbisik di sebelah Keyra sambil mengelus punggung Keyra untuk meredakan emosi sang kekasih
Seketika itu pula amarah yang meletup letup dalam diri Keyra karena perkataan Viona jadi mereda, oleh kelembutan dan ketenangan yang diberikan Bara
"Itu karena kamu selalu ada di sampingku, dan ngasi aku kekuatan. Makasi sayang" balas Keyra dengan tersenyum pada Bara.
Sepertinya Keyra memang harus mengikhlaskan masa lalunya. Karena toh sekarang dia telah memiliki Bara di
sisinya, jika dia tidak mengalami penghianatan itu mungkin ia tidak akan bertemu Bara saat ini.
*******
Yuuukk di Vote, Like dan Comennt nya guyss :*
__ADS_1