BE MY BABY

BE MY BABY
PART 2


__ADS_3

Kini Keyra telah berada dikantor, dan melihat Bayu sedang melangkah kearahnya sambil tersenyum. Bayu masih tidak sadar jika Keyra sudah melihat kejadian kemarin, saat Bayu dengan mesranya berpelukan dan berciuman dengan Viona dipantry.


 


“Kamu kenapa? Abis nangis? Nggak biasanya” katanya sambil terus menatap Keyra.


 


Keyra tak menjawab pertanyaan itu dan tetap sibuk mengetik sesuatu dikomputer nya.


 


“Aku ada bikin salah sama kamu sampai bikin kamu sedih?” Tanya Bayu


 


Tiba-tiba Pak Robby, manager tempatnya bekerja menghampiri mereka.


 


“Keyra, ke ruangan saya sekarang” ucapnya tegas


 


Keyra bangkit dan mengacuhkan Bayu yang masih dalam kebingungan, atas sikap tak biasa Keyra tersebut. Karena biasanya Keyra akan selalu bersikap manis terhadapnya.


 


“Ada apa, Pak?” akhirnya Bayu memilih mengajukan pertanyaan pada Pak Robby, atas panggilannya pada Keyra


 


“Seharusnya kamu lebih tahu kenapa pacarmu mengirimkan  surat pengunduran diri ke saya” ketus Pak Roby sehingga membuat Bayu kaget.


 


Keyra mengacuhkannya dan berjalan mengikuti pak Robby memasuki ruangannya.


 


Keputusannya sudah final, Keyra ingin berhenti dari kantor ini. Disini semakin lama hanya akan membuat semua hati semakin sakit, Viona, Bayu dan hatinya sendiri. Keyra tak tahu kenapa mereka berbuat seperti itu padanya, tapi yang dia tahu diantara mereka akan ada yang tersakiti, dan sepertinya itu adalah dirinya.


 


Akhirnya Pak Robby menyetujui keputusan resign Keyra dengan alasan bahwa Keyra ingin meneruskan bisnis papa nya. Karena memang papa nya memiliki perusahaan sendiri di bidang property yaitu Aditama Corp , salah satu perusahaan besar di Indonesia. Papanya sudah sering memintanya untuk bekerja disana, karena nantinya papanya berharap bahwa ia yang akan menggantikan papanya memimpin perusahaan tersebut.


 


Namun Keyra merasa belum siap, sehingga ia memilih mencari pekerjaan di perusahaan lain untuk menambah pengalamannya. Walaupun perusahaan pilihannya tersebut tidak bisa dibandingkan dengan perusahaan papanya. Tetapi karena Bayu juga bekerja di perusahaan tersebut, maka Keyra pun memutuskan menerima tawaran Bayu untukbekerja disana. Ya, itu semua karena Bayu. Dan saat ini pun, dirinya memilih resign karena Bayu yang menghianatinya.


 


Saat keluar dari ruangan, terlihat Bayu sedang menunggu Keyra didepan pintu, ia menarik tangan Keyra dan membawanya kepantry.


 


“Ada apa denganmu?” Tanya Bayu menuntut namun Keyra masih bergeming.


 


“Apa yang merasukimu hingga kamu membuat keputusan gila ini? Jawab aku, Keyra!” hardik Bayu sambil mencengkram pergelangan tangannya.


 


“Apapun  jawabanku, apa itu penting untukmu?” jawab Keyra acuh


 


“Apa maksudmu? Apa tidak bisa kau ceritakan semuanya tanpa berbelit-belit?”


 

__ADS_1


“Apa aku penting bagimu? Tiga tahun, apa itu hanya lelucon untukmu?” kata Keyra dengan dinginnya, dan tubuh Bayu menegang seketika.


 


“Aku mengetahuinya, aku mengetahui segalanya. Kau dan Viona”


 


“Sejak kapan?” desah Bayu.


