BE MY BABY

BE MY BABY
PART 5


__ADS_3

Pukul 05.45 waktu Jerman


 


Bara sudah berada di depan pintu apartement Keyra, untuk menjemput Keyra sesuai janji mereka kemarin. Bara sangat tampan dengan rambut tertata rapi, Kemeja putih dan jas hitam yang membalut tubuhnya yang atletis dengan sangat pas. Sebelum memencet Bel, Bara merapikan sekali lagi penampilannya.


 


Ting Tong.. Ting Tong..


 


Ceklekk...


 


Tiba-tiba Bara terasa membeku di tempatnya melihat penampilan Keyra. Keyra menggunakan gaun tanpa lengan berwarna putih, dengan aksen garis silver dengan panjang selutut yang sangat pas membalut tubuh Keyra, juga rambut panjangnya yang tergerai indah dan juga make up yang natural. Keyra benar-benar terlihat seperti bidadari bagi Bara.



"Hmmm.. Bara... Bagaimana penampilanku? Maaf aku tidak terlalu banyak membawa gaun ke Jerman, harusnya tadi siang aku mencari gaun tapi mendadak ada meeting penting, sehingga aku pulang terlambat dan tidak bisa mencari gaun


lagi"


 


Bara masih memperhatikan Keyra dari atas sampai bawah tanpa berkedip, belum menanggapi ucapan Keyra, "You look so beautiful Key" walaupun belum puas memandangi kecantikan Keyra, akhirnya Bara menatap manik mata Keyra dan berkata, "Sepertinya aku akan menyesali keputusanku yang mengajakmu untuk menemaniku hari ini"


 


"Apa aku... " belum selesai Keyra melanjutkan ucapannya. Bara memotong ucapannya, "Karena kamu sangat cantik Key, aku takut akan banyak laki-laki yang menatapmu tanpa berkedip"


 


Keyra merona mendengar ucapan Bara, awalnya dia pikir Bara menyesal mengajaknya karena penampilannya yang terlalu sederhana jika untuk bersanding menemaninya. Ternyata dia salah.


 


"Hmm... Bara sepertinya kita harus berangkat sekarang, jika tidak ingin terlambat" Akhirnya ucapan Keyra menyadarkan Bara sepenuhnya. "Kau mau masuk sebentar kedalam? aku ingin mengambil ponselku di kamar,


setelah itu kita bisa berangkat"


 


"Tidak perlu, aku akan menunggumu disini.. Ambillah ponselmu"


 


"Baiklah tunggu sebentar"


 


Sudah 10 menit Bara dan Keyra berada dalam mobil menuju tempat acara dengan kecepatan sedang, namun hanya keheningan yang memenuhi mobil sport mewah yang dikendarai Bara. Entah apa yang masing-masing mereka pikirkan.


 


"Key..." Setelah lama terdiam, akhirnya Bara memecah keheningan itu dengan sesekali memperhatikan Keyra disebelahnya.


 


"Yaa?" Jawab keyra singkat tanpa menoleh pada Bara, karena Keyra merasa canggung saat selalu diperhatikan oleh Bara.


 


"Sudah lama aku berharap bisa mengajakmu jalan-jalan seperti ini. Ya walaupun kali ini tidak bisa dikatakan jalan-jalan, tapi aku senang. Karena dulu saat kita SMA, kamu sangat sulit saat ku ajak keluar kan?" Bara tersenyum sambil membayangkan kejadian masa lalu mereka


 


"Aku juga senang, bisa menghabiskan waktu bersamamu. Lain kali kita bisa jalan-jalan jika kita sama-sama tidak sibuk" Keyra juga tersenyum, "Sebenarnya saat SMA dulu, aku juga ingin menerima tawaranmu saat mengajak


ku jalan-jalan. Tapi para penggemar wanitamu saat itu sangat tidak suka melihat kita berdekatan, bahkan salah satu dari mereka pernah mendatangi ku. Dan aku tidak ingin menambah rasa tidak suka mereka, makanya aku selalu menolak"


 


Bara mengernyitkan alisnya mendengar perkataan Keyra, karena Bara tidak pernah tahu akan hal itu, "Benarkah? sampai ada diantara mereka yang mendatangimu? Kenapa kamu tidak mengatakannya padaku saat itu?"


