BE MY BABY

BE MY BABY
PART 90


__ADS_3

Hari ini adalah hari libur, membuat Ruangan Keyra cukup ramai oleh Bara juga keluarganya dan juga sang papa. Hal itu embuat Keyra yang sudah bosan di rumah sakit, merasa sedikit terhibur dengan kedatangan mereka.


 


"Pa, Keyra udah baik-baik aja sekarang. Kenapa Keyra gak boleh pulang juga sih?"


 


"Belum sayang, kamu gak liat perban yang ada dikepalamu? Dan juga luka di punggungmu itu masih butuh penanganan dokter. Walaupun kamu sudah merasa baikan, tapi kenyataannya itu belum sepenuhnya. Masih ada beberapa pemeriksaan yang harus kamu jalani untuk memastikan semuanya benar-benar baik.  Jadi jangan membantah" Keyra pun hanya cemberut mendengar jawaban papanya. Padahal papanya tahu, kalau dia sama sekali tidak betah berada lama di rumah sakit. Tapi sekarang papanya sangat ketat soal dirinya. Padahal sebelumnya, ia dengan mudah membujuk papanya.


 


"Papa Pram benar sayang, kamu belum boleh pulang sampai semua pemeriksaanmu hasilnya benar-benar baik. Jadi bersabarlah sebentar lagi" Dan Bara juga lah yang mengambilperan penting dalam ketatnya sang papa menjaganya. Sepertinya ke 2 pria itu terlalu mencintai Keyra, atau mungkin ingin menyiksa Keyra? Entahlah, Keyra juga tidak tahu.


 


Tokk.. Tokk.. Tokk..


 


"Biar mama yang buka" Reva bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu


 


"Dianaaa..."


*******


 


"Ya, ini aku. Biarkan aku masuk Reva. Aku ingin bertemu Keyra" tanpa menunggu jawaban Reva, Diana langsung melewati Reva begitu saja

__ADS_1


 


"Mama..."


 


"Dianaaa.." kata Keyra dan Pram berbarengan


 


"Keyra... kenapa kamu memenjarakan Viona? Dia sama sekali tidak bersalah, dia juga korban. Itu semua bukan yang dia inginkan, dia hanya diperintah. Kamu pun tahu hal itu kan?"


 


Keyra terdiam, untuk beberapa saat ia tidak bisa mencerna perkataan sang mama. Viona? Penjara? Korban? Apa maksudnya? Ia berpikir mamanya hari ini datang, karena mendengar kabar tentang dirinya. Tapi ternyata... Luka hatinya yang sudah berusaha ia tutupi pun seakan kembali terbuka dengan kenyataan ini.


 


"Apa maksud mama?" tanya Keyra berusaha menutupi kekecewaannya


 


 


"Tenang Pram, ini di rumah sakit" Aldi berusaha menenangkan sahabatnya, tanpa ingin ikut campur


 


Seolah tak peduli dengan perkataan Pram, Diana tetap menatap pada Keyra. "Tapi sekarang kamu sudah baik-baik saja kan. Sedangkan  Viona dia tidak dalam keadaan baik, dia terus menangis di dalam penjara dan mengatakan dia tidak bersalah. Dia hanya anak yatim yang kurang mendapatkan kasih sayang"


 

__ADS_1


"Tante, apa tante tahu. Orang yang tante anggap tidak bersalah itu, dia yang sudah menjebak Keyra. Karena Viona, Keyra sampai berakhir digedung tua itu. Dan tante masih bilang dia tidak bersalah? Dan yang perlu tante tahu, bukan Keyra yang memenjarakan Viona. Tapi saya" ucap Bara dengan nada tinggi


 


"Bara, kamu jangan terpancing emosi" ucap Reva pada anaknya


 


Keyra dari tadi hanya terdiam mendengarkan semua perkataan orang-orang yang ada di ruangan itu. Tanpa sadar, air matanya semakin menetes. Apa artinya semua ini? Apa ini berarti Mama nya sudah tidak mencintainya lagi? dan hanya memikirkan Viona? Kepalanya terasa sakit memikirkan hal itu, tapi itu tak sebanding dengan sakit dihatinya saat ini.


 


"Ma... Jadi mama kesini hanya untuk meminta Keyra agar membebaskan viona?" setelah beberapa saat hening, akhirnya Keyra bertanya pada Diana sambil menahan isakannya.


 


"Iya Key.. Mama pengen kamu ngebebasin Viona. Kasihan dia. Dia sudah cukup menderita selama ini"


 


"Ma.. apa mama tahu gimana dulu Keyra benci sama mama karena ninggalin papa? Tapi papa gak pernah ngasi Keyra ngelakuin itu, karena gimana pun mama akan tetap jadi mama nya Keyra. Dan apa mama ingat terakhir kita ketemu, mama nampar Keyra? Tamparan mama waktu itu sakit banget ma, tapi ternyata itu gak sebanding sama sakit yang Keyra rasain sekarang" Keyra sudah tidak dapat menahan tangisnya


 


"Keyra sayang..." Pram mendekati putrinya


 


"Ternyata lebih sakit saat tahu mama kandungnya Keyra, udah gak peduli lagi sama anaknya sendiri. Tapi Keyra gak akan benci lagi sama mama, karena kebencian Keyra cuma nyakitin Keyra sendiri. Kalau memang membebaskan Viona, bisa bikin mama seneng. Keyra bakal lakuin, Keyra bakal minta Bara buat bebasin Viona" Keyra mulai meringis kesakitan


 

__ADS_1


"Tapi Keyy.." Sela Bara


*******


__ADS_2