
"Wah... Makanan nya banyak banget. Wanginya juga harum banget, pasti enak nih"
Suara itu mengagetkan Keyra yang sedang menata hasil masakannya dengan Mama Reva diatas meja, ternyata Om Aldi sudah datang diikuti sang papa di belakangnya.
"Pasti enak donk, ini buatannya Keyra semuanya lo pa" sahut Reva yang tiba-tiba muncul dari arah dapur dengan membawa sepiring masakan lagi
Setelah semua tertata rapi, mereka berempat pun mengambil tempat duduk masing-masing.
"Jadi ini semua masakan Keyra? Wah.. om seneng banget nanti punya menantu yang pinter masak gini. Bara juga pasti jadi betah di rumah kalo gini"
"Gak kok Om, gak semua masakannya Key. Lagipula Key tadi banyak dibatu sama mama Reva. Semoga Om suka ya"
"Tunggu-tunggu, kayaknya om ada melewatkan sesuatu ya?" Tanya Aldi menatap istrinya dan Keyra bergantian
Keyra dan Reva yang ditatap seperti itu pun bingung akan maksud Aldi, mereka saling tatap dan mengerutkan keningnya.
"Maksud Om?" Tanya Keyra akhirnya
"Hm.. iya. Kamu udah manggil istri Om dengan sebutan mama. Tapi tetep manggil Om dengan sebutan om. Gak adil dong"
__ADS_1
Keyra, Reva dan Pram tertatawa kecil mendengar perkataan Aldi.
"Iya Om, tadi mama Reva yang minta."
"Iya pa, kamu kan tau aku udah lama pengen punya anak perempuan. Tapi Tuhan cuma kasi kita Bara, dengan Keyra memanggil aku mama, Aku merasa bener-bener punya anak perempuan" Reva memandang lembut Keyra yang berada di seberangnya
"Aku gak masalah soal itu ma, aku juga seneng dengernya. Tapi aku mau supaya Keyra juga manggil aku papa dong, masa kamu aja yang di panggil mama. Ok Keyra?" kata Aldi dengan memandang Keyra
Keyra terkekeh, "Tentu aja papa Aldi" Keyra memandang Aldi lembut, "Berarti sekarang Keyra punya 2 papa dan 2 mama, Wahh.. Keyra seneng banget"
Mereka semua pun tersenyum mendengar perkataan Keyra. Pram yang berada di sebelah putrinya, menggenggam tangan Keyra dengan lembut. Membuat Keyra menoleh pada sang papa, mereka salaing menatap dalam diam. Seolah berbicara dalam tatapan tersebut
"Ya sudah, ayo kita mulai makan"
Setelah Aldi mengatakan itu, Reva segera mengambilkan nasi beserta lauk pauk untuk sang suami. Sedangkan Keyra mengambilkan untuk sang papa. Kemudian mereka makan malam, dengan diselingi obrolan ringan. Meja makan yang biasanya sepi bila hanya diisi Aldi dan Reva juga Bara yang itupun jarang pulang kerumah, sekarang lebih ramai karena keceriaan Keyra memenuhi meja makan tersebut.
*******
Hari ini adalah hari ketiga Bara di Jerman, hari ketiga Keyra merasa sangat merindukan Bara. Ternyata LDR itu memang tidak mudah, harus benar-benar mempunyai kesabaran yang tinggi. Apa lagi LDR beda negara yang waktunya pun jauh berbeda, dimana saat disini pagi disana malam dan begitu sebaliknya.
__ADS_1
Keyra benar-benar merasakan sepi saat Bara di Jerman. Bagaimana tidak, karena hampir tiap hari mereka menghabiskan waktu bersama. Mulai dari Bara yang sering mengantar jemput Keyra, ataupun hanya untuk sekedar makan siang dan makan malam. Dan hal itu sudah berlangsung beberapa bulan, bahkan dari sebelum mereka berpacaran. Sehingga seperti sudah jadi rutinitas tersendiri bagi Keyra untuk selalu bertemu Bara.
Namun sekarang dengan kesibukan Bara disana, untuk sekedar berbalas pesanpun rasanya agak sulit. Untungnya Bara selalu mengusahakan melakukan video call saat dia telah tiba di hotel. Walaupun Keyra merasa kasihan dengan Bara, karena melihat wajah lelahnya tapi tetap memaksakan untuk melakukan panggilan video daripada langsung beristirahat.
Pernah Keyra mengatakan pada Bara untuk langsung istirahat saja, karena Bara benar-benar terlihat lelah. Namun jawaban Bara benar-benar membuat perasaan Keyra menghangat.
"Ngeliat wajah kamu setelah seharian kerja gini, udah kayak vitamin buat aku sayang. Aku jadi gak ngerasa capek lagi, aku ngerasa ada di rumah setiap liat kamu"
Itu lah yang dikatakan Bara, katakan Bara memang pandai merayu. Tapi kata-kata itu Bara katakan dengan pancaran matanya yang penuh ketulusan. Ahh.. bagaimana bisa Bara membuat Keyra benar-benar jatuh dalam pesonanya hanya dalam beberapa bulan saja? Bahkan sepertinya rasa cinta Keyra pada Bara makin bertambah tiap hari. Ia makin tidak sabar untuk bertemu Bara
Selama tiga hari ini pula, Keyra selalu menyempatkan diri untuk berlatih memasak di kediaman keluarga Wijaya. Walaupun mama Reva bilang, bahwa Keyra sudah mampu untuk membuat makanan kesukaan Bara. Hanya saja Keyra ingin lebih menyempurnakannya, agar nantinya Bara benar-benar terkesan dengan kejutan yang Keyra buat. Mengingat ulang tahun Bara tidak lama lagi.
Alasan lainnya, kenapa Keyra masih sering datang ke kediaman keluarga Wijaya adalah ia ingin dekat dengan Mama Reva. Entah bagaimana saat bersama dengan Mama Reva, kerinduan Keyra pada sang mama saat memasak dan membuat kue bersama jadi sedikit terobati.
Seperti saat ini pekerjaan di kantornya tidak terlalu banyak, sehingga ia memutuskan untuk membeli sedikit bahan masakan kemudian pergi ke kediaman keluarga Wijaya. Sebelum itu, ia sudah memberi kapar pada papanya. Dan ternyata papa nya juga sedang berada disana, sedang bermain catur dengan papa Aldi.
Semenjak Bara resmi menjadi CEO di Wijaya Group, tanggung jawab papa Aldi memang lebih ringan. Karena hanya memantau dari jauh saja, jadi tidak harus selalu ke kantor.
*******
Haaaayyyy... yuk dibantu vote, like dan comenttnya ya guysss..
__ADS_1