 


"Karena aku hanya tidak ingin mengatakannya padamu" jawab Keyra enteng. "Ya sudah lah, lagi pula itu sudah masa lalu kan, tidak perlu dipikirkan"


 

__ADS_1


Bara mengnganggukkan kepalanya mendengar jawaban Keyra. "Tidak perlu memikirkan masa lalu, lebih baik kita membicarakan saat ini"


"Jadi berapa lama lagi kau akan ada di Jerman Key? agar aku bisa mengajakmu jalan-jalan"


 


"Entahlah Bara, mungkin lebih lama. Karena aku di Jerman, bukan hanya untuk menjalankan bisnis papa. Tapi juga untuk sedikit menenangkan hatiku" ucap Keyra yang terdengar lirih di akhir kalimat


 


"Tidak masalah, selama apapun kau berada disini. Maka aku juga akan berada disini, untuk menemani dan menghibur hatimu. Aku yakin kau bisa melaluinya Key" kembali tangan Bara yang bebas menggenggam tangan Keyra yang berada diatas pangkuannya, genggaman yang seakan menyalurkan kekuatan dan rasa nyaman untuk Keyra


 


“Kau akan tetap berada di Jerman selama aku di Jerman?” Keyra memicingkan matanya memperhatikan Bara yang sudah kembali focus menyetir. “Kau sedang merayuku?”


 


“Tentu saja, apa kau menyukainya?” jawab Bara sambil mengerlingkan matanya.


 


Keyra hanya berdecak tanpa membalas ucapan Bara dan memalingkan tatapannya ke jendela mobil. Dan keheningan kembali terjadi hingga mobil yang mereka kendarai sampai ke tujuan.


*******


Setelah hampir 1 jam mereka di perjalanan, akhirnya mereka sampai di salah satu Hotel mewah yang menjadi tempat perayaan Anniversary CJ Company. Keyra dan Bara pun masuk ke tengah ballroom yang sudah di penuhi tamu undangan, dengan Keyra yang mengamit lengan Bara atas permintaan lelaki tersebut dan Bara yang merengkuh pinggang Keyra posesif, seakan menunjukan pada semua lelaki yang memperhatikan Keyra


bahwa gadis di sebelahnya ini adalah miliknya.


 


Awalnya Keyra merasa risih dengan sikap Bara yang merengkuh pinggangnya posesif, namun lama kelamaan Keyra merasa nyaman dengan perlakuan Bara, apa lagi setelah banyak mata pria disana yang secara terang-terangan memperhatikannya.


 


Sebenarnya Keyra tidak terlalu menyukai dating ke acara-acara seperti ini, yang dipenuhi orang-orang yang seakan saling memamerkan kekayaan mereka dengan memakai barang-barang yang berkelas. Keyra memang pernah


beberapa kali mendampingi papanya untuk menghadiri acara seperti ini, tapi dia tetap merasa asing dengan


suasana ini. Namun sepertinya sekarang dia harus mulai membiasakan diri datang ke acara seperti ini, apalagi jika ia benar-benar harus menggantikan posisi papanya.


 


 


“Baiklah Bara. Terima kasih”


 


“Ayo kita temui Pemilik acara dan mengucapkan selamat padanya, setelah itu kita pulang. Aku mulai tidak tahan dengan tatapan pria-pria itu padamu” ucap Bara dengan penuh emosi.


 


“Selamat malam, Tuan William” sapa Bara dengan mengulurkan tangannya pada seorang paruh baya dengan rambut putihnya namun masih terlihat bugar dengan balutan jas mahalnya.


 


“Ah… Selamat malam Bara” sapanya ramah dan membalas jabatan tangan Bara


 


“Saya ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk CJ Company, semoga perusahaan ini terus berkembang dan


menjadi lebih sukses”


 


“Terima kasih Bara. Aku pikir Tuan Wijaya yang akan datang, tapi ternyata pewaris tunggalnya yang datang.”


 


“Ya Tuan William, kebetulan saya sedang berada di Jerman untuk urusan bisnis. Jadi papa meminta saya yang memuhi undangan anda”


 


“Tidak apa-apa Bara, bukankah sama saja jika papamu atau kamu yang datang” jawab Tuan William sambil terkekeh. “Ah, siapa nona cantik yang ada disebelahmu Bara? Kekasihmu? Dia sangat cantik”


 


“Kalau saja dia benar-benar kekasihku, pasti aku adalah orang yang paling bahagia Tuan William, tapi sayangnya gadis disebelahku ini hanya temanku saja. Semoga secepatnya dia bisa jadi kekasihku” harap Bara, dan Keyra hanya terdiam mendengarnya, menganggap ucapan Bara hanya gurauan. “Namanya Keyra, Keyra Alenzy Aditama.