 


“Apa itu penting lagi sekarang? Setidaknya itu cukup untuk membuatku menyingkir. Aku bukan tipe wanita yang memohon-mohon untuk kau pilih. Tidak, aku tidak serendah itu. Kalau kau menganggap menyakitiku itu sebuah permainan yang menyenangkan, maka berhentilah. Dan aku cukup menikmati permainanmu selama tiga tahun ini” kata Keyra dan melangkah pergi meninggalkannya.


 


Keyra memasuki toilet dan segera bersandar di dinding sebelum tubuhnya meluruh dilantai, ia tak bisa menahan tangisnya yang seakan tiada hentinya. Dia lemah, dan segalanya telah hancur sekarang. Keyra melihat seseorang masuk ketoilet dan itu adalah Viona. Keyra mengacuhkannya dan masih tetap terisak pelan di lantai toilet yang terasa sangat dingin


.


“Akhirnya kau mengetahuinya juga” ujar Viona dan segera menarik Keyra bangkit.


 


“Aku tak ingin melihatmu kalah sekarang. Aku sudah menunggu saat-saat seperti ini sedari dulu” Geram Viona


 


“Apa maksudmu?” sela Keyra sambil menatapnya tajam


 


“Jadi kamu tidak tahu? Betap bodohnya kau ini!” gerutu Viona sambil menatap cermin, merapikan rambutnya yang memang telah rapi.


 


“Ibumu yangvjalang itu, membunuh ibuku! Dan sekarang ia ingin merebut ayahku! Apa kau orang terbodoh didunia ini? Kau terlalu naïf kalau berfikir aku adalah sahabat terbaikmu Keyra” kata Viona dengan seringaian liciknya


 


 


“Apa harus kuulangi lagi? Karena ibumu, keluargaku hancur! Ibuku akhirnya meninggal  dan ayahku mengacuhkanku. Dan apa salah kalau aku membalasnya. Bayu itu pacarku, jauh sebelum ia mengenalmu! Ia kriteria yang pas untuk menyakitimu, dan benar saja, kau gampang sekali dibodohi! Kau pikir ia mencintaimu? Matilah kau bodoh!” jerit Viona.


 


Plakkk!


 


Keyra menamparnya, sangat keras sehingga tangannya pun terasa sangat perih. Keyra melihat Viona meraba pipinya yang memerah dan ia tampak sangat marah.


 


“Kau anak si ******, pantas kalau sifatmu sama saja”teriak Viona murka


 


“Siapa yang kau sebut anak ******? Bukankah sifatmu sama saja dengan menggunakan pacarmu sendiri untuk menyakitiku, bukankah itu jauh lebih buruk?” kata Keyra sambil berkaca, menghapus air mata yang sempat membasahi pipinya.


 


“Terima kasih telah memberitahuku kebenarannya. Awalnya mungkin sangat menyakitkan bagiku karena tahu kalau orang tuaku akan bercerai dan juga Bayu yang ternyata pacarmu, tapi sekarang aku malah merasa iba padamu. Sebegitu besar dendammu sampai mengumpankan pacarmu sendiri. Berapa lama waktu yang kau butuhkan untuk membalas dendam padaku? Tiga tahun? Berapa lama lagi waktu yang akan kau sia-siakan  untuk menyakitiku?


Lakukan! Lakukan semuanya sekarang agar kau puas!” Keyra meraih tangan Viona, memaksanya untuk menampar wajahnya, tapi Viona bergeming.


 


“Kenapa? Bukan ini yang kau mau? Tampar aku! Lakukan semua yang kau mau! Tiga tahun kau menunggu untuk menyakitiku, lakukan sekarang! Puaskan dendammu!”


