BE MY BABY

BE MY BABY
PART 83


__ADS_3

"Harusnya hal ini tidak menimpamu, kalau saja Bara mau menerimaku dan tidak melakukan hal buruk pada keluargaku" Grace mengatakan itu sambil menarik rambut panjang Keyra dengan keras, membuat Keyra meringis menahan sakit


 


"Sebenarnya apa kelebihanmu? Sampai-sampai Bara sama sekali tidak melirikku, bahkan semenjak kami kuliah" kembali Grace berkata, kemudian menghempaskan genggamannya dengan keras


 


"Kau bukan saja psikopat, tapi kau gila. Melakukan semua ini hanya karena obsesimu pada Bara. Tentu saja Bara tidak akan pernah memilihmu" ucap Keyra berani


 


Grace tersenyum miring "Ohh.. tidak.. tidak.. ini bukan lagi karena aku yang menginginkan Bara.  Bukankah sudah


aku katakan, ini karena apa yang Bara lakukan pada keluarga dan perusahaanku. Apa kau tahu apa yang ia lakukan? ia memasukan papa ku ke penjara. Dan itu semua karenamu. Teriak Grace diakhir kalimat.


 


Kembali Grace tertawa miring, dan terus memperhatikan Keyra yang hanya terdiam, "Dan apa tadi yang kau katakan? Aku psikopat? gila? Baiklah, aku akan memperlihatkan apa itu gila dan psicopath  yang sesungguhnya


padamu"


 


"Hey kau, berikan pistolmu padaku" Grace berbicara pada pria yang berada di dekatnya


 


Pria itu awalnya bingung, namun kemudian tetap berjalan mendekati Grace. Dan memberikan pistol yang daritadi ia bawa.


 


Kembali Grace menatap Keyra, "Kau lihat pistol ini, bukankah ia terlihat sangat mempesona? Bagaimana menurutmu jika peluru pada pistol ini menembus kepalamu?"


 


Keyra mulai merasa takut, sepertinya Grace tidak main-main dengan apa yang ia ucapkan. Sekarang Keyra hanya bisa berharap, Bara bisa segera menemukannya.


 


Grace tertawa melihat raut wajah takut Keyra, "Hahaha... sebelum peluru ini menembus kepalamu, apa kau ingin melihat ketepatanku dalam menembak?"


 

__ADS_1


Doooorrr...


 


Keyra sangat terkejut dengan suara tembakan itu, ternyata Grace benar-benar melakukan apa yang ia katakan. Grace mengarahkan peluru itu pada salah satu pintu yang berada di sebelah Keyra.


 


"Ahh.. Aku punya ide bagus. Sebelum peluru ini menembus kepalamu, sebaiknya kau berkenalan dulu dengannya. Karena aku pikir, jika langsung membunuhmu sekarang, itu akan sedikit kurang menarik"


 


Keyra tidak mengerti maksud dari perkataan Grace. Namun setelahnya Grace telah berjalan makin mendekatinya.


 


"Aaarrrggghh.." Keyra merintih kesakitan, ternyata Grace memukul kepalanya dengan gagang pistol yang ia pegang. Membuat Keyra merasakan pusing dan ia merasakan ada cairan yang mulai melewati pelipisnya.


 


Sedangkan Grace yang melakukan itu, semakin tertawa melihat darah segar yang mengalir dari kepala Keyra.


*******


 


"Sepertinya Tuan Bara sudah masuk ke dalam. Kita langsung masuk saja" kata Reno pada kepala polisi yang memimpin


 


"1 orang ikut dengan saya, dan sisanya menyebar. Ingat usahakan jangan sampai ada korban jiwa, kecuali mereka melakukan perlawanan" kata kepala polisi pada seluruh anggotanya


 


"Siap Pak" sahut mereka serempak


 


"Dan anda, sebaiknya tetap berada dekat dengan saya" ucap kepala polisi pada Reno


 


Reno pun hanya mengangguk atas intruksi itu. Kemudian mereka semua menyebar untuk memasuki gedung tua itu.

__ADS_1


*******


 


"Graceee" teriak seseorang bergema memenuhi gedung itu


 


Grace yang masih ingin menyakiti Keyra, segera berbalik ke asal suara.


 


"Bara?" grace cukup terkejut dengan kedatangan Bara, karena ini baru beberapa jam dari ia menculik Keyra. Bagaimana bisa Bara menemukannya begitu cepat.


 


"Tapi tidak buruk juga, Bara datang sekarang. Jadi aku bisa mempercepat menjalankan balas dendamku pada mereka berdua" pikir Grace


 


Keyra yang mendengar Grace menyebut nama Bara, berusaha mengangkat kepalanya yang terasa sakit akibat pukulan Grace. Disana ia melihat Bara dengan keadaan yang tidak bisa dibilang baik. Pelipis dan rahang pipi lebam, juga ada darah segar diujung bibirnya. Apa ia melawan para penjahat itu sendiri? Pikir Keyra


 


"Apa yang kau lakukan dengan calon istriku?" murka Bara


 


"Kenapa kalian diam? Cepat serang dia" perintah Grace pada 2 orang suruhan yang berada di dekatnya


 


Bara yang sedari tadi diserang lawan yang tidak seimbang, belum lagi pistol yang ia bawa telah kehabisan peluru. Membuat Bara hampir kewalahan melawan mereka.


 


Grace yang melihat Bara terpojok, tertawa puas. "Sepertinya kau sengaja kesini untuk mengantarkan nyawa? Apa sebegitu cintanya kau dengan perempuan ini, hingga rela mati untuknya?" tanya Grace sarkas


 


"Hentikan Grace, jangan sakiti Bara lagi" mohon Keyra dengan berderai air mata


 

__ADS_1


"Kalian berdua pasangan yang menjijikan. Aku akan menghabisi kalian berdua"


*******


__ADS_2