__ADS_1


Key, kenalkan beliau Tuan William Jordan, Presdir dari CJ Company”


 


Keyra menjabat tangan Tuan William, “Perkenalkan saya Keyra, Selamat Ulang Tahun untuk CJ Company


Tuan William”


 


Tuan William tersenyum dan membalas jabatan tangan Keyra, “Terima kasih, jadi ini anak tunggal keluarga Aditama? Cantik sekali. Aku sudah banyak mendengar kehebatan Aditama Corp di Indonesia dan beberapa Negara besar, juga perusahaan cabang nya disini sangat pesat berkembang selama 3bulan ini. Sayangnya perusahaan ku belum sempat bekerja sama dengannya” cerita Tuan William panjang lebar.


 


“Jadi sebentar lagi akan ada penyatuan antara Wijaya Group dan juga Aditama Corp. Woooww… Kalau sampai itu terjadi, pasti akan ada perayaan besar-besaran di Indonesia” lanjutnya sambil tertawa.


 


Keyra cukup bingung dengan semua yang dibicarakan Tuan William. Karena memang ia belum mengetahui tentang Bara yang merupakan pewaris tunggal Wijaya Group. Membuat Keyra tidak dapat menjawab ucapan Tuan William. Melihat kebingungan di wajah Keyra, akhirnya Bara berusaha mengalihkan topik pembicaraan tersebut


 


“Hmm… Tuan William, sepertinya sudah cukup larut. Aku dan Keyra ingin langsung berpamitan. Sekali lagi Selamat Tuan William”


 


“Baiklah Bara, berhati-hati lah dijalan. Sampaikan salamku untuk Tuan Wijaya”


 


Bara hanya mengangguk sebagai jawaban, kemudian berlalu pergi dan kembali merengkuh pinggang Keyra. Dan Keyra masih terdiam dengan terus mengikuti langkah Bara.


 


“Baraaaa…”


 


Beberapa langkah sebelum Bara dan Keyra mencapai mobilnya, terdengar seorang wanita yang memanggil Bara dari belakang. Bara dan Keyra pun berbalik, untuk melihat siapa yang memanggil.


 


“Graceee…” Bisik Bara pelan


 


“Ternyata benar ini kau, aku kira salah orang. Aku tak menyangka bisa bertemu kamu disini Bara” ucap grace bahagia, dan langsung memeluk tubuh Bara, yang membuat rengkuhan Bara pada pinggang Keyra terlepas.


 


Keyra hanya mampu berdiri kaku disebelah Bara. Masih memperhatikan gadis cantik dengan rambut pirang dan gaun hitam sexynya.


 


Seakan baru tersadar dari keterkejutannya, Bara segera melepaskan pelukan Grace dari tubuhnya dan memandang tajam kearah Grace. Kemudian menarik tangan Keyra yang sempat agak menjauh darinya karena pelukan Grace. Membuat Keyra pun tersadar dari keterkejutannya.


 


“Kenapa kau bisa ada disini Grace?”


 


“Kau lupa? Papaku adalah pengusaha terkenal di Ausie, dan aku menggantikan papa untuk datang kesini” jawab Grace bangga. “Kau apa kabar Bara? Kemana saja kamu setelah kita lulus kuliah? Aku sangat merindukanmu” Tanya Grace dengan nada manja.


 


“Maaf Grace, aku sibuk. Sekarang aku harus mengantarkan kekasih ku pulang. Tolong jangan ganggu aku lagi dan jangan sembarangan memeluk ku. Aku tidak ingin kekasihku cemburu” ucap Bara dingin dan segera menuju mobil lalu berlalu meninggalkan hotel, sedangkan Grace masih berdiri kaku setelah mendengar kata-kata Bara.


 


“Kekasih? Tidak Bara, kau tidak boleh dimiliki oleh gadis lain selain aku. Aku sudah menyukaimu semenjak kita kuliah, dan sekarang aku pastikan kau akan menjadi milik ku. Hanya milikku” ucap Grace yakin.


*******


 


Haaayyyy... gimana ceritanya sampai sini???


semoga gak ngebosenin ya. Pliss Like dan Coment nya.


Makasi :*

__ADS_1


__ADS_2