 

__ADS_1


“Hentikan, dasar gila!” hardik viona, menghempas tangan Keyra dan berlalu pergi. Seketika Keyra jatuh terduduk dilantai, menangis sejadi-jadinya. Keyra menyayangi Viona, seseorang yang sudah dia anggap saudara sejak di bangku Kuliah dan Keyra bahkan bermimpi bisa tua bersama dan  tetap menjadi sahabat tapi semuanya terasa mustahil sekarang.


*******


Keyra melangkah dengan lunglai kearah mejanya, melihat wallpaper dekstopnya yang menunjukkan foto dirinya bersama Bayu dan Viona berangkulan membelakangi kamera. Itu foto dua tahun lalu saat ulang tahunnya, kita merayakannya dengan berlibur ke pantai dan berfoto bertiga. Kenapa dirinyasebodoh ini?


 


“Keyra…” seketika keyra menegang, Bayu, telah berdiri dibelakangnya. “Bisakah aku berbicara denganmu sebentar?”


 


Katakanlah dirinya memang bodoh karena benar-benar mengikuti Bayu, dan duduk dicafetaria perusahaan dalam diam.


 


“Maaf…” itulah kata pertama yang Bayu ucapkan. Mungkin dulu Keyra akan dengan senang hati memaafkan


setiap pertengkaran mereka, tapi sekarang Keyra tetap bergeming. “Aku sangat menyesal telah menyakitimu”


 


“Tiga tahun ini, apa itu tidak berarti sedikitpun untukmu?” sela Keyra dengan menghela nafas lelahnya


 


“…”


 


“Apa ini seperti lelucon bagi kalian? Hatiku, apa itu tidak penting bagimu?”


 


“Ini sangat rumit Key. Viona, dia…”


 


“Apa kau mencintai dia? Ah,, pertanyaan bodoh macam apa itu, sudah pasti kalian saling mencintai, terbukti dengan kau yang dilempar sebagai umpan untuk meyakitiku” Keyra tertawa getir dengan ucapannya sendiri, Bayu meringis.


 


“Maafkan aku,aku tahu aku terlalu dalam menyakitimu tapi jauh dilubuk hatiku, aku tak bermaksud seperti itu Key”


 


" Apa itu penting bagimu? Kalau aku memaafkanmu, apa itu bisa merubah segalanya?" Bayu kembali bergeming, dan Keyra segera beranjak dari kursinya


 


"Lupakan tiga tahun lalu, lupakan segalanya. Anggap kita tidak pernah bersama, kalaupun nanti kita bertemu lagi,


anggap kita tak pernah saling mengenal. Itu lebih baik untukku dan juga untukmu." Setelah mengatakan itu, Keyra pergi tanpa berniat untuk melihat Bayu kembali.


 


Sedangkan Bayu masih terus melihat punggung gadis yang telah ia sakiti, hingga punggung gadis itu hilang dari


penglihatannya. Entah apa yang Bayu pikirkan saat ini, namun kebersamaannya selama tiga tahun bersama Keyra bukan lah kebohongan semata. Karena Bayu benar-benar merasa nyaman setiap berada di samping Keyra. Sifat Viona dan Keyra juga sangat bertolak belakang,


 


Keyra yang mempunyai sifat lembut, manis dan terkadang sifat manja yang ia tunjukan hanya pada orang-orang terdekatnya, itu membuat Bayu merasa istimewa dan punya tanggung jawab untuk melindungi gadis itu. Sedangkan Viona memiliki sifat yang keras dan tidak mau kalah, itu lah sebabnya Bayu tidak bisa berbuat banyak saat Viona memaksanya untuk mendekati dan menyakiti Keyra.


 


Tapi sekarang setelah semuanya terjadi, ada sedikit rasa didalam hati Bayu yang tidak dia mengerti. Perasaan sakit, saatmelihat mata hitam Keyra yang dulu selalu berbinar dan menatapnya penuh cinta dengan senyum manis di bibirnya, kini memandangnya penuh luka dan kesakitan yang mendalam.


*******


 Tolong Like & comentnya ya :)

__ADS_1


__ADS_2